ISLAM, AGAMA ADAM
Menurut ajaran Islam, agama Islam bukan berawal 
dari Muhammad. Umat Muslim mengklaim bahwa agama Islam adalah agama 
Adam, Nuh , dan Ismael, dan semua nabi-nabi Tuhan (Allah), termasuk 
Yesus Kristus sebelum penyalibanNya. Alquran sendiri menyatakan 
demikian. Karena keterbatasan ruang dalam buku ini, kami hanya menelaah 
dua nama yaitu Adam dan Yesus Kristus untuk mengidentifikasikan Islam.
Satu hal yang kami ketahui tentang Adam adalah 
bahwa dia merupakan orang pertama. Tuhan (Elohim) tidak memberinya agama
 dan dia juga bukan seorang nabi. Elohim hanya minta Adam untuk 
mengusahakan dan memelihara taman Eden serta mengizinkan dia makan semua
 buah di dalam taman tersebut kecuali satu pohon yang buahnya tidak 
boleh dimakannya yaitu pohon pengetahuan tentang apa yang baik dan yang 
jahat. Itu saja yang kami ketahui tentang Adam.  Tidak ada satupun pernyataan
 tentang agama Adam di sana. Adam hanya diberi satu perintah saja. Namun
 tidak lama setelah itu dia tidak mentaati perintah Elohim tersebut 
karena dia tergoda mendengar suara setan (yang pada saat itu mewujudkan 
dirinya dalam rupa ular) yang berjanji bahwa pada waktu dia dan istrinya
 makan buah itu, mereka akan menjadi ‘seperti Elohim’ – keinginan 
menjadi seperti Elohim inilah yang mengilhami setan (yang semula adalah 
malaikat) untuk memberontak melawan Elohim sehingga akhirnya setan (yang
 pada saat menggoda Adam dan hawa mewujudkan dirinya sebagai ular) telah
 kehilangan kedudukannya di surga (Yesaya 14:12-15). Adam, atas nasehat 
dari setan (dalam wujud ular), kemudian makan buah pohon pengetahuan 
yang baik dan yang jahat tersebut dan akibatnya hubungan pribadinya 
dengan Elohim menjadi hancur/putus. Elohim kemudian mengusir dia keluar 
dari taman Eden, dan dia menghabiskan sebagian besar dari umur hidupnya 
di luar taman Eden.

Oleh karena itu, manusia pada hakikatnya 
adalah orang berdosa sekalipun dia dibudayakan dan ‘ditetaskan’ dalam 
tabung penelitian. Telurnya berdosa; makanan penyuburnya berdosa. 
Keduanya mempunyai gen atau potensi dari seorang yang keji/jahat (Mazmur
 58:3; 51:5). Kondisi manusia akan makin diperburuk, terutama kalau dia 
menyembah suatu ‘Tuhan’ yang memperkenankan perbuatan keji/jahat yang 
diperbuatnya dan yang menjanjikan suatu surga kenikmatan sebagai suatu 
pahala baginya. Jadi, dua hal yang harus diperbuat manusia sebelum dia 
dibenarkan di hadapan Elohim. Pertama, dosa-dosa dan perbuatan-perbuatan
 jahatnya di masa lalu harus diampuni. Pengampunan dosa harus 
dilaksanakan melalui pembasuhan dosa oleh Darah Yesus. Kedua, dosa itu 
sendiri yang merupakan pembawaan yang menyebabkan orang berbuat dosa, 
maksudnya kromosom Adam, harus disalibkan. Hal ini dilakukan melalui 
sarana (perantaraan) pengorbanan Kristus di Kayu  Salib (Efesus 2:14-16;
 Galatia 2:20). Dengan melaksanakan kedua hal tersebut di atas bukan 
saja manusia lama sudah berlalu melainkan juga manusia baru sudah datang
 (2 Korintus 5:17). Manusia yang tetap berada dalam esensi Adam yang 
lama tidak mungkin menyenangkan hati Elohim atau diperkenan oleh Elohim.
 Semua keturunan Adam tidak pernah tunduk/patuh pada Hukum Elohim. 
Itulah sebabnya setiap keturunan Adam harus menerima hidup baru sebelum 
Elohim berkenan kepadanya.
Sekarang, kalau
 umat Muslim mempertahankan bahwa Islam adalah agama Adam, kami akan 
meneliti mengenai pencetus agama tersebut (yang dimaksud adalah Adam itu
 sendiri). Islam berarti kepatuhan, dan Adam memang patuh, tetapi dia 
patuh bukan kepada Elohim. Kitab Suci menyatakan bahwa Adam patuh dan 
menurut pada iblis. Jadi, kalau yang dipatuhi Adam itu ternyata juga 
disebut Allah dari Muhammad, apa kira-kira pendapat umat Muslim 
menanggapi hal tersebut?
Doktrin lain yang
 akan diteliti sehubungan dengan masalah ini yaitu doktrin yang 
menyatakan bahwa Yesus Kristus juga mengamalkan Islam sebelum 
penyalibanNya dan bahwa setelah kematianNya orang-orang baru menyebutNya
 Kristen. Argumentasi tersebut tidak berdasar sama sekali. Semua klaim 
Alkitab tentang Yesus Kristus ketika Dia hidup di dunia – tentang Diri 
Yesus sendiri, tentang Elohim, dan tentang jalan keselamatan – 
bertentangan seluruhnya dengan ajaran-ajaran Islam yang paling 
mendasar/pokok. Dan hal tersebut menjelaskan mengapa umat Muslim yang 
sejati menolak Alkitab dan mereka lebih berpegang teguh pada suatu 
‘Injil’ yang mereka sebut sebagai ‘Injil’ Barnabas.
Muhammad secara konsisten mengklaim bahwa dia tidak 
mengajarkan agama baru atau wahyu baru selain ajaran yang diajarkan 
Yesus, dan umat Muslim mengklaim bahwa mereka menghormati Yesus. Namun 
banyak di antara kita mengetahui dari pengalaman bahwa Islam adalah 
agama di dunia yang paling anti-Kristen. Agama Islam adalah agama yang 
lebih antagonistis terhadap keimanan Kristen bila disbanding dengan 
komunisme (Ateisme). Dalam hal ini kami tidak bermaksud ‘sok tahu’ 
tentang Islam. Dengan semua penganiayaan yang diderita oleh umat Kristen
 di negara yang dahulu disebut Uni Soviet, Gereja Kristus masih dapat 
berlangsung terus walaupun di bawah tanah (secara sembunyi-sembunyi). Di
 negara Cina Komunis saat ini, kekristenan tetap tumbuh dengan subur. 
Sementara itu orang yang mengakui Kristus di suatu negara Islam akan 
dipandang sebagai seorang pengkhianat yang sangat serius kesalahannya. 
Tidak ada satupun Gereja yang diizinkan beroperasi secara terbuka di 
negara Islam, bahkan Gereja resmipun tidak diizinkan, padahal di negara 
komunis saja Gereja resmi diizinkan.

Enam ratus tahun berlalu 
sejak saat Kristus telah menyelesaikan Karya Agung penebusan dosa 
manusia, tiba-tiba muncullah Muhammad dengan membawa suatu perangkat 
aturan hukum lain yang sesungguhnya lebih inferior dari Hukum Yahudi 
(Hukum Taurat) dan dia kemudian memaksa manusia untuk menerima aturan 
hukum lahiriah keagamaan yang dibawanya tersebut. Rasul Paulus 
menyatakan, “Sebab tidak seorangpun yang dapat dibenarkan di hadapan 
Elohim oleh karena melakukan hukum Taurat, karena justru oleh hukum 
Taurat orang mengenal dosa” (Roma 3:20).
Umat
 Muslim berhasil menempatkan diri mereka di bawah kutukan dosa dengan 
memilih melakukan suatu aturan hukum lahiriah keagamaan saja. Alkitab 
menyatakan bahwa semua orang yang menggantungkan diri pada pelaksanaan 
hukum-hukum agama saja adalah orang-orang yang berada di bawah kutukan 
dosa, “Karena semua orang, yang hidup dari pekerjaan hukum Taurat, 
berada di bawah kutuk” (Galatia 3:10).
Namun
 bagi kami umat Kristen yang telah menerima keilahian Yesus di atas 
segala-galanya dalam kehidupan kami, Alkitab menyatakan, “Kristus telah 
menebus kita dari kutuk Hukum Taurat …” (Galatia 3:13). Itulah berita 
sukacita yang disebut ‘Injil’ yang tidak diterima (ditolak) oleh umat 
Muslim. Mereka tidak menyadari bahwa adalah suatu kesombongan di hadapan
 Elohim kalau manusia menolak anugerah keselamatan yang ditawarkan 
Elohim sebaliknya malahan menjalankan tata cara ibadah keagamaan secara 
lahiriah saja seperti membasuh hidung, mencuci mulut, mengorbankan 
domba/kambing, dan merasa memenuhi syarat untuk melihat kemuliaan 
Elohim. Kitab Suci menyatakan bahwa tata cara atau aturan ibadah 
keagamaan secara lahiriah saja hanya akan membawa kepada kebinasaan 
karena aturan-aturan tersebut didasarkan atas pengajaran-pengajaran dan 
perintah-perintah manusia. Alkitab menyatakan, “Semuanya itu hanya 
mengenai barang yang binasa oleh pemakaian dan hanya menurut 
perintah-perintah dan ajaran-ajaran manusia. Peraturan-peraturan ini, 
walaupun nampaknya penuh hikmat dengan ibadah buatan sendiri, seperti 
merendahkan diri, menyiksa diri, tidak ada gunanya selain untuk 
memuaskan hidup duniawi” (Kolose 2:22-23).
Itulah
 sebabnya mengapa sekalipun memiliki empat orang isteri, gundik-gundik 
dan mut’a, seorang Muslim masih belum mendapatkan kepuasan hidup. 
Kepuasan di bidang apapun yang diberikan oleh dunia ini tidak akan 
berlangsung lama, hanya kasih Elohim di dalam Kristus saja yang dapat 
memuaskan hati anda selama-lamanya.

Blogroll

        1000
 KESALAHAN QURAN30 Days InternationalADA APA DG MUSLIMAGAMA PALSUANSWERING
 ISLAMArab World MinistriesARTIKEL ISLAMARTIKEL2
 SAM SHAMOUNASAL
 USUL QURANAYAT-AYAT 
SETANBaca Alkitab bhs ArabBERITA MUSLIM SAHIHCHRIST, MUHAMMAD & IDEBAT ISLAM 
KRISTENDIAN
 EDEWDISKUSI ISMAIL 
ISHAKDOWNLOAD ARAB BIBLEDOWNLOAD ARAB 
BIBLE MP3DULADIEX
 MUSLIM INGGRISEX
 MUSLIM JERMANFAITH FREEDOMFF 
INDONESIAFORUM MURTADIN INDONESIAGEERT WILDERSGENSGTER of 
MOHAMMEDGOSPEL-INJILGRATIS AUDIO 
ALKITAB BHS ARABHIDDEN LIESIBNU WARRAQIn
 Search of MuhammadINDEX
 ISLAMINDONESIA EX-MUSLIM FORUMINFO
 FOR MUSLIMINJIL BAGIMUISA DAN ISLAMISLAM
 DAN KRISTENISLAM EXPOSEISLAM EXPOSEDISLAM FOBIAISLAM MENANTI YESUSISLAM 
SESATISLAM VS KRISTENISLAM WATCHISLAM:
 AGAMA DAMAI?ISLAMIC INVASION bhs 
INDONESIAISMAIL DIBERKATIISMAIL
 SAUDARAKUJawaban
 Sam ShamounJIHAD
 DI BARATJIHAD WATCHJOELS TRUMPETKABAR
 BAIKKEBENARAN ISLAMKESAKSIAN EX-MUSLIMKESAKSIAN
 EX-MUSLIM 2KESALAHAN QURANKOCAK HUMORKONTROVERSI
 AYAT2 SETANKRITIK
 THD ISLAMLASKAR MURTADINMARK A GABRIELMENGENAL ISLAMMENGENAL ISLAMMENGENAL 
MUHAMMADMENJAWAB ISLAMMESJID
 TUHANMinistry to MuslimsMORE THAN DREAMSMUHAMMAD SAWMUSLIM
 BERTANYAMUSLIM HARUS TAHUMUSLIM HOPEMUSLIM
 JADI KRISTENMuslim Journey to HopeMUSLIM
 YG DICERAHKANPEDSONPERCAKAPAN 
DENGAN MUSLIMPRESTASI MUHAMMADPROPHET OF DOOMRELIGION OF PEACEROBERT MOREYROD 
PARSLEYSALMAN RUSHDIESAVE-DESTROY 
ISLAMSELAMATKAN
 MUSLIMSIAPAKAH ALLAH INISIAPAKAH ISASTOP ISLAMISASI EROPA!THE QURANVideo Debat 
Islam-KristenVideo Debate Islam-KristenWAFA
 SULTAN ON YOU TUBEWEB IRSHAD MANJIWHY I AM NOT A 
MUSLIMWIKI ISLAMYESUS & MUHAMMAD







      Lebih aman saat online. Upgrade ke Internet Explorer 8 baru dan lebih 
cepat yang dioptimalkan untuk Yahoo! agar Anda merasa lebih aman. Gratis. 
Dapatkan IE8 di sini! 
http://downloads.yahoo.com/id/internetexplorer/

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke