Sudah, sudah jangan ribut, sekarang bukan hanya itu saja, tapi akan ada HARI 
MENETEK SEDUNIA PRIA DEWASA oleh PAYUDARA para MUSLIMAH

ini baca buktinya: http://muhammad-zainab.blogspot.com/


FATWA MENYUSUI LELAKI DEWASA!





Menyusui lelaki dewasa menurut Islam
  (by Mumin Salih)
Isu
 menyusui lelaki dewasa sedang HOT di Mesir  dan merupakan fokus media 
di sejumlah negara TImur Tengah. Ini semua  dimulai ketika Dr. Izzat 
Attya, kepala departemen Hadis Universitas  Al-Azhar, mengeluarkan FATWA
 yang mengatakan : adalah sah bagi wanita  Muslim yang bekerja untuk 
MENYUSUI KOLEGAnya untuk menghindari dosa  'khulwa' (atau 'khalwat' : 
berada disebuah ruangan dengan hanya  seseorang yang tidak se-muhrim/ada
 hubungan keluarga).

Fatwa-fatwa  serupa juga pernah dikeluarkan 
ulama-ulama di Timur Tengah, tetapi ini  pertama kalinya fatwa macam itu
 datang dari Al Azhar, institusi Islam  yang paling prestisius di dunia.

Universitas Al-Azhar

Dr.
  Attya mengerti bahwa muslimah-muslimah yang sangat taat pada agama  
mereka terpaksa harus keluar rumah dan bekerja. Negara dan masyarakat  
memaksa wanita-wanita ini untuk berbuat dosa khalwat, tanpa melakukan  
sesuatu untuk menghindarinya, katanya.

Menurut
  pakar paling terpercaya dibidang hadis ini, solusi ini memang datang  
langsung dari nabi. DI jaman Islam dulu, wanita-wanita Muslim juga  
mengalami hal yang sama dan nabi segera mengatasinya.

Ini  semuanya bermula ketika Muhamad berniat menikahi Zainab, istri anak  
angkatnya, Zaid (atas anjuran Allah, tentunya).

Abu
 Huthayfa dan  istrinya, Sahla, memiliki seorang putera angkat (budak 
yang dibebaskan)  bernama Salim. Sahla dapat berada di suatu ruangan 
dengan Salim, tanpa  mengenakan jilbabnya. Ketika Mohamad melarang 
Muslim untuk mengadopsi  anak, adopsi Salim otomatis batal sehingga ia 
kini menjadi orang asing  yang berlainan muhrim dan tidak lagi bisa 
berada di sebuah ruangan  tersendiri dengan Sahla.

Sahla mengeluh kepada Muhamad yang  memberinya solusi genius !

NABI menyuruhnya MENYUSUI  Salim (LIHAT SAJA ARTIKEL ASLINYA dan cek hadis
dibawah ini!)

Dengan
  begitu, Salim diijinkan untuk tinggal dirumahnya sebagai seorang  
putera. Namun Sahla protes: "Tetapi Salim lelaki dewasa dan berjenggot  
!"

Muhammad senyum kepadanya dan mengatakan, "Saya tahu itu."

Aisha,
  juga sangat bahagia dengan keputusan ini karena ia pun memiliki  
kesulitan mengijinkan lelaki ke dalam rumahnya untuk memenuhi kebutuhan 
 rumah tangganya. Apalagi setelah kematian Muhammad, Aisya semakin  
memerlukan flexibilitas dalam bertemu dan berbicara dengan lelaki-lelaki
  tidak semuhrim menurut Islam. Aisha JUGA SANGAT MENDUKUNG PRAKTEK  PENYUSUAN 
LELAKI DEWASA !! Ia
 mendorong puteri-puteri adik-adiknya  dan puteri-puteri 
saudara-saudaranya untuk menyusui lelaki yang  diinginkan Aisya agar 
memasuki rumahnya.

(Aisha adalah istri  kedua Muhammad yang dinikahi setelah kematian istri 
pertamanya,  Khadijah)

Muslim-muslim
 sejati memang setuju 100% dengan fatwa  ini; wong, ini merupakan 
wanti-wanti sang boss sendiri dan sudah ada  presedennya! Masalah apakah
 ini bisa diterima secara moral, tentu tidak  pernah digubris. Pokoknya 
apa kata Allah/Muhamad, itu pasti benar dan  tidak patut dipertanyakan. 
TITIK.

Ada muslim-muslim yang ingin  memperhalus dampak fatwa ini
 pada komunitas Muslim yang SHOCK. Ada yang  mengungkapkan keberatan 
tentang cara fatwa itu disampaikan kepada  masyarakat, sementara ada 
yang mencoba menjelaskan bahwa 'menyusui'  tidak selalu berarti 'kontak 
antara lelaki dan wanita.' Ini bisa berarti  bahwa seorang wanita bisa 
memasukkan susu dari teteknya ke sebuah gelas  dan memberikannya kepada 
kolega lelakinya !

Kelompok muslim  macam ini mencoba mereformasi Islam sesuai dengan cara mereka  
sendiri-sendiri dan lupa bahwa wanita tidak selalu memproduksi susu. Mayoritas  
muslim marah, malu dan menolak fatwa ini. Mereka mengatakan bahwa  Muhammad 
tidak mungkin mengijinkan hal ini.Muslim-muslim yang shock
 berat itu itu jelas  belum pernah mendengarkan cerita diatas tersebut. 
Saya pun, ketika masih  mukminin dulu hanya mendengarnya setelah saya 
dewasa. Bahkan ketika itu  saya yakin betul bahwa hadis itu pastilah 
lemah isnadnya, tentu tanpa  mengeceknya (takut menemukan kepalsuan 
Islam).

Namun ternyata  hadis itu memang SAHIH dan dilaporkan 
berkali-kali dalam hadis-hadis  Sahih Muslim, Sunan Abu Dawud dan Ibn 
Majah. Malah hadis itu telah  diselidiki sejumlah pakar paling terhormat
 seperti Ibn Taymiyya, Ibn  Hazm & Al Albani. Menolak hadis dengan 
kekuatan seperti itu sama  saja dengan menolak puasa dan sholat.

Masyarakat
 Islam dengan  sengaja dan konsisten menyembunyikan wajah burik Islam. 
Mayoritas Muslim  sama sekali tidak tahu tentang luar biasanya 
pelanggaran- pelanggaran  Muhamad atas tradisi dan moralitas Arab. Tanpa
 malu-malu, Muhamad bahkan  melanggar aturan Islamnya sendiri demi 
tercapainya agendanya.

Setelah  hebohnya kasus ini sampai membuat
 banyak orang marah, Al-Azhar mencoba  menjelaskan posisi mereka dan Dr.
 Attya dipaksa mencabut fatwanya. Dalam  pernyataannya, ia mengatakan, IA HANYA 
MENURUTI PENDAPAT OLEH  PAKAR-PAKAR ISLAM PALING TERHORMAT.
 Tetapi setelah konsultasi  panjang lebar dengan pakar-pakar Muslim, ia 
kini percaya bahwa ijin  untuk menyusui lelaki dewasa adalah sebuah 
pengecualian yang hanya  diberikan kepada istri Abu Huthayfa untuk 
mengatasi sebuah problem yang  tidak lazim, tetapi ini tidak berlaku 
bagi Muslim lain. Pernyataannya  tentu tidak menyebutkan apa yang begitu
 'tidak lazim' tentang kasus Abu  Huthayfa ini dan mengapa AISHA sendiri
 yang mendukungnya.

Pembelokan  fatwa macam ini membuat lega 
masyarakat Muslim dan media Arab karena  menurut mereka, fatwa itu tidak
 cocok dengan moralitas tinggi dan logika  yang mereka yakin dimiliki 
Islam. Sungguh konyol bahwa Muslim kesulitan  menerima kebenaran cerita 
ini, tetapi dengan mudah menelan cerita bahwa  Muhamad ber-MIRAJ naik 
BURAQ ke surga. Pemikiran Islam memang sungguh  aneh !!

Referensi Hadis:
http://www.alarabiy a.net/articles/ 2007/05/16/  34518.html
http://hadith.  al-islam. com/Display/ Disp ... 7&Rec=1798
http://hadith. al-islam. com/Display/ Disp ...  1&Rec=3379
http://hadith.  al-islam. com/Display/ Disp ... 1&Rec=3378
http://hadith. al-islam. com/Display/ Disp ...  1&Rec=3381
http://hadith.  al-islam. com/Display/ Disp ... 
1&Rec=3382(www.news.faithfreedom.org/index.  ... e&sid=1309)


--- Pada Sel, 24/8/10, ayub yahya <[email protected]> menulis:

Dari: ayub yahya <[email protected]>
Judul: Re: [proletar] Taqiya; Doktrin Halalkan Penipuan Dalam Islam
Kepada: [email protected]
Tanggal: Selasa, 24 Agustus, 2010, 7:22 PM







 



  


    
      
      
      Hah !! .. nongol satu lagi orang islam dongok di milis ini !!

apik..apik..apik !!

eh..wong muslim yang sholeh !!

kapan gw ngomongin soal lobang pantat ?? 

"SUMPAH demi ALLOH"... gw gak pernah nulis begituan

ato ente lagi belajar Taqiya ??



dasar orang beriman !!

gaya ngomongnya mirip TOA azan !!! 



--- On Tue, 8/24/10, Scheherazade Scheher <[email protected]> wrote:



 



Omongan lu sebakul,ngarti nggak nyang luomongin selama ini??



dari kemaren anda terlalu sering menulis kalimat lobang pantat ..jangan2 HOMO 
SEX pula anda ini,seperti kawan2anda yang tiap2 hari nyap2an diprol.



--- On Tue, 8/24/10, ayub yahya <[email protected]> wrote:



From: ayub yahya <[email protected]>



Subject: Re: [proletar] Taqiya; Doktrin Halalkan Penipuan Dalam Islam



To: [email protected]



Date: Tuesday, August 24, 2010, 6:49 PM



 



Ups !!.. ada yang tersinggung !!



Al-Quran dilecehin ummatnya sendiri



sorry..sorry !! kalo Al-Quran begitu ente hormatin



bisa jelasin manfaat baca Quran ??



sapah tau gw ntar ikutan ngaji.... (ngasah biji)



 



---On Tue, 8/24/10, Scheherazade Scheher <[email protected]> wrote:



 



Nyentuh Qoran saja nggak pernah,apalagi membaca dan mengkajinya nya,tapi 
omongan sebakul,sudah itu menggurui pula kamu dan agamu itu minoritas di 
NKRI,berpikirlah secara minoritas juga layak nya orang normal dan 
santun,bergaul dengan lingkungan dimana anda tinggal dengan begitu wawasan anda 
bertambah luas,jangan kayak sekarang ini mirip kecoak ngumpul makanin sisa taik.



--- On Tue, 8/24/10, ayub yahya <[email protected]> wrote:



From: ayub yahya <[email protected]>



Subject: Re: [proletar] Taqiya; Doktrin Halalkan Penipuan Dalam Islam



To: [email protected]



Date: Tuesday, August 24, 2010, 5:54 PM



 



ayat ini sahih ????



pantesan pejabat² yg disumpah dibawah Al-Quran brani korupsi...



sumpahnya negotiable banget....



ummatnya sendiri yang ngelecehin Al-Quran kan ?!



kalo ummatnya sendiri nggak menghormati Al-Quran



napa musti ummat laen harus ngormatin heh ?? ( kim mode on )



jadi 'Sumpah demi Alloh'... cuma gertakan... 



apik..apik..apik banget !!!



---On Tue, 8/24/10, siap murtad <[email protected]> wrote:



"Auwloh tidak akan mempertanyakanmu ttg apa yg tidak dapat kau penuhi dalam 
sumpahmu." Surah 5:89



"Auwloh tidak akan mempertanyakanmu kalau kau tidak memikirkan matang-matang 
sumpahmu (for thoughtlessness [vain] in your oaths), tetapi bagi kemauan dalam 
hatimu; dan IA Maha pengampun.." Surah 2:225



Sumber:  http://www.islamreview.com/articles/lying.shtml



[Non-text portions of this message have been removed]



[Non-text portions of this message have been removed]



[Non-text portions of this message have been removed]



[Non-text portions of this message have been removed]



[Non-text portions of this message have been removed]



[Non-text portions of this message have been removed]





    
     

    
    


 



  







[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke