*PELAJARAN DARI SEBUAH JAM*




<http://1.bp.blogspot.com/--qmkuLelMxE/UIjFhXJcEWI/AAAAAAAAItE/yEGWUWCG47k/s1600/28l3c2wq3w1.jpg>
* Seorang pembuat jam berkata kepada jam yang sedang dibuatnya. “Hai jam,
sanggupkah kamu berdetak 31.104.000 kali selama setahun ?” “Ha ?! Sebanyak
itukah ?!” kata jam terperanjat, “Aku tidak akan sanggup !”*
*“Ya sudah, bagaimana kalau 86.400 kali saja dalam sehari ?”*
*“Delapan puluh ribu empat ratus kali?! Dengan jarum yang ramping seperti
ini?! Tidak, sepertinya aku tidak sanggup,” jawab jam penuh keraguan.*
*“Baik, bagaimana jika 3.600 kali dalam satu jam ?”*
*“Dalam satu jam berdetak 3.600 kali? Tampaknya masih terlalu banyak
bagiku.” Jam bertambah ragu dengan kemampuannya. *
*Dengan penuh kesabaran, tukang jam itu kembali berkata, “Baiklah kalau
begitu, sebagai penawaran terakhir, sanggupkah kamu berdetak satu kali
setiap detik ?”*
*“Jika berdetak satu kali setiap detik, aku pasti sanggup !” Kata jam
dengan penuh antusias. Maka, setelah selesai dibuat, jam itu berdetak satu
kali setiap detik.*
*Tanpa terasa, detik demi detik terus berlalu dan jam itu sungguh luar
biasa karena ternyata selama satu tahun penuh dia telah berdetak tanpa
henti. Dan itu berarti ia telah berdetak sebanyak 31.104.000 kali dalam
setahun, yang juga setara dengan berdetak 86.400 kali dalam sehari, yang
setara pula dengan berdetak 3.600 kali dalam satu jam.*
*[Sumber: Email dari kawan saya, dengan editing dan perubahan.] *

*Pesan dari kisah tersebut:*

*Kita sering meragukan dan underestimated terhadap kemampuan diri sendiri
untuk mencapai goal, pekerjaan, dan cita-cita yang tampak sangat besar.
Kita lantas menggangapnya sebagai hal sangat berat yang tidak mungkin dapat
kita angkat. Namun sebenarnya apabila hal yang dianggap besar tersebut kita
perkecil dan perkecil lagi, lantas kemudian kita realisasikan hal-hal kecil
tersebut secara konsisten serta kontinu, niscaya hal besar yang semula kita
anggap tidak mungkin tercapai itu akan terealisasikan. *
*Intinya, hal besar akan tercapai dengan konsistensi dan kontinuitas, atau
dengan istilah lain yang sering digunakan masyarakat: istiqamah ! Tentu
melekatkan konsistensi dan kontinuitas kepada diri sendiri itu bukan hal
yang mudah, karena akan menimbulkan kelelahan yang sangat.*
*Al-Mutanabbi berkata dalam syairnya yang masyhur,*
 وَإِذَا كَانَت النُّفُوْسُ كِبَارًا
         تَعِبَتْ فِي مُرَادِهَا الْأَجْسَامُ
*Dan sekiranya jiwa itu besar, *
*tentulah jasad itu akan letih dalam menggapai maksudnya. [Khizānah al-Adab
I/251.]*
*Ingat, seribu langkah tidak akan ada tanpa adanya satu langkah pertama. *

*Garis panjang hanyalah merupakan kumpulan dari titik-titik.*
 ****
*Sumber:  **adniku.com*<http://adniku.com/2008/12/pelajaran-dari-sebuah-jam/>






------------------------------






-- 
*".... I am the KING to my own UNIVERSE that Rule my MIND, BODY and SOUL
!!! ...." *

*- Aga Madjid -*

-- 
-- 
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
please visit to www.facebook.com/aga.madjid,
add my Yahoo Messenger at [email protected] or
add my twitter @aga_madjid
thanks for joinning this group.

--- 
You received this message because you are subscribed to the Google Groups 
"aga-madjid" group.
To unsubscribe from this group and stop receiving emails from it, send an email 
to [email protected].
For more options, visit https://groups.google.com/groups/opt_out.

<<28l3c2wq3w1.jpg>>

Kirim email ke