Menyikapi tentang sebuah hinaan: Suatu hari Sang Guru berjalan melintasi sebuah desa. Seorang pemuda kasar yg sangat marah muncul & mulai menghinanya.
Anda tdk berhak mengajari orang lain....!!" Dia berteriak. "Kamu sama bodohnya dgn orang lain. Kamu bukanlah apa2, selain munafik......" Guru tdk marah dgn hinaan ini. Sebaliknya, Beliau bertanya kpd sang pemuda. "Katakanlah padaku jika kamu membeli hadiah u/seseorang, & seseorang itu tdk mengambilnya, Siapakah pemilik hadiah itu.....?" Sang Pemuda terkejut diberi pertanyaan yg aneh. Kemudian dia menjawab " Hadiah itu akan menjadi milik saya, karena saya yg membeli hadiah itu...." Sang Guru tersenyum & berkata: "Hal itu benar & sama saja dgn kemarahan. Jika kamu menjadi marah denganku & saya tdk merasa terhina, maka kemarahan itu akan kembali padamu. Anda kemudian menjadi satu2nya yg tdk bahagia, bukan saya. Semua yg Anda lakukan akan menyakiti diri Anda sendiri......" Jika Anda ingin berhenti menyakiti diri sendiri maka Anda hrs menyingkirkan kemarahan & ubahlah menjadi cinta kasih. Ketika anda membenci orang lain, diri Anda lah yg akan menjadi tdk bahagia. Tetapi ketika Anda mencintai orang lain, semua orang menjadi bahagia .....(y) -- you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups. to post emails, just send to : [email protected] to join this group, send blank email to : [email protected] to quit from this group, just send email to : [email protected] please visit to www.facebook.com/aga.madjid, add my Yahoo Messenger at [email protected] or add my twitter @aga_madjid thanks for joinning this group.
