Kisah Jokowi, Singkong Rebus dan Uang yang Jujur****

 ****

Dulu tahun 2011 sebelum Jokowi menjadi Gubernur DKI, dia dateng ke kantor
temen saya di Fatmawati. Saat itu kita sudah siap-siap menyambut Walikota
yang isu-nya akan jadi Gubernur DKI, walikota yang prestasinya mendunia.
Kita pikir Jokowi akan datang dengan mobil mewahnya dan beberapa ajudan
lengkap seperti layaknya pejabat Indonesia yang lebay, namun yang bikin
saya kaget, saat saya dan kawan-kawan duduk di depan kantor Fatmawati,
Jokowi turun dari Taksi Ekspress dan nyeberang jalan, dia cuman bawa
bungkusan kresek hitam dan nyangklong tas. “Lha, itu walikota-nya” kata
temen saya kaget.****

 ****

Kesederhanaan Jokowi adalah kesederhanaan yang ‘genuine’, kesederhanaan
yang otentik dengan pribadinya. Waktu sekretaris temen saya nanya ke Pak
Jokowi “Pak mau minum apa dan makan apa” jawab Jokowi santai sambil
menaikkan bahu-nya, sebuah gerakan yang khas “Saya mau kacang tanah aja,
ada?” kami semua melongo. Seorang walikota terkenal doyannya kacang
tanah.Ada hal yang menarik soal Jokowi bila bicara makanan kesukaannya
kacang tanah dan singkong rebus.****

 ****

Dulu waktu ia masih kecil, sekitar tahun 1967, ia selalu berbuka puasa
dengan kacang tanah, singkong rebus dan segelas air putih. Bapaknya masih
nyupir truk, jadi sebelum jadi tukang kayu, Ayah Jokowi nyopir truk lalu
ibunya berjualan bambu untuk menambah penghasilan. Namanya juga anak kecil,
Jokowi minta ayam “Bu, mbok sekali-kali kulo buka dengan makan ayam
goreng”. Tanpa sengaja bapaknya mendengar permintaan Jokowi. Lalu bapaknya
ngomong ke Jokowi “Le, anakku…singkong rebus itu bapak dapatkan dari
keringat bapak, dari uang yang jujur, sekarang kamu prihatin, tapi percaya,
le …uang yang jujur akan menjadikanmu orang yang besar, orang yang
terhormat tapi bila kamu besar nanti tetaplah makan dari uang yang jujur,
yang berasal dari keringat dan doamu”****

 ****

Pesan bapaknya itu sampai sekarang masih diingat Jokowi.****

 ****

Belajar dari kisah Jokowi, sudahkah kita berbuka puasa dengan uang yang
jujur dari keringat kita, sudahkan kita jujur pada diri sendiri bahwa
rejeki yang kita dapatkan tidak menyakiti orang lain? tidak mengambil hak
rakyat? tidak mencuri kas negara? Ayah Jokowi secara sederhana menceritakan
bahwa kejujuran adalah berkah terhebat dari sebuah rejeki yang kita
dapatkan.****

 ****

Kejujuran dalam mencari rejeki membawa ketenangan hidup. Semoga kita yang
berpuasa di Bulan Ramadhan bisa menangkap hikmah dari secuil kisah hidup
Jokowi ini……..****

 ****

__,_._,___****



*".... I am the KING to my own UNIVERSE that Rule my MIND, BODY and
SOUL!!! ...."
*
**
*- Aga Madjid -*

-- 
-- 
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
please visit to www.facebook.com/aga.madjid,
add my Yahoo Messenger at [email protected] or
add my twitter @aga_madjid
thanks for joinning this group.

--- 
You received this message because you are subscribed to the Google Groups 
"aga-madjid" group.
To unsubscribe from this group and stop receiving emails from it, send an email 
to [email protected].
For more options, visit https://groups.google.com/groups/opt_out.


Kirim email ke