Data-data Sejarah tentang Penyaliban Yesus
[2] Comments
Pada
bagian sebelumnya kita telah melihat titik perbedaan dalam menerima
fakta penyaliban Yesus. Ada yang menerima fakta demikian, namun
berbeda dalam menafsirkan makna kematian Yesus di kayu salib, yakni
sebagai batu sandungan bagi orang Yahudi, kebodohan bagi orang
Yunani-Romawi, ataupun hikmat kekuatan Allah bagi orang Kristiani.
Sementara `injil’ Barnabas dan Quran yang menjadi sumber referensi
untuk film The Messiah mengklaim bahwa bukan Yesus-lah
yang disalibkan, melainkan orang lain, yakni Yudas Iskariot. Mungkin
saat ini kesimpulan masih kembali kepda keimanan Anda masing-masing,
seperti halnya kontroversi siapakah yang sebenarnya akan dikorbankan
oleh Abraham / Ibrahim: Ishak atau Ismail?
Tetapi syukurlah berkaitan dengan
peristiwa penyaliban Yesus ini, ternyata ada sumber-sumber sejarah
tertulis yang berasal dari “pihak ketiga” yang netral, bukan dari
Kristen ataupun muslim, melainkan dari dunia sekuler dan tulisan orang
Yahudi yang bukan pemeluk agama Kristen. Pendapat pihak ketiga
demikian niscaya akan memberikan pencerahan bagi kita untuk melihat
fakta manakah yang sebenarnya terjadi dalam peristiwa penyaliban Yesus
yang menimpulkan kontroversi ini.
A. FLAVIUS JOSEPHUS
Nama aslinya adalah Joseph bin Matthias, seorang dari sejarawan Yahudi
yang berasal dari keluarga imam, lahir pada tahun 37 M di Yerusalem dan
meninggal tahun 100 M di Roma. Di tahun 93 M ia menulis buku
Antiquitates Judaicae atau Jewish Antiquities yang terdiri dari 20 buku
yang melukiskan sejarah Yahudi dari penciptaan hingga pecahnya
pemberontakan tahun 66 – 70 M dan kehancuran kota Yerusalem. Dalam buku
ke-18 dari Antt. (18,55-89) dia melukiskan situasi Palestina ketika
Pilatus menjadi prefect Romawi di sana. Dalam bagian ini ada yang
disebut dengan Testimonium Flavianum yakni kesaksian Flavius Josephus
tentang Yesus, yakni pada Antt. 18,63-64. Teks selengkapnya sebagai
berikut4:
Pada masa inilah muncul Yesus, seorang
yang bijaksana, kalau boleh dia disebut manusia. Karena dia adalah
seorang yang mengerjakan perbuatan-perbuatan yang menakjubkan dan
seorang guru bagi mereka yang menerima kebenaran yang menyenangkan,
dan dia telah memikat banyak orang Yahudi dan orang Yunani. Dia ini
adalah Kristus. Dan ketika Pilatus, atas desakan orang-orang penting
di antara kita, telah menghukumnya di kayu salib, mereka yang sejak
semula mengasihinya tidak berhenti [mengasihinya] karena pada hari
ketiga dia telah menampakkan diri kepada mereka dalam keadaan hidup
kembali. Para nabi Allah telah menubuatkan hal ini dan berbicara
tentang aneka hal ajaib tentang dia. Dan klan Kristen, demikian
disebut menurut [nama]nya, masih bertahan sampai hari ini.
Sebagian para ahli meragukan apakah tiga
kalimat yang tercetak tegak-tebal itu benar-benar dari Josephus
sendiri ataukah hasil interpolasi penyalin Kristen. Namun, tidak
diragukan bahwa Josephus menyebutkan fakta bahwa Pilatus telah
menghukum Yesus di kayu salib (bercetak tebal-miring-merah).
B. CORNELIUS TACITUS
Tacitus adalah seorang sejarawan Romawi yang lahir sekitar 52 – 54 M dan
meninggal sekitar 120 M. Pada tahun 112 / 113 M dia menjadi proconsul
/ gubernur di Asia. Dia menulis buku Annals yang berisi sejarah
kekaisaran Romawi periode 14 M – 68 M. Dalam bukunya Annals volume XV,
tentang Kaisar Nero yang telah mengkambinghitamkan orang Kristen
sebagai penyebab terbakarnya kota Roma, ia menulis dalam Annals
15.44.2-3 sebagai berikut5:
… Nero dari keaiban oleh karena dituduh
telah sengaja menimbulkan kebakaran besar di Roma. Jadi untuk
menghentikan desas-desus itu dia mengalihkan tuduhan dengan memfitnah
dan menghukum dengan siksaan paling keji terhadap orang-orang yang
disebut Kristen, yang dibenci karena kejahatannya, Kristus, dari mana
nama ini berasal, yang menderita hukuman yang ekstrem (Dieksekusi)
dalam pemerintahan Tiberius, di tangan prokurator kita, Pontius
Pilatus, dan sebuah ketidakmasukakalan yang banyak mencelakakan,
karena ketika dicek pada waktu itu, meletus lagi tidak hanya di Yudea,
sumber pertama kejahatan ini, tetapi bahkan di Roma, dimana segala
kengerian dan kebencian dari setiap bagian dunia mendapatkan pusatnya
dan menjadi popular.
Demikian laporan Tacitus, sejarawan
Romawi, yang menuturkan situasi pengikut Kristus di kota Roma. Tentang
Kristus, Tacitus menyebutkan bahwa dia telah menderita hukuman yang
ekstrem pada masa pemerintahan Pontius Pilatus. Tidak disebutkan
secara eksplisit cara eksekusinya, namun hukuman salib merupakan cara
eksekusi yang lazim pada masa itu bagi pelaku tindakan kriminal dan
pemberontakan. Bdk. dengan Paulus yang dipenggal kepalanya di Roma
karena dia mempunyai kewarganegaraan Romawi juga.
C. LUCIANUS dari SAMOSATA
Lucianus adalah seorang filsuf dan sejarawan Yunani yang lahir di
Samosata pada tahun 120 M dan meninggal sekitar 180 M di Athena. Dalam
salah satu bukunya (De Morte Peregrini – Kematian Peregrinus 11) dia
menulis tentang Peregrinus yang telah menjadi Kristen dan yang memiliki
pemeluk di Palestina “yang masih menyembah orang yang telah disalibkan
di Palestina.”6
D. MARA BAR SARAPION
Dia adalah seorang filsuf Stoa dari Syria yang menulis surat untuk
anaknya Sarapion yang tengah berada dalam penjara Romawi. Dia menasihati
anaknya bahwa kebijaksanaan mungkin akan dimusuhi oleh dunia yang
penuh dengan kekerasan, namun kebijaksanan itu sendiri abadi. Dia
mengilustrasikannya dengan menggambarkan kehidupan Socarates,
Phytagoras, dan Yesus – kendati dia tidak menyebut nama-Nya secara
eksplisit. Demikian teks selengkapnya7:
Apakah baiknya orang-orang Athena
membunuh Socrates, karena perbuatan mereka dibalas dengan kelaparan
dan wabah? Apakah faedahnya orang-orang Samian membakar Phytagoras,
karena akhirnya negeri mereka seluruhnya terkubur di bawah pasir pada
saat itu? Dan apakah manfaatnya orang-orang Yahudi membunuh raja
mereka yang bijaksana, karena kerajaan mereka akhirnya direbut dari
mereka dari saat itu?
Tuhan dengan adil telah membalaskan
ketiga orang bijaksana ini. Orang-orang Athena mati oleh kelaparan,
orang-orang Samian ditenggelamkan ke laut, dan orang-orang Yahudi
disembelih dan dihalau dari kerajaannya, sehingga mereka hidup
terpencar dimana-mana.
Socrates tidak mati, berterimakasihlah
pada Plato; demikian pula Phytagoras, karena patung Hera. Demikian
juga sang raja bijasana tidak [mati], karena hukum baru yang ia
berikan.
Mara Bar Serapion yang menulis surat
paling awal setelah kehancuran Yerusalem dan kemudian orang-orang
Yahudi terpencar (terdiaspora) ke pelbagai tempat, melihat Yesus
sebagai seorang raja yang bijaksana. Kemungkinan besar dia mengetahui
bahwa saat Yesus disalibkan Pilatus menuliskan keterangan di salib-Nya
“Yesus, orang Nazaret, Raja orang Yahudi” (INRI), yang tertulis dalam
bahasa Ibrani, Latin, dan Yunani (Yoh 19:19-20). Demikian pula dia
mengenal hukum baru yang dibawa Yesus, bukanlah hukum Taurat,
melainkan hukum kasih yang mungkin diketahuinya dari para pengikut
Kristus. Tetapi Mara sendiri adalah seorang filsuf kafir.
Demikianlah data-data sejarah dari
“pihak ketiga”, baik Yahudi maupun terlebih penulis sekuler mengakui
fakta bahwa yang disalibkan itu adalah Yesus yang kemudian lebih
dikenal sebagai Kristus. Kesaksian mereka ini meneguhkan kesaksian
Injil kanonik bahwa Yesus dari Nazaret benar-benar telah disalibkan
pada zaman Pontius Pilatus.
Kesimpulan
Dari pelbagai paparan dan uraian dalam
tulisan ini, kiranya sekarang kita bisa menyimpulkan jawaban atas poin
kontrovesial yang dihembuskan oleh film The Messiah: Apakah Yesus
dari Nazaret itu sungguh disalibkan dan mati? Pada bagian pertama kita
telah melihat bahwa pihak Yahudi, Yunani, dan Kristiani menerima
fakta penyaliban Yesus. Mereka berbeda pandangan dalam memaknai
kematian Yesus di kayu salib. Sementara pada bagian kedua, kita juga
telah melihat dan menguji sejauh mana kisah Penyaliban Yesus yang
digantikan oleh Yudas Iskariot dapat dipercaya kebenarannya, bahkan
malahan terjadi perbedaan pendapat di antara kaum muslim sendiri
tentang siapakah yang menggantikan Yesus untuk disalibkan. Dan pada
bagian terakhir kita telah melihat pelbagai kesaksian sejarah dari
“pihak ketiga” yang mengafirmasi fakta atas penyaliban Yesus. Dengan
demikian kesimpulan atas pertanyaan awal tulisan ini bisa kita tarik
sendiri.
Mungkin di antara para pembaca masih ada
yang berargumen bukankah semua saksi mata baik yang hadir pada saat
penyaliban itu maupun “pihak ketiga” yang melaporkan dari jauh, tidak
tahu apa yang terjadi sebenarnya. Mereka melihat bahwa yang disalibkan
itu Yesus, tetapi sebenarnya dia adalah orang lain yang diserupakan
wajahnya. Maka, pernyataan Injil, saksi mata, dan “pihak ketiga” pun
tidak berarti karena mereka tidak tahu apa yang sesungguhnya terjadi.
Terhadap argumen demikian, saya hanya bisa mengatakan: mengapa `ralat’
peristiwa penyaliban Yesus itu terjadi 600 tahun kemudian setelah
peristiwanya berlalu? Mengapa `Allah’ sengaja mengelabui mata semua
orang sehingga saksi mata dan Bunda Maria serta rasul Yesus pun tidak
diberitahu? Dan bagaimana menjelaskan kontradiksi pernyataan Surah An
Nissa’ 4:157-158 itu dengan pernyataan Quran sendiri dalam Surah Al
Imran 3:55 dan Surah Maryam 19:33? Apakah dengan demikian `Allah’
sengaja berbohong dan menipu, seperti dinyatakan dalam Surah Al Imran
3: 54 sendiri? “Orang-orang kafir itu membuat tipu daya, dan Allah
membalas tipu daya mereka itu. Dan Allah sebaik-baik pembalas tipu
daya” (QS. 3:54) Walahualam. Agaknya untuk menghindari kesan bahwa
Allah itu menipu, maka ada yang menafsirkan pernyataan QS 4:157-158
(tentang seseorang yang diserupakan dengan wajah Yesus dan yang
kemudian disalibkan) ini semuanya tak lain hanyalah legenda. Mari kita
simak komentar Muhammad Assad tentang Q 4:157 ini8:
Thus, the Qur’an categorically denies
the story of the crucifixion of Jesus. There exist, among Muslims,
many fanciful legends telling us that at the last moment God
substituted for Jesus a person closely resembling him (according to
some accounts, that person was Judas), who was subsequently crucified
in his place. However, none of these legends finds the slightest
support in the Qur’an or in authentic Traditions, and the stories
produced in this connection by the classical commentators must be
summarily rejected. They represent no more than confused attempts at
“harmonizing” the Qur’anic statement that Jesus was not crucified with
the graphic description, in the Gospels, of his crucifixion. The
story of the crucifixion as such has been succinctly explained in the
Qur’anic phrase wa-lakin shubbiha lahum, which I render as “but it
only appeared to them as if it had been so” – implying that in the
course of time, long after the time of Jesus, a legend had somehow
grown up (possibly under the then-powerful influence of Mithraistic
beliefs) to the effect that he had died on the cross in order to atone
for the “original sin” with which mankind is allegedly burdened; and
this legend became so firmly established among the latter-day
followers of Jesus that even his enemies, the Jews, began to believe
it – albeit in a derogatory sense (for crucifixion was, in those
times, a heinous form of death-penalty reserved for the lowest of
criminals). This, to my mind, is the only satisfactory explanation of
the phrase wa-lakin shubbiha lahum, the more so as the expression
shubbiha li is idiomatically synonymous with khuyyila 1i, “[a thing]
became a fancied image to me”, i.e., “in my mind” – in other words,
“[it] seemed to me” (see Qamus, art. khayala, as well as Lane II, 833,
and IV, 1500).
Bila peristiwa penyaliban Yesus dianggap
sebagai legenda saja, jelas hal ini bertentangan dengan data-data
sejarah. Bahkan Injil Markus sudah ditulis sebelum kehancuran kota
Yerusalem pada tahun 70 M. Di sini tampaklah bagaimana sebenarnya di
antara para ulama muslim sendiri berselisih pendapat tentang
penyaliban Yesus. Sementara pihak Yahudi, Yunani, Kristiani (dan
didukung oleh data-data sejarah) tanpa kesulitan mengakui fakta
penyaliban Yesus, yang tidak lain adalah saat puncak Tuhan
menyelamatkan dan menebus manusia. Maka berbahagialah kita yang
terbuka hati mau menyambut rahmat kasih karunia dari Allah ini. Inilah
cara yang Tuhan gunakan untuk menebus dosa dunia dan mendamaikan kita
dengan diri-Nya. Maka menutup paparan ini, mari kita resapkan surat St.
Paulus kepada umat di Kolose 1:19-23:
“Karena seluruh kepenuhan Allah berkenan
diam di dalam Dia, dan oleh Dia-lah Ia memperdamaikan segala sesuatu
dengan diri-Nya, baik yang ada di bumi, maupun yang ada di sorga,
sesudah Ia mengadakan pendamaian oleh darah salib Kristus. Juga kamu
yang dahulu hidup jauh dari Allah dan yang memusuhi-Nya dalam hati dan
pikiran seperti yang nyata dari perbuatanmu yang jahat, sekarang
diperdamaikan- Nya, di dalam tubuh jasmani Kristus oleh kematian-Nya,
untuk menempatkan kamu kudus dan tak bercela dan tak bercacat di
hadapan-Nya. Sebab itu kamu harus bertekun dalam iman, tetap teguh dan
tidak bergoncang, dan jangan mau digeser dari pengharapan Injil, yang
telah kamu dengar dan yang telah dikabarkan di seluruh alam di bawah
langit, dan yang aku ini, Paulus, telah menjadi pelayannya.”
Selamat Paskah! Convitto San Tommaso, Minggu Palma 2010
Referensi
Brown, Raymond. The Death of Messiah (New York: Double Day, 1994).
Danker, F.W. – W. Bauer, A Greek-English Lexicon of the New Testament
and Other Early Christian Literature (Chicago: Univercity of Chicago,
2000).
Jeremias, J. “ amnoj, arvhn, arnion”, Theological Dictionary of The New
Testament. Vol I. Trans. Geoffrey W. Bromiley (Grand Rapids,MI:
Eerdmans, 1968).
McDowell, Josh. Apologetika, Jilid I (Malang: Gandum Mas, 2002).
Noorsena, Bambang. Injil Barnabas: Asal-Usul, Historitas, dan Isinya
(Yogyakarta: Andi, 1990).
Nestle-Aland, Novum Testamentum Graecae, edisi 27 (Stuttgart: Deutsche
Bibelgesellschaft, 1998).
Theissen, Gerd dan Annete Merz. The Historical Jesus. A Comprehensive Guide
(terj. John Bowden). (London: SCM Press, 1998).
Terjemahan Al Quran versi Depag RI dalam http://quran.kawanda.net/
Aneka Artikel Pendukung dari Internet:
Situs Resmi Komunitas Islam Ahmadiyah di http://www.alislam. org/indonesia/
ahmadiyyat.html.
Komentar Quran oleh Muhammad Asad dalam http://www.geocitie s.com/ masad02/004
“Kebohongan Mirza Ghulam Ahmad sebagai Al-Masih Mau’ud” dalam
http://www.geocitie s.com/kebohongan /almasih. html
Vivaldi, “Tanggapan Atas Kritik Terhadap Penyaliban Yesus” dalam
http://www.sarapanp agi.org/tanggapa n-atas-kritik- terhadap-
penyaliban- yesus-1-vt615. html atau http://www.indonesi a.faithfreedom.
org/forum/ viewtopic. php?t=26091.
Tentang film the Messiah, Yesus Tidak Pernah Disalibkan:
http://www.indonewy ork.com/contents /Berita/Utama/ jesus-versi-
iran.html
Footnotes:
4 Diterjemahkan dari teks Yunani dan Inggris dalam Gerd Theissen dan
Annete Merz, The Historical Jesus: A Comprehensive Guide (London: SCM
Press, 1998), hlm. 64-65.
5 Bdk. Gerd Theissen dan Annete Merz, Ibid., hlm. 82; Josh McDowell,
Apologetika, Jilid I (Malang: Gandum Mas, 2002), hlm. 44; Raymond
Brown, The Death of Messiah, (New York: Double Day, 1994) 381.
6 Raymond Brown, Ibid., hlm. 381.
7 Gerd Theissen dan Annete Merz, Op.Cit., hlm. 77.
8 Dikutip dari: http://www.geocities.com/masad02/ 004, khususnya komentar
atas 4:155.
Top Posts
MENINGGALKAN ISLAMKESAKSIAN PELAKU KERUSUHAN MEI
1998KEBENARAN MUHAMMADMENGAPA MENYELIDIKI KEBANGKITAN YESUSYESUS &
MUHAMMADAlQuranDapatkah muslim sejati menjadi orang yang baik?10 Pertanyaan
Muslim kepada KRISTENKesaksian Iwan Firdaus: Istri saya murtad berkat situs
iniDaftar Muslim yang Meninggalkan IslamData-data Sejarah tentang Penyaliban
YesusKontroversi Categories
Select Category
1000 Kesalahan Quran (12)
ALLAH (12)
ALQURAN (18)
ANTIKRISTUS (30)
AYAT QURAN (46)
BERITA (53)
BUKU BARU (10)
DEBAT (2)
DEMOKRASI&HAM (1)
DOSA (1)
HUKUM (2)
INJIL (4)
IPTEK (3)
ISA ALMASIH (11)
ISLAM (24)
ISLAMIC INVASION (2)
JIHAD (2)
KABAH (1)
KESAKSIAN (13)
KISAH QURAN (5)
KRISTEN (1)
LANGKA UNIK (2)
MUHAMMAD (52)
MURTADIN (53)
MUSLIM (7)
PAKAIAN (1)
PEMBUNUHAN (7)
PERANG (5)
PRIA (2)
SAINS (1)
SURGA (4)
SYARIAT (5)
TAQIYA (1)
TERORISME (2)
Uncategorized (5)
VIDEO (2)
WANITA (22)
YESUS (15)
/* 0 ) {
location.href =
"http://kesalahanquran.wordpress.com/?cat="+dropdown.options[dropdown.selectedIndex].value;
}
}
dropdown.onchange = onCatChange;
/* ]]> */
Blogroll
1000 KESALAHAN QURAN30 Days InternationalADA APA DG MUSLIMAGAMA
PALSUANSWERING ISLAMARAB BIBLE SOFTWARE FREEArab World MinistriesARTIKEL
ISLAMARTIKEL2 SAM SHAMOUNASAL USUL QURANAYAT-AYAT SETANBaca Alkitab bhs
ArabBERITA MUSLIM SAHIHBUKTI SAKSICHRIST, MUHAMMAD & ICONVERSATION WITH
MUSLIMDEBAT ISLAM KRISTENDIAN EDEWDISKUSI ISMAIL ISHAKDOWNLOAD ARAB
BIBLEDOWNLOAD ARAB BIBLE MP3DULADIE-BOOKS ISLAMEX MUSLIM INGGRISEX MUSLIM
JERMANFAITH FREEDOMFF INDONESIAFormer Muslims United (FMU)FORUM MURTADIN
INDONESIAFUCK MUHAMMADGEERT WILDERSGENSGTER of MOHAMMEDGOSPEL-INJILGRATIS AUDIO
ALKITAB BHS ARABHIDDEN LIESIBNU WARRAQIJTIHAD INDONESIAIn Search of
MuhammadINDEX ISLAMINDONESIA EX-MUSLIM FORUMINFO FOR MUSLIMINJIL BAGIMUISA DAN
ISLAMISLAM DAN KRISTENISLAM EXPOSEISLAM EXPOSEDISLAM FOBIAISLAM MENANTI
YESUSISLAM SESATISLAM VS KRISTENISLAM WATCHISLAM: AGAMA DAMAI?ISLAMIC INVASION
bhs INDONESIAISMAIL DIBERKATIISMAIL SAUDARAKUJawaban Sam ShamounJELAS
NGGAKJIHAD DI
BARATJIHAD WATCHJOELS TRUMPETKABAR BAIKKEBENARAN ISLAMKESAKSIAN
EX-MUSLIMKESAKSIAN EX-MUSLIM 2KESALAHAN QURANKOCAK HUMORKONTROVERSI AYAT2
SETANKRITIK THD ISLAMLASKAR MURTADINMARK A GABRIELMENGENAL ISLAMMENGENAL
ISLAMMENGENAL MUHAMMADMENJAWAB ISLAMMESJID TUHANMinistry to MuslimsMORE THAN
DREAMSMUHAMMAD SAWMUHAMMAD-ZAINABMUSLIM BERTANYAMUSLIM HARUS TAHUMUSLIM
HOPEMUSLIM JADI KRISTENMuslim Journey to HopeMUSLIM YG DICERAHKANMY
SPEARPEDSONPERCAKAPAN DENGAN MUSLIMPRESTASI MUHAMMADPROPHET OF DOOMPUTRA
HAMASRELIGION OF PEACEROBERT MOREYROD PARSLEYSALMAN RUSHDIESATE
MUSLIMSAVE-DESTROY ISLAMSELAMATKAN MUSLIMSIAPAKAH ALLAH INISIAPAKAH ISASON OF
HAMAS's BlogSON OF HAMAS's WebSTOP ISLAMISASI EROPA!THE QURANVideo Debat
Islam-KristenVideo Debate Islam-KristenWAFA SULTAN ON YOU TUBEWEB IRSHAD
MANJIWHY I AM NOT A MUSLIMWIKI ISLAMWomen against ShariahYESUS & MUHAMMAD
Recent Posts
Data-data Sejarah tentang Penyaliban YesusStudi di Malaysia:
Poligami Membuat Keluarga Tidak BahagiaKESAKSIAN PERTOBATAN MasriMENGAPA
MENYELIDIKI KEBANGKITAN YESUSKESAKSIAN PERTOBATAN SaidouKESAKSIAN PELAKU
KERUSUHAN MEI 1998TRAGEDI MEI ’98 BIKIN SAYA MURTADKesaksian Iwan Firdaus:
Istri saya murtad berkat situs ini10 Pertanyaan Muslim kepada KRISTENDapatkah
muslim sejati menjadi orang yang baik?HARAM MANA: Kopi Luwak atau Air
Kencing Unta?KELOMPOK-KELOMPOK MUSLIM INDONESIA MEMPERTIMBANGKAN FATWA TERHADAP
KOPI TERMAHAL SEDUNIAOrang-Orang yang MENINGGALKAN ISLAMKETIKA ARAH SHOLAT
SAJA KACAU51 Clear Contradictions in Quran
[Non-text portions of this message have been removed]