Curahan hati Ainun Habibie : "Mengapa saya tidak bekerja? Bukankah saya dokter? Memang.Dan sangat mungkin saya bekerja waktu itu.Namun saya pikir : buat apa uang tambahan &kepuasan batin yg barangkali cukup banyak itu jika akhirnya diberikan pada seorang perawat pengasuh anak bergaji tinggi dengan resiko kami kehilangan kedekatan pada anak sendiri? Apa artinya tambahan uang dan kepuasan profesional jk akhirnya anak saya tak dapat saya timang sdr, &saya bentuk pribadinya ses keinginan saya sdr? Anak saya akan tdk memiliki ibu. Seimbangkah anak kehilangan ibu bapak, seimbangkah org tua kehilangan anak, dg uang&kepuasan pribadi tambahan krn saya memilih bekerja?"Itulah sebabnya saya memutuskan menerima hidup pas-pasan. Bertahun2 kami ber3 hidup begitu." Jangan biarkan Anak²mu hanya bersama pengasuh mereka.
Bagaimana bila dibantu pengasuhan kakek neneknya? "Sudah cukup rasanya membebani orangtua dg mengurus kita sejak lahir smp berumah tangga.Kapan lagi kita mau memberikan kesempatan kpd orgtua utk penuh beribadah sepanjang waktu di hari tuanya. Mudah2an ini bisa jadi penyemangat&jawaban utk ibu2 berijazah yang rela berkorban demi keluarga&anak2nya.Krn ingin rumah tangganya tetap terjaga&anak2 bisa tumbuh dg penuh perhatian,tak hanya dlm hal akademik,tp jg utk mendidik agama,moral&kepribadiannya, krn itulah sejatinya peran orangtua. Belajar dr kesuksesan orang2 hebat, selalu ada pengorbanan dr orang2 yang berada dibelakangnya,yg mungkin namanya tak pernah tertulis dalam sejarah. Berbanggalah kau,sang Ibu Rumah Tangga, krn itulah pekerjaan wanita yg paling mulia..O:). Selamat hari Ibu, 22 Des 2012 -- you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups. to post emails, just send to : [email protected] to join this group, send blank email to : [email protected] to quit from this group, just send email to : [email protected] please visit to www.facebook.com/aga.madjid, add my Yahoo Messenger at [email protected] or add my twitter @aga_madjid thanks for joinning this group.
