--- In [email protected], Melawan Kristenisasi <melawankristenis...@...>
wrote:
dalam Al Quran aja Awlloh salah berhitung......, gimana yah....??
Quran 4:11
Allah mensyariatkan bagimu tentang (pembagian pusaka untuk) anak-anakmu. Yaitu:
bahagian seorang anak lelaki sama dengan bahagian dua orang anak perempuan; dan
jika anak itu semuanya perempuan lebih dari dua, maka bagi mereka dua pertiga
dari harta yang ditinggalkan;
jika anak perempuan itu seorang saja, maka ia memperoleh separo harta. Dan
untuk dua orang ibu-bapak, bagi masing-masingnya seperenam dari harta yang
ditinggalkan, jika yang meninggal itu mempunyai anak; jika orang yang meninggal
tidak mempunyai anak dan ia diwarisi oleh ibu-bapaknya (saja), maka ibunya
mendapat sepertiga; jika yang meninggal itu mempunyai beberapa saudara, maka
ibunya mendapat seperenam. (Pembagian-pembagia n tersebut di atas) sesudah
dipenuhi wasiat yang ia buat atau (dan) sesudah dibayar utangnya. (Tentang)
orang tuamu dan anak-anakmu, kamu tidak mengetahui siapa di antara mereka yang
lebih dekat (banyak) manfaatnya bagimu. Ini adalah ketetapan dari Allah.
Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.
Quran 4:12
Dan bagimu (suami-suami) seperdua dari harta yang ditinggalkan oleh
istri-istrimu, jika mereka tidak mempunyai anak. Jika istri-istrimu itu
mempunyai anak, maka kamu mendapat seperempat dari harta yang ditinggalkannya
sesudah dipenuhi wasiat yang mereka buat atau (dan) sesudah dibayar utangnya.
Para istri memperoleh seperempat harta yang kamu tinggalkan jika kamu tidak
mempunyai anak. Jika kamu mempunyai anak, maka para istri memperoleh
seperdelapan dari harta yang kamu tinggalkan sesudah dipenuhi wasiat yang kamu
buat atau (dan) sesudah dibayar utang-utangmu. Jika seseorang mati, baik
laki-laki maupun perempuan yang tidak meninggalkan ayah dan tidak meninggalkan
anak, tetapi mempunyai seorang saudara laki-laki (seibu saja) atau seorang
saudara perempuan (seibu saja), maka bagi masing-masing dari kedua jenis
saudara itu seperenam harta. Tetapi jika saudara-saudara seibu itu lebih dari
seorang, maka mereka bersekutu dalam yang sepertiga itu, sesudah dipenuhi
wasiat yang dibuat olehnya atau sesudah dibayar utangnya dengan tidak memberi
mudarat (kepada ahli waris). (Allah menetapkan yang demikian itu sebagai)
syariat yang benar-benar dari Allah, dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha
Penyantun.
CONTOH kasus 1: kesalahan hitung muhammad: Jika yang meninggal memiliki 4 anak
cewek plus 2 orang tua plus istri. Maka menurut hitung-hitungan Allah dan
Muhammad adalah:
2/3 (ayat 11) + 1/3 (ayat 11) + 1/8 (ayat 12) = 1 + 1/8 --------> loh kok
kelebihan? he...he...he. ..
Quran 4:176
Mereka meminta fatwa kepadamu (tentang kalalah). Katakanlah: "Allah memberi
fatwa kepadamu tentang kalalah (yaitu): jika seorang meninggal dunia, dan ia
tidak mempunyai anak dan mempunyai saudara perempuan, maka bagi saudaranya yang
perempuan itu seperdua dari harta yang ditinggalkannya, dan saudaranya yang
laki-laki mempusakai (seluruh harta saudara perempuan), jika ia tidak mempunyai
anak; tetapi jika saudara perempuan itu dua orang, maka bagi keduanya dua
pertiga dari harta yang ditinggalkan oleh yang meninggal. Dan jika mereka (ahli
waris itu terdiri dari) saudara-saudara laki dan perempuan, maka bahagian
seorang saudara laki-laki sebanyak bahagian dua orang saudara perempuan. Allah
menerangkan (hukum ini) kepadamu, supaya kamu tidak sesat. Dan Allah Maha
Mengetahui segala sesuatu.
Contoh KASUS 2: Kesalahan menghitung muhammad: jika yang meninggal TAK MEMILIKI
anak, memiliki 1 suami dan 2 saudara PEREMPUAN: 1/2 (ayat 12) + 2/3 (ayat 176)
= 1 + 1/6 ----------> loh kok kelebihan? he...he...he. ..
Contoh KASUS 3: Kesalahan menghitung Allah dan Muhammad: jika yang meninggal
TAK MEMILIKI anak, memiliki 1 suami, 1 saudara PEREMPUAN dan SEORANG Ibu: 1/2
(ayat 12) + 1/2 (ayat 176) + 1/6 (ayat 11) = 1 + 1/6 ---------> loh kok
kelebihan?
Contoh KASUS 4: Kesalahan menghitung muhammad: jika yang meninggal TAK MEMILIKI
anak, memiliki 1 suami, 2 saudara PEREMPUAN dan Seorang IBU 1/2 (ayat 12) + 2/3
(ayat 176) + 1/6 (ayat 11)= 1 + 1/3 ----------> loh kok kelebihan?
he...he...he. ..
Contoh KASUS 5: Kesalahan menghitung muhammad: jika yang meninggal TAK MEMILIKI
anak, memiliki 1 istri, 2 saudara PEREMPUAN dan SEORANG Ibu:
1/4 (ayat 12) + 2/3 (ayat 176) + 1/6 (ayat 11) = 1 + 1/12 ---------> loh kok
kelebihan?
BAGI MEREKA yang matematikanya JONGKOK :
CONTOH kasus 1: Jika yang meninggal memiliki WARISAN Rp. 30.000.000 dan
mempunyai, sbb: 4 anak cewek sepasang orang tua 1 istri.
Maka menurut hitung-hitungan Allah dan Muhammad adalah:
4 anak cewek akan mendapatkan 2/3 x Rp. 30.000.000 = Rp. 20. 000.000, sesuai Q
4:11 (dan jika anak itu semuanya perempuan lebih dari dua, maka bagi mereka dua
pertiga dari harta yang ditinggalkan) Sepasang Orang tua akan mendapatkan 1/3 x
Rp. 30.000.000 = Rp. 10.000.000, sesuai Q 4:11 (Dan untuk dua orang ibu-bapak,
bagi masing-masingnya seperenam dari harta yang ditinggalkan, jika yang
meninggal itu mempunyai anak) Seorang Istri akan memperoleh 1/8 x Rp 30.000.000
= Rp. 3.750.000, sesuai Q 4:12 (Jika kamu mempunyai anak, maka para istri
memperoleh seperdelapan dari harta yang kamu tinggalkan sesudah dipenuhi wasiat
yang kamu buat atau (dan) sesudah dibayar utang-utangmu) TOTAL yang MESTI
DIBAYAR= Rp. 33.750.000, PADAHAL WARISAN hanya Rp. 30.000.000
CONTOH kasus 2: Jika yang meninggal memiliki WARISAN Rp. 30.000.000 dan
mempunyai, sbb: TAK MEMILIKI ANAK SEORANG suami 2 Saudara Perempuan
Seorang SUAMI akan mendapatkan 1/2 x Rp. 30.000.000 = Rp. 15. 000.000, sesuai Q
4:12 (Dan bagimu (suami-suami) seperdua dari harta yang ditinggalkan oleh
istri-istrimu, jika mereka tidak mempunyai anak.)
DUA saudara perempuan akan mendapatkan 2/3 x Rp. 30.000.000 = Rp. 20.000.000,
sesuai Q 4:176 (tetapi jika saudara perempuan itu dua orang, maka bagi keduanya
dua pertiga dari harta yang ditinggalkan oleh yang meninggal.)
TOTAL yang MESTI DIBAYAR= Rp. 35.000.000, PADAHAL WARISAN hanya Rp. 30.000.000
Awlloh si berhala Batu Hitam bikin tekor Muslim.........!!
QS 32 : 5 : satu hari = 1000 tahun
QS 70 : 4 : satu hari = 50.000 tahun
1000 = 50.000....??? dasar Awlloh batu (hajar aswad) n Muhammad otak batu
QS 10 : 3 : dalam 6 masa
Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allah Yang menciptakan langit dan bumi dalam ENAM
MASA, kemudian Dia bersemayam di atas 'Arsy untuk mengatur segala urusan
QS 41 : 9 12 : dalam 8 masa (2 + 4 + 2)
Katakanlah: "Sesungguhnya patutkah kamu kafir kepada Yang menciptakan bumi
dalam DUA MASA
Dan dia menciptakan di bumi itu gunung-gunung yang kokoh di
atasnya. Dia memberkahinya dan Dia menentukan padanya kadar makanan-makanan
(penghuni)nya dalam EMPAT MASA.
Maka Dia menjadikannya tujuh langit dalam
DUA MASA.
6 = 8.....???? otak dengkul Awlloh dewa bulan n Muhammad
Al Quran justru lebih error....ror.....rorrrrr :
Dalam Alquran justru terdapat 2 dongengan kaum Nasrani yang masuk jadi
ayat-ayat suci Alquran :
1. Al-Qur'an Surah 18 : 83 101
menceritakan tentang keberadaan seorang tokoh yang bernama Dzulkarnain,
tentunya dia adalah seorang muslim menurut Alquran, tetapi faktanya Dzulkarnain
= Iskandar Zulkarnain raja KAFIR PENYEMBAH BERHALA.
2. Al-Quran Surah 18:8-26 Kisah Ashaabul Kahfi yang diakui Al-Quran sebagai
wahyu suci, faktanya ini adalah dongengan guru sekolah minggu Jacob of Sarug
yang adalah pendeta Nasrani dari Syria yang lahir di Kurtam, daerah Efrata, di
akhir tahun 451 M dan meninggal dunia pada tanggal 29 November 521. Dongengan
ciptaan Jacob begitu terkenal di kawasan Timur Tengah bahkan hingga kini telah
diterjemahkan ke berbagai bahasa.
Sekarang yang patut dipertanyakan adalah bagaimana mungkin legenda/dongeng
rakyat Nasrani berusia seabad lebih SEBELUM ZAMAN MUHAMMAD akhirnya diakui
sebagai wahyu illahi dalam Al-Qur'an? He
..he
..he
.
Dalam Al Quran juga ternyata Allah dan Muhammad salah berhitung :
Quran 4:11
Allah mensyariatkan bagimu tentang (pembagian pusaka untuk) anak-anakmu. Yaitu:
bahagian seorang anak lelaki sama dengan bahagian dua orang anak perempuan; dan
jika anak itu semuanya perempuan lebih dari dua, maka bagi mereka dua pertiga
dari harta yang ditinggalkan; jika anak perempuan itu seorang saja, maka ia
memperoleh separo harta. Dan untuk dua orang ibu-bapak, bagi masing-masingnya
seperenam dari harta yang ditinggalkan, jika yang meninggal itu mempunyai anak;
jika orang yang meninggal tidak mempunyai anak dan ia diwarisi oleh
ibu-bapaknya (saja), maka ibunya mendapat sepertiga; jika yang meninggal itu
mempunyai beberapa saudara, maka ibunya mendapat seperenam. (Pembagian-pembagia
n tersebut di atas) sesudah dipenuhi wasiat yang ia buat atau (dan) sesudah
dibayar utangnya. (Tentang) orang tuamu dan anak-anakmu, kamu tidak mengetahui
siapa di antara mereka yang lebih dekat (banyak) manfaatnya bagimu. Ini adalah
ketetapan dari Allah. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.
Quran 4:12
Dan bagimu (suami-suami) seperdua dari harta yang ditinggalkan oleh
istri-istrimu, jika mereka tidak mempunyai anak. Jika istri-istrimu itu
mempunyai anak, maka kamu mendapat seperempat dari harta yang ditinggalkannya
sesudah dipenuhi wasiat yang mereka buat atau (dan) sesudah dibayar utangnya.
Para istri memperoleh seperempat harta yang kamu tinggalkan jika kamu tidak
mempunyai anak. Jika kamu mempunyai anak, maka para istri memperoleh
seperdelapan dari harta yang kamu tinggalkan sesudah dipenuhi wasiat yang kamu
buat atau (dan) sesudah dibayar utang-utangmu. Jika seseorang mati, baik
laki-laki maupun perempuan yang tidak meninggalkan ayah dan tidak meninggalkan
anak, tetapi mempunyai seorang saudara laki-laki (seibu saja) atau seorang
saudara perempuan (seibu saja), maka bagi masing-masing dari kedua jenis
saudara itu seperenam harta. Tetapi jika saudara-saudara seibu itu lebih dari
seorang, maka mereka bersekutu dalam yang sepertiga itu, sesudah dipenuhi
wasiat yang dibuat olehnya atau sesudah dibayar utangnya dengan tidak memberi
mudarat (kepada ahli waris). (Allah menetapkan yang demikian itu sebagai)
syariat yang benar-benar dari Allah, dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha
Penyantun.
CONTOH kasus 1: kesalahan hitung Muhammad: Jika yang meninggal memiliki 4 anak
cewek plus 2 orang tua plus istri. Maka menurut hitung-hitungan Muhammad adalah:
2/3 (ayat 11) + 1/3 (ayat 11) + 1/8 (ayat 12) = 1 + 1/8 ------------ --> loh
kok kelebihan? he...he...he. ..
Quran 4:176
Mereka meminta fatwa kepadamu (tentang kalalah ). Katakanlah: "Allah memberi
fatwa kepadamu tentang kalalah (yaitu): jika seorang meninggal dunia, dan ia
tidak mempunyai anak dan mempunyai saudara perempuan, maka bagi saudaranya yang
perempuan itu seperdua dari harta yang ditinggalkannya, dan saudaranya yang
laki-laki mempusakai (seluruh harta saudara perempuan), jika ia tidak mempunyai
anak; tetapi jika saudara perempuan itu dua orang, maka bagi keduanya dua
pertiga dari harta yang ditinggalkan oleh yang meninggal. Dan jika mereka (ahli
waris itu terdiri dari) saudara-saudara laki dan perempuan, maka bahagian
seorang saudara laki-laki sebanyak bahagian dua orang saudara perempuan. Allah
menerangkan (hukum ini) kepadamu, supaya kamu tidak sesat. Dan Allah Maha
Mengetahui segala sesuatu.
Contoh KASUS 2: Kesalahan menghitung muhammad: jika yang meninggal TAK MEMILIKI
anak, memiliki 1 suami dan 2 saudara PEREMPUAN:
1/2 (ayat 12) + 2/3 (ayat 176) = 1 + 1/6 ----------> loh kok kelebihan???
he...he...he. ..
BAGI MEREKA yang matematikanya JONGKOK :
CONTOH kasus 1: Jika yang meninggal memiliki WARISAN Rp. 30.000.000 dan
mempunyai, sbb:
4 anak cewek
sepasang orang tua
1 istri.
Maka menurut hitung-hitungan Allah dan Muhammad adalah:
4 anak cewek akan mendapatkan 2/3 x Rp. 30.000.000 = Rp. 20. 000.000,
sesuai Q 4:11 (dan jika anak itu semuanya perempuan lebih dari dua, maka bagi
mereka dua pertiga dari harta yang ditinggalkan)
Sepasang Orang tua akan mendapatkan 1/3 x Rp. 30.000.000 = Rp. 10.000.000,
sesuai Q 4:11 (Dan untuk dua orang ibu-bapak, bagi masing-masingnya seperenam
dari harta yang ditinggalkan, jika yang meninggal itu mempunyai anak)
Seorang Istri akan memperoleh 1/8 x Rp 30.000.000 = Rp. 3.750.000, sesuai Q
4:12 (Jika kamu mempunyai anak, maka para istri memperoleh seperdelapan dari
harta yang kamu tinggalkan sesudah dipenuhi wasiat
yang kamu buat atau (dan) sesudah dibayar utang-utangmu)
TOTAL yang MESTI DIBAYAR= Rp. 33.750.000, PADAHAL WARISAN hanya Rp. 30.000.000
Al Quran juga SALAH TOTAL dalam ilmu Astronomi :
"Dan matahari berjalan di tempat peredarannya. Demikianlah ketetapanYang Maha
Perkasa lagi Maha Mengetahui" (QS. Yasiin : 3)
"Dan Dialah yang telah menciptakan malam dan siang, matahari dan bulan.
Masing-masing dari keduanya itu beredar di dalam garis edarnya" (QS. Al
Anbiyaa' : 33)
Dari dalil di atas telah jelaslah bahwa yang beredar adalah matahari sementara
bumi diam tidak bergerak !. Perhatikan hadits shahih berikut ini :
Dari Abu Dzar radhiyallaHu 'anHu, berkata Rasulullah ShallallaHu 'alaiHi wa
sallam kepada Abu Dzar radhiyallaHu 'anHu ketika matahari terbenam, "Tahukah
kamu, kemanakah matahari itu pergi ?" Abu Dzar berkata, "Allah dan Rasul-Nya
lebih mengetahui"
Beliau ShallallaHu 'alaiHi wa sallam bersabda, "Fa innaHaa tadzHabu hatta
tasjuda tahtal 'arsyi fatasta'dzinu fayu'dza na laHa wa tuusyiku an tasjuda
falaa yuqbala minHaa wa tasta'dzinu falaa yu'dzana laHaa yuqaalu laHar ji'ii
min haytsu ji'ti fatathlu'u min maghribi fa dzaalika qauluHu ta'alaa, wa syamsu
tajrii limustaqarril laHaa dzaalika taqdiirul 'aziizil 'aliimi"
yang artinya, "Sesungguhnya matahari itu pergi hingga ia sujud di bawah 'arsy,
lalu ia minta izin (untuk terbit lagi) lalu ia diizinkan. Dan hampir terjadi
ketika ia hendak sujud lalu tidak diterima dan minta izin lalu tidak diizinkan.
Dan dikatakan kepadanya, 'Kembalilah ke tempat kamu datang kepada-Ku', maka ia
terbit dari barat. Itulah firman Allah, Dan matahari berjalan di tempat
peredarannya. Demikianlah ketetapan Yang Maha Perkasa la gi Maha Mengetahui'
(QS. Yaasin : 3). (HR. al Bukhari dalam Kitab Shahihnya dalam Bab Shifatisy
Syamsi wal Qamari bi Husbaanin)
PENUH CONTEKAN :
Sumber2 Dongeng Arab yang dipakai Muhammad
(G.G. Pfander, Balance of Truth, pp. 283).
1. Kisah unta betina yang jadi nabi telah lama dikenal sebelum Muhammad
mengumumkan dirinya sebagai nabi (Surah 7:73-77,85; 91:14; 54:29).
2. Kisah seluruh masyarakat desa dirubah jadi kera karena melanggar peraturan
hari Sabbath dengan memancing ikan merupakan legenda popular di jaman Muhammad
(Surah 2:65; 7:163-166).
3. Kisah 12 mata air memancar di Sura 2:60 merupakan legenda Arab pra Islam.
4. Kisah Ashaabul Kahfi di mana tujuh orang dan binatang2 peliharaannya tidur
selama 309 tahun dalam gua dan lalu bangun segar bugar (Sura 18:9-26) diambil
dari dongeng masyarakat Kristen Syria kuno tentang "Tujuh Orang Efesus yang
Tertidur" ("Seven Sleepers of Ephesus") atau bahkan di dunia Barat dikenal juga
kisah yang sama berjudul "Rip Van Winkle".
5. Kisah empat ekor burung dicincang dan kemudian hidup lagi (Sura 2:260) telah
banyak dikenal masyarakat Arab di jaman Muhammad.
6. Sudah jelas Muhammad menggunakan karya sastra Saba Moallaqat oleh Imra'ul
Cays untuk mengarang Sura 21:96; 29:31,46; 37:59; 54:1, dan 93:1.
Sumber2 kisah, dongeng, kitab suci Yahudi yang dipakai Muhammad
Seperti yang sudah saya jelaskan di posting2 sebelumnya, banyak kisah dalam
Qur'an yang diambil dari buku tradisi dan budaya Yahudi Talmud, Midrash, dan
kitab suci Yudaisme Taurat dan kitab2 Perjanjian Lama. Hal ini juga diterangkan
oleh Abraham Geiger (1833), dan lalu dibukukan oleh ilmuwan Yahudi bernama Dr.
Abraham Katsh, diterbitkan oleh New York University, tahun 1954. (The Concise
Dictionary of Islam, p. 229; Jomier, The Bible and the Quran -- Henry Regency
Co., Chicago, 1959, 59ff; Sell, Studies, pp. 163ff.; Guillaume, Islam, p. 13.
1. Sumber Sura 3:35-37 adalah buku berjudul The Protevangelion's James the
Lesser. Buku apokripa dongeng Kristen Koptik ini ditulis di abad ke 2 M. Dalam
buku ini tertulis kisah tentang Zachariah, istrinya, dan Yohannes Pembaptis.
2. Sumber Sura 87:19 adalah Taurat Kitab Kejadian tentang Abraham dan Musa.
3. Sumber Sura 27:17-44 adalah Kitab Kedua Targum Esther.
4. Kisah fantasi Tuhan membuat orang mati selama seratus tahun dan
menghidupkannya kembali (Sura 2:259) berasal dari dongeng masyarakat Yahudi.
5. Kisah Musa dibangkitkan kembali (Sura 2:55, 56, 67) berasal dari kitab
Talmud Yahudi.
6. Kisah dalam Sura 5:30,31 berasal dari karya2 tulisan bangsa Yahudi pra-Islam
seperti Pirke Rabbi Eleazer, Targum Yonathan ben Uzziah dan Targum Yerusalem.
7. Kisah Abraham yang diselamatkan dari api Nimrod (see Suras 21:51-71; 29:16,
17; 37:97,98 ) diambil dari Midrash Rabbah. Perlu diingat bahwa Abraham dan
Nimrod tidak hidup dalam jaman yang sama; Nimrod hidup beberapa abad lebih
dahulu daripada Abraham. Muhammad seringkali menyatukan kisah2 para tokoh yang
hidup di waktu yang berlainan.
8. Kisah kunjungan Ratu Saba (Sheba) di Sura 27:20-44 diambil dari kitab Kedua
Targum Esther.
9. Sumber Sura 2:102 sudah pasti Midrash Yalkut bagian 44.
10. Kisah dalam Sura 7:171 di mana Tuhan mengangkat Gunung Sinai ke atas kepala
bani Yahudi sebagai ancaman untuk menggencet mereka jika menolak hukum Tuham
sudah pasti diambil dari kitab Yahudi Abodah Sarah.
11. Kisah pembuatan anak lembu emas di padang gurun (Suras 7:148; 20:88 )
diambil dari Pirke Rabbi Eleazer.
12. Tujuh neraka dan tujuh surga dalam Qur'an diambil dari kitab Yahudi Zohar
Kabalah dan Mishnah Hagigah.
13. Muhammad mengambil ide dari kitab Perjanjian Abraham tentang hari akhir
untuk mengisahkan timbangan yang digunakan di Hari Kiamat untuk menimbang
perbuatan jahat dan baik untuk menentukan siapa yang akan masuk surga dan
neraka (Suras 42:17; 101:6-9).
Sumber Injil Gnostik yang dipakai Muhammad
Dongeng2 dari Injil Gnostik (yang tidak diakui umat Kristen karena dianggap
takhayul atau heretik) yang lalu digunakan dalam Qur'an. Encyclopedia
Britannica berkomentar: "Injil yang digunakan Muhammad terutama diambil dari
sumber2 apokripa dan heretik" (15:648 ). Pendapat yang sama juga diungkapkan
oleh berbagai ahli sejarah dan budaya seperti Richard Bell, Introduction to the
Quran, pp. 163ff. Juga lihat: Bell, The Origin of Islam in Its Christian
Environment, pp. 110ff, 139ff; Sell, Studies, pp. 216ff. See also Tisdall and
Pfander).
Contohnya, dalam Sura 3:49, bayi Yesus bisa bicara dari tempat tidurnya,
membuat burung dari tanah liat dan lalu menghidupkannya. Ini semua diambil dari
buku Koptik Kristen Injil Thomas. Kisah2 ini bertentangan dengan Injil yang
diakui kaum Kristen (Mathius, Markus, Lukas, Yahya) yang menyatakan bahwa
muzizat pertama yang dilakukan Yesus adalah merubah air jadi anggur di Kanaan
(Yohanes 2:11).
Sumber agama Sabean yang dipakai Muhammad
Muhammad mengambil sebagian upacara agama Sabean ke dalam Islam (Encyclopedia
off Islam (ed. Eliade), pp. 303ff.; International Standard Bible Encyclopedia,
pp. 1:219ff.). Upacara2 pagan yang dimasukkan Muhammad ke dalam Islam antara
lain adalah:
1. Menyembah Ka'abah
2. Sembahyang lima waktu menghadap Mekah. Muhammad mengambil jumlah sembahyang
lima kali dari agama Sabean dan Zoroastria.
3. Puasa setengah hari selama sebulan penuh.
Sumber2 agama2 Zoroastria dan Hindu yang dipakai Muhammad
Muhammad mengambil gagasan2 supernatural dan dongeng2 dari agama2 Timur seperti
Zoroastria dan Hindu untuk memperkaya agama barunya. Semua yang disebut di
bawah ini sudah ada dan beredar di masyarakat Timur Tengah dan Asia lama sekali
sebelum Muhammad lahir. (Sell, Studies, pp. 219ff.).
1. Kisah Isra Mi'raj di mana Muhammad menunggangi buraq untuk mengunjungi tujuh
lapis surga.
2. Para houris di surga bagi Muslim.
3. Azazil dan makhluk gaib lainnya yang ke luar dari Neraka (Hades).
4. Jembatan Sirat.
5. Surga penuh dengan anggur, wanita, dan lagu
6. Raja Neraka.
"Sesungguhnya Kami (Allah) yang menurunkan Al Quran dan sesungguhnya Kami
benar-benar memeliharanya." (QS Al Hijr:9)