Anda rajin sedikit dunk search di Om Gogel...

Referensi

Brown, Raymond. The Death of Messiah (New York: Double Day, 1994).

Danker, F.W. – W. Bauer, A Greek-English Lexicon of the New Testament   
and Other Early Christian Literature (Chicago: Univercity of Chicago,   
2000).

Jeremias, J. “ amnoj, arvhn, arnion”, Theological Dictionary of The New 
  Testament. Vol I. Trans. Geoffrey W. Bromiley (Grand Rapids,MI:   
Eerdmans, 1968).

McDowell, Josh. Apologetika, Jilid I (Malang: Gandum Mas, 2002).

Noorsena, Bambang. Injil Barnabas: Asal-Usul, Historitas, dan Isinya  
(Yogyakarta: Andi, 1990).

Nestle-Aland, Novum Testamentum Graecae, edisi 27 (Stuttgart: Deutsche  
Bibelgesellschaft, 1998).

Theissen, Gerd dan Annete Merz. The Historical Jesus. A Comprehensive  Guide 
(terj. John Bowden). (London: SCM Press, 1998).
Terjemahan Al Quran versi Depag RI dalam http://quran. kawanda.net/

Aneka Artikel Pendukung dari  Internet:

Situs Resmi Komunitas Islam Ahmadiyah di http://www.alislam.  org/indonesia/ 
ahmadiyyat.html.

Komentar Quran oleh Muhammad Asad dalam http://www.geocitie s.com/  masad02/004

“Kebohongan Mirza Ghulam Ahmad sebagai Al-Masih Mau’ud” dalam  
http://www.geocitie s.com/kebohongan /almasih. html

Vivaldi, “Tanggapan Atas Kritik Terhadap Penyaliban Yesus” dalam   
http://www.sarapanp 
agi.org/tanggapan-atas-kritik-terhadap-penyaliban-yesus-1-vt615.html atau 
http://www.indonesia.faithfreedom.org/forum viewtopic.php?t=26091.

Tentang film the Messiah, Yesus Tidak Pernah Disalibkan:   
http://www.indonewy ork.com/contents /Berita/Utama/ jesus-versi-   
iran.html

Footnotes:

4   Diterjemahkan dari teks Yunani dan Inggris dalam Gerd Theissen dan  
 Annete Merz, The Historical Jesus: A Comprehensive Guide (London: SCM  
 Press, 1998), hlm. 64-65.

5   Bdk. Gerd Theissen dan Annete Merz, Ibid., hlm. 82; Josh McDowell,  
 Apologetika, Jilid I (Malang: Gandum Mas, 2002), hlm. 44; Raymond 
Brown,   The Death of Messiah, (New York: Double Day, 1994) 381.

6   Raymond Brown, Ibid., hlm. 381.

7   Gerd Theissen dan Annete Merz, Op.Cit., hlm. 77.

8   Dikutip dari: http://www.geocities.com/masad02/ 004, khususnya  komentar 
atas 4:155.
http://kesalahanquran.wordpress.com/category/yesus/

--- Pada Kam, 29/7/10, Fatur <[email protected]> menulis:

Dari: Fatur <[email protected]>
Judul: RE: [islam-kristen] Data-data Sejarah tentang Penyaliban Yesus
Kepada: [email protected], "siap murtad" 
<[email protected]>, "Greg Le Mond" <[email protected]>, 
"SilkRoad_75" <[email protected]>, "ronald jaya" <[email protected]>
Cc: "abangr...@gmail. com Semprul" <[email protected]>
Tanggal: Kamis, 29 Juli, 2010, 6:15 AM

Saya minta salinanya keterangan Flavius Josephus. Ebook. Atau Bukunya Flavius 
Josepus translate Indonesia dan inggris.

Saya mau bukti.

Fatur - The Last Legion Of Rome Empire

-----Original Message-----
From: siap murtad <[email protected]>
Sent: 28 July 2010 13:40
To: [email protected]
Subject: [islam-kristen] Data-data Sejarah tentang Penyaliban Yesus

Data-data Sejarah tentang Penyaliban Yesus
[2] Comments 

    Pada
 bagian sebelumnya kita telah  melihat titik perbedaan dalam  menerima 
fakta penyaliban Yesus. Ada yang  menerima fakta demikian,  namun 
berbeda dalam menafsirkan makna kematian  Yesus di kayu salib,  yakni 
sebagai batu sandungan bagi orang Yahudi,  kebodohan bagi orang  
Yunani-Romawi, ataupun hikmat kekuatan Allah bagi  orang Kristiani.  
Sementara `injil’ Barnabas dan Quran yang menjadi  sumber referensi  
untuk film The Messiah mengklaim bahwa bukan Yesus-lah 
  yang disalibkan, melainkan orang lain, yakni Yudas Iskariot. Mungkin  
 saat ini kesimpulan masih kembali kepda keimanan Anda masing-masing,   
seperti halnya kontroversi siapakah yang sebenarnya akan dikorbankan   
oleh Abraham / Ibrahim: Ishak atau Ismail?

Tetapi syukurlah berkaitan dengan 
peristiwa penyaliban Yesus ini,   ternyata ada sumber-sumber sejarah 
tertulis yang berasal dari “pihak   ketiga” yang netral, bukan dari 
Kristen ataupun muslim, melainkan dari   dunia sekuler dan tulisan orang
 Yahudi yang bukan pemeluk agama Kristen.   Pendapat pihak ketiga 
demikian niscaya akan memberikan pencerahan bagi   kita untuk melihat 
fakta manakah yang sebenarnya terjadi dalam  peristiwa  penyaliban Yesus
 yang menimpulkan kontroversi ini.

A. FLAVIUS JOSEPHUS

Nama aslinya adalah Joseph bin Matthias, seorang dari sejarawan Yahudi  
 yang berasal dari keluarga imam, lahir pada tahun 37 M di Yerusalem dan
   meninggal tahun 100 M di Roma. Di tahun 93 M ia menulis buku   
Antiquitates Judaicae atau Jewish Antiquities yang terdiri dari 20 buku 
  yang melukiskan sejarah Yahudi dari penciptaan hingga pecahnya   
pemberontakan tahun 66 – 70 M dan kehancuran kota Yerusalem. Dalam buku 
  ke-18 dari Antt. (18,55-89) dia melukiskan situasi Palestina ketika   
Pilatus menjadi prefect Romawi di sana. Dalam bagian ini ada yang   
disebut dengan Testimonium Flavianum yakni kesaksian Flavius Josephus   
tentang Yesus, yakni pada Antt. 18,63-64. Teks selengkapnya sebagai   
berikut4:
Pada masa inilah muncul Yesus, seorang 
yang bijaksana, kalau boleh  dia  disebut manusia. Karena dia adalah 
seorang yang mengerjakan   perbuatan-perbuatan yang menakjubkan dan 
seorang guru bagi mereka yang   menerima kebenaran yang menyenangkan, 
dan dia telah memikat banyak orang   Yahudi dan orang Yunani. Dia ini 
adalah Kristus. Dan ketika Pilatus,   atas desakan orang-orang penting 
di antara kita, telah menghukumnya di   kayu salib, mereka yang sejak 
semula mengasihinya tidak berhenti   [mengasihinya] karena pada hari 
ketiga dia telah menampakkan diri kepada   mereka dalam keadaan hidup 
kembali. Para nabi Allah telah menubuatkan   hal ini dan berbicara 
tentang aneka hal ajaib tentang dia. Dan klan   Kristen, demikian 
disebut menurut [nama]nya, masih bertahan sampai hari   ini.

Sebagian para ahli meragukan apakah tiga
 kalimat yang tercetak   tegak-tebal itu benar-benar dari Josephus 
sendiri ataukah hasil   interpolasi penyalin Kristen. Namun, tidak 
diragukan bahwa Josephus   menyebutkan fakta bahwa Pilatus telah 
menghukum Yesus di kayu salib   (bercetak tebal-miring-merah).

B. CORNELIUS TACITUS

Tacitus adalah seorang sejarawan Romawi yang lahir sekitar 52 – 54 M dan
   meninggal sekitar 120 M. Pada tahun 112 / 113 M dia menjadi proconsul
 /   gubernur di Asia. Dia menulis buku Annals yang berisi sejarah   
kekaisaran Romawi periode 14 M – 68 M. Dalam bukunya Annals volume XV,  
 tentang Kaisar Nero yang telah mengkambinghitamkan orang Kristen 
sebagai   penyebab terbakarnya kota Roma, ia menulis dalam Annals 
15.44.2-3   sebagai berikut5:
… Nero dari keaiban oleh karena dituduh 
telah sengaja menimbulkan   kebakaran besar di Roma. Jadi untuk 
menghentikan desas-desus itu dia   mengalihkan tuduhan dengan memfitnah 
dan menghukum dengan siksaan paling   keji terhadap orang-orang yang 
disebut Kristen, yang dibenci karena   kejahatannya, Kristus, dari mana 
nama ini berasal, yang menderita   hukuman yang ekstrem (Dieksekusi) 
dalam pemerintahan Tiberius, di tangan   prokurator kita, Pontius 
Pilatus, dan sebuah ketidakmasukakalan yang   banyak mencelakakan, 
karena ketika dicek pada waktu itu, meletus lagi   tidak hanya di Yudea,
 sumber pertama kejahatan ini, tetapi bahkan di   Roma, dimana segala 
kengerian dan kebencian dari setiap bagian dunia   mendapatkan pusatnya 
dan menjadi popular.
Demikian laporan Tacitus, sejarawan 
Romawi, yang menuturkan situasi   pengikut Kristus di kota Roma. Tentang
 Kristus, Tacitus menyebutkan   bahwa dia telah menderita hukuman yang 
ekstrem pada masa pemerintahan   Pontius Pilatus. Tidak disebutkan 
secara eksplisit cara eksekusinya,   namun hukuman salib merupakan cara 
eksekusi yang lazim pada masa itu   bagi pelaku tindakan kriminal dan 
pemberontakan. Bdk

[The entire original message is not included]




[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke