Apakah Gubukmu Terbakar ?

Satu-satunya orang yang selamat dari kecelakaan sebuah kapal terdampar di pulau 
yang kecil dan tak berpenghuni. Pria ini segera berdoa supaya Tuhan 
menyelamatkannya, dan setiap hari dia mengamati langit mengharapkan 
pertolongan, tetapi tidak ada sesuatu pun yang datang.

Dengan capainya, akhirnya dia berhasil membangun gubuk kecil dari kayu apung 
untuk melindungi dirinya dari cuaca, dan untuk menyimpan beberapa barang yang 
masih dia punyai. Tetapi suatu hari, setelah dia pergi mencari makan, dia 
kembali ke gubuknya dan mendapati gubuk kecil itu terbakar, asapnya mengepul ke 
langit. Dan yang paling parah, hilanglah semuanya.

Dia sedih dan marah. "Tuhan, teganya Engkau melakukan ini padaku ?" dia 
menangis. Pagi-pagi keesokan harinya, dia terbangun oleh suara kapal yang 
mendekati pulau itu.

Kapal itu datang untuk menyelamatkannya. "Bagaimana kamu tahu bahwa aku di 
sini?" tanya pria itu kepada penyelamatnya. "Kami melihat tanda asapmu", jawab 
mereka.

Mudah sekali untuk menyerah ketika keadaan menjadi buruk. Tetapi kita tidak 
boleh goyah, karena Tuhan bekerja di dalam hidup kita, juga ketika kita dalam 
kesakitan dan kesusahan.

Ingatlah, ketika gubukmu terbakar, mungkin itu "tanda asap" bagi kuasa Tuhan. 
Ketika ada kejadian negatif terjadi, kita harus berkata pada diri kita sendiri 
bahwa Tuhan pasti mempunyai jawaban yang positif untuk kejadian tersebut.

GBU all, happy Friday

-- 
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
please visit to www.facebook.com/aga.madjid,
add my Yahoo Messenger at [email protected] or
add my twitter @aga_madjid
thanks for joinning this group.

Kirim email ke