apalagi buat bapaknya xixixixixixi *~**You crap on my leg, I'll cut it off "Coach Beiste - Glee"** *
2011/7/18 Zigo AlCapone <[email protected]> > Di suatu sore, seorang anak datang kepada ayahnya yg sedang baca koran… “Oh > Ayah, ayah” kata sang anak… > > Sang ayah hanya tersenyum sambil menatap wajah anak kesayangannya. > > “Ada apa?” tanya sang ayah….. “aku capek, sangat capek … aku capek karena > aku belajar mati matian untuk mendapat nilai bagus sedang temanku bisa dapat > nilai bagus dengan menyontek…aku mau menyontek saja! aku capek. sangat > capek…aku capek karena aku harus terus membantu ibu membersihkan rumah, > sedang temanku punya pembantu, aku ingin kita punya pembantu saja! … aku > capek, sangat capek …aku cape karena aku harus menabung, sedang temanku bisa > terus jajan tanpa harus menabung…aku ingin jajan terus! … > > aku capek, sangat capek karena aku harus menjaga lisanku untuk tidak > menyakiti, sedang temanku enak saja berbicara sampai aku sakit hati… > > aku capek, sangat capek karena aku harus menjaga sikapku untuk menghormati > teman teman ku, sedang teman temanku seenaknya saja bersikap kepada ku… > > aku capek ayah, aku capek menahan diri…aku ingin seperti mereka…mereka > terlihat senang, aku ingin bersikap seperti mereka ayah ! ..” sang anak > mulai menangis… > > Kemudian sang ayah hanya tersenyum dan mengelus kepala anaknya sambil > berkata ” anakku ayo ikut ayah, ayah akan menunjukkan sesuatu kepadamu”, > lalu sang ayah menarik tangan sang anak kemudian mereka menyusuri sebuah > jalan yang sangat jelek, banyak duri, serangga, lumpur, dan ilalang… lalu > sang anak pun mulai mengeluh ” ayah mau kemana kita?? aku tidak suka jalan > ini, lihat sepatuku jadi kotor, kakiku luka karena tertusuk duri. badanku > dikelilingi oleh serangga, berjalanpun susah krn ada banyak ilalang… aku > benci jalan ini ayah” … sang ayah hanya diam. > > Sampai akhirnya mereka sampai pada sebuah telaga yang sangat indah, airnya > sangat segar, ada banyak kupu kupu, bunga bunga yang cantik, dan pepohonan > yang rindang. > > “Wwaaaah… tempat apa ini ayah? aku suka! aku suka tempat ini!” sang ayah > hanya diam dan kemudian duduk di bawah pohon yang rindang beralaskan > rerumputan hijau. > > “Kemarilah anakku, ayo duduk di samping ayah” ujar sang ayah, lalu sang > anak pun ikut duduk di samping ayahnya. > > ” Anakku, tahukah kau mengapa di sini begitu sepi? padahal tempat ini > begitu indah…?” > > ” Tidak tahu ayah, memangnya kenapa?” > > ” Itu karena orang orang tidak mau menyusuri jalan yang jelek tadi, padahal > mereka tau ada telaga di sini, tetapi mereka tidak bisa bersabar dalam > menyusuri jalan itu” > > ” Ooh… berarti kita orang yang sabar ya yah? alhamdulillah” > > ” Nah, akhirnya kau mengerti” > > ” Mengerti apa? aku tidak mengerti” > > ” Anakku, butuh kesabaran dalam belajar, butuh kesabaran dalam bersikap > baik, butuh kesabaran dalam kujujuran, butuh kesabaran dalam setiap kebaikan > agar kita mendapat kemenangan, seperti jalan yang tadi… bukankah kau harus > sabar saat ada duri melukai kakimu, kau harus sabar saat lumpur mengotori > sepatumu, kau harus sabar melawati ilalang dan kau pun harus sabar saat > dikelilingi serangga… dan akhirnya semuanya terbayar kan? ada telaga yang > sangatt indah.. seandainya kau tidak sabar, apa yang kau dapat? kau tidak > akan mendapat apa apa anakku, oleh karena itu bersabarlah anakku” > > ” Tapi ayah, tidak mudah untuk bersabar ” > > ” Aku tau, oleh karena itu ada ayah yang menggenggam tanganmu agar kau > tetap kuat … begitu pula hidup, ada ayah dan ibu yang akan terus berada di > sampingmu agar saat kau jatuh, kami bisa mengangkatmu, tapi… ingatlah > anakku… ayah dan ibu tidak selamanya bisa mengangkatmu saat kau jatuh, suatu > saat nanti, kau harus bisa berdiri sendiri… maka jangan pernah kau > gantungkan hidupmu pada orang lain, jadilah dirimu sendiri… seorang pemuda > muslim yang kuat, yang tetap tabah dan istiqomah karena ia tahu ada Allah di > sampingnya… maka kau akan dapati dirimu tetap berjalan menyusuri kehidupan > saat yang lain memutuskan untuk berhenti dan pulang… maka kau tau akhirnya > kan?” > > ” Ya ayah, aku tau.. aku akan dapat surga yang indah yang lebih indah dari > telaga ini … sekarang aku mengerti … terima kasih ayah , aku akan tegar saat > yang lain terlempar ” > > *(gw ambil dari sebuah forum.. buat gw yg sudah punya anak ini bagus > sekali.. :)* > > *Warm Regards, > > > Zigo AlCapone > * > > -- > you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups. > to post emails, just send to : > [email protected] > to join this group, send blank email to : > [email protected] > to quit from this group, just send email to : > [email protected] > please visit to www.facebook.com/aga.madjid, > add my Yahoo Messenger at [email protected] or > add my twitter @aga_madjid > thanks for joinning this group. > -- you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups. to post emails, just send to : [email protected] to join this group, send blank email to : [email protected] to quit from this group, just send email to : [email protected] please visit to www.facebook.com/aga.madjid, add my Yahoo Messenger at [email protected] or add my twitter @aga_madjid thanks for joinning this group.
