-----Original Message-----
From: muhamad agus syafii <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Sun, 14 Aug 2011 19:12:28 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: [bank-mandiri] Terima Kasih Sayang..

Terima Kasih Sayang..

By: M. Agus Syaffii

Perempuan muda itu duduk terdiam membisu, Air matanya mengalir dipipinya ranum 
memerah. Dirinya tidak pernah menyangka suaminya mengucapkan kata-kata yang 
begitu lembut ditelinganya "Terima kasih sayang.." Sejuta bunga menebarkan 
semerbak harum mewangi seolah ditaman bunga. Laki-laki yang ada didepannya 
sosok suami yang telah mendampingi hidupnya. Ia begitu menghormatinya. Ia 
merasa bukanlah perempuan yang cukup pantas untuk sang suami, tidak cantik, 
tidak cerdas. Namun perempuan sederhana dan biasa saja, tidak istimewa. Namun 
berbeda dengan suaminya selain wajahnya yang menarik, baik, cerdas dan santunan 
mempesona bagi dirinya juga setiap perempuan yang pernah mengenalnya. 

Setelah sekian lama pernikahan dan memiliki seorang anak, belum pernah terucap 
kata mesra dari bibir suaminya. Dirinya sangat berharap mendengarkan suara dan 
kata-kata romantis itu. Sebenarnya sebagai seorang istri, dirinya tidak pernah 
meragukan cintanya. Semua wujud cinta dan kasih sayang diwujudkan dalam 
segalanya. Tapi entah kenapa dirinya merasa ada yang kurang. Semua pikiran 
jelek itu ditepisnya. Sampai pagi itu sebelum suaminya berangkat ke kerja. 
Terdengar bisikan kata mesra itu. "Terima kasih sayang.." Bisikan itu begitu 
lembut seolah membawanya terbang ke awan. Entah kenapa dia malah bertanya, 
"Terima kasih untuk apa Mas?" Suaminya tersenyum mendengarkan pertanyaan sang 
istri, "Untuk cintamu selama ini, aku mengagumimu." Dalam diam duduk membisu.  
Air matanya mengalir dipipinya ranum memerah. Kata-kata itu terasa sebagai 
hadiah terindah dalam hidupnya dari orang yang sangat dicintainya.

Rasulullah mengingatkan kita bahwa "Tidaklah bersyukur kepada Allah, bila 
seseorang tidak berterima kasih atas kebaikan sesamanya." (HR. Ahmad, 
at-Tirmidzi & Abu Dawud). Sungguh sepatutnya  kita mampu menghargai kepada 
pasangan hidup kita, penghargaan itu tidak harus berupa pemberian materi, 
berharga mahal yang justru terasa kering dari sentuhan hati maupun ungkapan 
tulus. Penghargaan yang terindah adalah menyampaikan membisikkan kata mesra 
padanya. Ungkapan setulus hati penuh dengan rasa cinta dan kasih sayang 
merupakan wujud yang tak ternilai harganya sehingga kita selalu mampu memupuk 
keluarga dengan kehangatan dan kemesraan. Lantas sudahkah anda hari ini 
mengucapkan kata mesra kepada pasangan hidup anda? "Terima kasih sayang atas 
cintamu selama ini."

Wassalam,
M. Agus Syafii
--
Teman, terima kasih atas doa & dukungan pada kegiatan kami 'Berkah Ramadhan 
Bersama Amalia' (BELIA) jam 4 s.d 6 sore, Ahad, 14 Agustus 2011 di Rumah 
Amalia. Jl. Subagyo IV blok ii, no. 24 Komplek Peruri, Ciledug. Tangerang 
15151. Teriring doa kami "Semoga Allah melimpahkan keberkahan, rizki & 
kesehatan untuk anda & klg." Amin


-- 
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
please visit to www.facebook.com/aga.madjid,
add my Yahoo Messenger at [email protected] or
add my twitter @aga_madjid
thanks for joinning this group.

Kirim email ke