--- In [email protected], Melawan Kristenisasi <melawankristenis...@...> wrote:
Mengapa Arab menciptakan Islam? Untuk menegakkan superioritas bangsa Arab di atas bangsa Yahudi, dan kalau bisa menjadi bangsa paling mulia di dunia. Oleh karena itu, Arab melalui Islamnya mengajarkan untuk: 1) Membenci orang Yahudi Alasan utama: Karena orang Yahudi telah membunuh nabi-nabi Allah dan mengubah kitab suci. 2) Membenci Kristen Alasan utama: Karena orang Kristen telah menyekutukan Allah, menyembah 3 tuhan, menyatakan Allah beranak dan diperanakkan, dan mengubah kitab Injil. 3) Membenci agama lain (Budha/Hindu/Konghucu/dll) Alasan utama: Karena mereka menyembah berhala dan dewa-dewa serta tidak menyembah Awloh swt. 4) Bila Islam sudah kuat dan cukup mapan, PERANGI KAFIR di mana pun mereka berada. Paksa mereka masuk Islam. Kalau tidak mau, mereka dijadikan budak atau disuruh membayar pajak yang tinggi, serta nyawa mereka tidak dihargai karena mereka adalah bahan bakar neraka. Orang Islam yg membunuh kafir, tidak dihukum; sebaliknya, orang kafir yg membunuh orang Islam akan dihukum mati. Orang kafir boleh diperkosa, diperbudak, diperlakukan sewenang-wenang. Itu semua adalah ALASAN YG DIBUAT-BUAT oleh Muhammad untuk melegalkan permusuhannya terhadap kaum yang menolak dirinya,dan di kemudian hari, ALASAN-ALASAN KONYOL itu dipakai oleh para pengikutnya sebagai landasan dasar untuk MENGUASAI DUNIA. Muhammad telah berhasil menumbuhkan BENIH-BENIH KEBENCIAN di hati para pengikutnya guna meneruskan ambisi gilanya di kemudian hari. Coba tanya kenapa.... Para Muslim melarang Kaum Ahmadiyah beroperasi, menghasut penduduk dan membakari Masjid dan fasilitas milik kaum Ahmadiyah.....? Karena alasan-alasan konyol di atas. Allah akan mengejek Muslim dan mengakhiri Islam Muslim akan berkurang dlm jumlah dan mereka akan kembali kepada titik mula mereka (Sunaan Abu Dawud, 2.19.3029) Muslim2 yg mengenakan busana yg terbuat dari sutera dan wol, Allah akan mentransformasi mereka menjadi MONYET dan BABI (Sunaan Abu Dawud, 3.32.4028) Penduduk al-Basrah akan menjadi monyet dan babi dipagi hari (Sunaan Abu Dawud, 37.4293) Muslim akan menjadi hina dan sampah walau jumlah mereka meningkat; musuh tidak lagi akan takut pada Muslim. Ini karena Muslim mencintai dunia dan tidak suka kematian (Sunaan Abu Dawud, 37.4284) Orang akan melepaskan diri dari Islam spt panah melewati binatang yg ditembakinya. Kalau kau temui mereka, bunuh mereka ... (Sunaan Abu Dawud, 3.40.4746) Kepercayaan Islam akan kembali ke Medinah spt seekor ular...(Sahih Bukhari,Vol 3. Buku 30. Nomor 100) Rekan2 sejaman Muhamad adalah Muslim terbaik; setelah tiga generasi, Muslim pada umumnya akan menjadi tukang fitnah dan tidak dapat dipercaya ... (Sahih Bukhari, 5.57.2, 3) Muslim akan dihancurkan oleh tangan2 beberapa laki2 muda Quraysh (Sahih Bukhari, 9.87.180) Akan ada banyak pembunuhan dlm hari2 terakhir Muslim (Sahih Bukhari, 9.88.183) Sahih Bukhari Volume 3, Buku 30, Nomor 100: Dikisahkan oleh Abu Huraira: Rasul Allah berkata,"Sebenarnya , Kepercayaan (Islam) kembali dan pergi menuju Medinah seperti seekor ular kembali dan pergi ke lubangnya (di saat bahaya)." Hadis Sahih Muslim Buku 001, Nomor 0271: Dikisahkan oleh Ibn `Umar (`Abdullah b. `Umar) bahwa Rasul Allah (semoga damai menyertainya) mengamati: Sesungguhnya Islam dimulai sebagai suatu (agama) yang aneh dan Islam akan menyusut lagi (kembali ke posisi awal) sebagai (agama) yang aneh sama seperti waktu awal, dan Islam akan terpusat diantara dua mesjid sama seperti ular merayap kembali ke lubangnya "Kelak kalian akan dikeroyok oleh umat-umat lain layaknya orang-orang kelaparan yang menyerbu tempat makanan." Seorang Shahabat bertanya, "Apakah karena jumlah kita waktu itu sedikit, wahai Rasulullah?" Nabi menjawab, "Tidak! Justru jumlah kalian waktu itu jumlahnya banyak. Tapi kalian lemah, seperti buih di lautan." (HR Abu Dawud) Dalam sebuah hadits, Nabi saw juga bersabda, "Ketahuilah, sesungguhnya orang-orang sebelum kamu dari Ahli Kitab telah berpecah-belah menjadi 72 golongan. Dan sesungguhnya agama ini (Islam) akan berpecah belah menjadi 73 golongan, 72 golongan tempatnya di neraka dan satu golongan dalam surga, yaitu al-jama'ah," (HR Ahmad dan lainnya). Lebih tegas lagi, Nabi saw menyatakan, "Semua golongan tersebut tempatnya di neraka, kecuali satu (yaitu jalan) yang aku dan para sahabatku meniti di atasnya," (HR at-Tirmidzi dan dihasankan oleh al-Albani dalam Shahih al-Jami', no. 5219). Ibnu Mas'ud juga pernah menuturkan bahwa Rasulullah saw pernah membuat garis dengan tangannya lalu bersabda, "Ini jalan Allah yang lurus." Lalu beliau membuat garis-garis di kanan kirinya, kemudian bersabda, "Ini adalah jalan-jalan yang sesat tak satu pun dari jalan-jalan ini kecuali di dalamnya terdapat syetan yang menyeru kepadanya." Selanjutnya, beliau membaca firman Allah, "Dan bahwa (yang Kami perintahkan ini) adalah jalan-Ku yang lurus maka ikutilah dia janganlah kamu mengikuti jalan-jalan (yang lain) karena jalan-jalan itu menceraiberaikan kamu dari jalan-Nya. Yang demikian itu diperintahkan oleh Allah kepadamu agar kamu bertakwa," (QS al-An'am: 153). Hadits ini derajatnya shahih dan diriwayatkan oleh Ahmad dan Nasa'i.
