AIR MENGALIR 

Tidak semua orang memiliki nasib baik. Tidak semua orang memiliki nasib buruk. 
Ada yang dari muda sampai tua nasibnya tidak pernah baik. Ada yang sejak muda 
sampai tua nasibnya baik terus, semua lancar.  Sebagian orang mengatakan itu 
"sudah ditakdirkan", ada juga orang yang mengatakan itu "buah dari usaha 
kegigihan masa lalu". 

Tapi kita tidak bisa bilang "menyerah" kepada nasib. Sebaliknya kita harus 
secara proaktif berusaha untuk hidup lebih baik. (Sebab) kita tidak tahu kapan 
nasib baik/buruk akan datang.

Kalau nasib buruk sedang menimpa, ya diterima saja seperti kita harus membayar 
hutang. Tidak perlu marah atau dendam; yang penting adalah merasa lebih ringan 
dan berterima kasih karena "deposit 'nasib' buruk" kita sudah berkurang 
sebagian. 

Kalau nasib baik sedang datang, ya diterima juga dengan baik seperti baru 
membuka celengan (tabungan). Tidak perlu gembira berlebihan, 
dihambur-hamburkan, takabur. Gunakan untuk modal berbuat baik lebih banyak 
lagi. 

Tidak perlu memaksa diri, tidak perlu meniru-niru orang lain. Setiap orang 
garis/jalan kehidupannya berbeda. Yang penting adalah TIDAK PUTUS ASA! Selalu 
ada jalan untuk memecahkan masalah hidup yang tidak pasti ini, karena yang 
pasti cuma kematian.

HIDUPLAH SEPERTI AIR MENGALIR. Kalau sedang lancar ya OK, kalau sedang 
tersumbat ya mesti bersabar. Kalau harus terjun, ya lakukan saja semuanya 
dengan santai. 
MAJU TERUS, tidak menyerah dalam situasi apapun. 
Dan tetap selalu BERUSAHA, dan TUHAN yang menentukan, DIA akan membantu kita 
jika kita USAHA dan PERCAYA.

Tetap TAWAKKAL.

-- 
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
please visit to www.facebook.com/aga.madjid,
add my Yahoo Messenger at [email protected] or
add my twitter @aga_madjid
thanks for joinning this group.

Kirim email ke