Latih Labrador Jadi Detektif

Suatu pagi pada awal November 2005 di pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, 
setengah berlari Dewa mendatangi pintu keluar penumpang. Tugas penting sedang 
diembannya. Melacak keberadaan narkoba di antara barang-barang bawaan 
penumpang. Mengandalkan penciuman, Dewa menyisir semua barang. Tidak lama 
berselang, di depan 2 tas hitam Dewa pun berhenti mematung. Instingnya menduga 
tas itu berisi narkoba.

Saat sang empunya membawa tas keluar pelabuhan, Dewa terus menguntit. Beruntung 
rekan Dewa, petugas keamanan pelabuhan, sigap menangkap isyarat yang diberikan 
Dewa. Saat tas itu digeledah hup...tebakan Dewa sungguh jitu. Tas itu memang 
berisi 500 g kokain yang dipecah dalam 12 bungkus plastik. Berkat Dewaseekor 
labrador hitamsebuah kejahatan bisa terbongkar.

Memakai labrador sebagai anjing pelacak memang belum lazim di tanahair. Selama 
ini hanya german shepherd alias herder yang lebih banyak dipakai. Padahal, 
labrador memiliki banyak kelebihan. Bila anjing lain menggonggong selepas 
menemukan benda yang dicari, labrador justru terdiam dan hanya duduk mematung 
sembari terus mengawasi benda yang dicurigai. “Sifat itu sangat menguntungkan, 
sebab konsentrasi petugas tak terpecah lantaran suara gonggongan,” ujar Jose 
Sualang, pelatih anjing di Jakarta.

Kepintaran Dewa tidak datang begitu saja. Jose, sang pemilik, telah 
menggembleng labrador berumur 3 tahun itu selama berbulan-bulan. Di luar sifat 
asli labrador yang cerdas, setia, dan loyal, diperlukan beberapa latihan khusus 
agar ia bisa setangkas detektif sungguhan.

Siap tugas
Menurut Jose, khusus untuk labrador proses latihan cukup 10 menit. Itu lantaran 
kapasitas otak labrador terbatas. Meningkatkan waktu latihan hanya berakibat 
membuyarkan ingatan pelajaran sebelumnya.

Bila labrador tak menuruti perintah, hukuman boleh diterapkan dalam bentuk 
bentakan alias meningkatkan intonasi aba-aba dan mengeraskan tarikan pada 
rantai pengikat. Hindari pemukulan karena berakibat jatuhnya mental anjing. 
Kecerdasan tiap labrador berbeda-beda, sehingga lama latihan dasar pun 
bervariasi, berkisar 12 bulan. Menurut Rachmatdi Atmosrojo, pelatih di 
Chambaraya Dog Training Center, Jakarta, anjing yang telah menguasai duduk 
tinggal, tidak melulu dilatih di rumah.

“Sesekali ajak ke tempat ramai, seperti jalan raya atau lapangan olahraga,” 
ujarnya. Dengan begitu mental anjing terasah dan daya adaptasi meningkat. Bagi 
Rachmatdi, latihan labrador yang diterapkan Jose Sualang tergolong efektif 
lantaran memperhatikan kemampuan berpikir anjing. “Memanusiakan anjing sangat 
diperlukan demi keberhasilan latihan,” ungkapnya. Dengan ketelatenan itu, bukan 
mustahil banyak detektif labrador andal terlahir dan siap bertugas.

Beginilah cara melatih labrador
1. Sediakan benda yang paling menarik hati si anjing, seperti bola, boneka 
handuk, mainan dari kayu, atau botol plastik. Perlengkapan lain seperti rantai 
dan tali pengikat juga perlu disediakan. Latihan lebih efektif di malam hari 
sekitar pukul 6.307.00. Saat itu indera penglihatan anjing melemah dan indera 
penciuman bekerja lebih kuat.

2. Latihan dilakukan di lapangan yang jauh dari kebisingan. Bila melatih lebih 
dari 1 anjing, usahakan posisi anjing berjauhan. Pancing anjing agar mendekat 
dengan menunjukkan mainan yang disukainya. Tunjukkan itu sebagai hadiah bila 
sang anjing menuruti perintah.

3. Tepukkan tangan kiri pada paha agar ia berpindah ke samping kiri pelatih. 
Lanjutkan dengan aba-aba “go” untuk mengajaknya berjalan harmonis dengan 
pelatih. Gunakan isyarat tangan untuk memperlancar komando, seperti gerakan 
telunjuk atau tepukan tangan di paha. “Pakai perintah dalam bahasa inggris 
karena singkat dan berlaku universal,” ujar lulusan Universitas Tarumanegara 
Jakarta itu.

4. Anjing yang belum mengerti perintah “go” kerap bergeming di tempat. Karena 
itu rangsang dengan mainan, lalu acungkan ke arah moncong sembari memberikan 
aba-aba “go” dan berjalan beberapa langkah. Biarkan anjing tetap mengikuti di 
samping kiri hingga sejauh 56 m, lalu berhenti. Berikan mainan sembari 
ungkapkan pujian “good boy” untuk membesarkan mental.

5. Setelah labrador melangkah beberapa meter berikan aba-aba “sit”. Umumnya 
anjing belum mau menghentikan langkah. Ulangi perintah beberapa kali hingga ia 
mau berhenti. Kemudian tekan bagian pinggul agar anjing mau duduk. Bila 
terbukti dilaksanakan dengan sempurna jangan segan-segan memberikan pujian.

6. Anjing yang sudah duduk dengan baik siap dilatih tinggal. Ucapkan aba-aba 
“stay”. Kemudian ambil 3 langkah ke kanan menjauhi anjing. Perhatikan 
gerak-geriknya sambil menunggu reaksi. Jika sang anjing tetap bergeming, tambah 
3 langkah lagi, hingga anjing benar-benar setia dengan perintah “stay”. Ulangi 
latihan hingga anjing bersedia ditinggal lebih lama dengan jarak bertambah 
jauh. Latihan itu bisa diselingi perintah “lay” atau tiarap. Cara melatihnya 
sama dengan latihan duduk tinggal.

7. Setelah latihan dasar dikuasai, latihan lanjutan bisa dilakukan. Perintahkan 
anjing menunggui suatu lokasi tertentu seperti rumah, toko, atau gedung. “Itu 
merupakan latihan lanjutan dari perintah stay atau tinggal,” ungkap Jose. Suruh 
ia menggonggong bila ada orang asing mencurigakan.

8. Jika anjing telah mahir menjadi penjaga mulai perkenalkan bekal latihan 
menjadi detektif. Kenalkan bau kokain, morfi n, dan jenis narkoba yang lain ke 
arah indera penciuman secara rutin. Tunjukkan benda berbau itulah yang akan 
menjadi target pencarian. (Hanni Sofia)

Jumat, 10-Maret-2006, 12:24:05
© 2006 trubus





REKOMENDASI MILIS:
http://groups.yahoo.com/group/hatihatilah
http://groups.yahoo.com/group/relasimania
http://groups.yahoo.com/group/ebookmaniak
http://groups.yahoo.com/group/agromania
http://groups.yahoo.com/group/katasibijak
http://groups.yahoo.com/group/mobilemaniak
http://groups.yahoo.com/group/indogitar
http://groups.yahoo.com/group/sukasukamu
http://groups.yahoo.com/group/satuXsatu

TIPS PENCARIAN DI GOOGLE:  daftar alamat pembeli agrobisnis / agribisnis, 
daftar alamat penjual dan pembeli Indonesia dan mancanegara, diskusi dan teori 
agribisnis, cara melakukan ekspor, buah-buahan, sayur-sayuran, ternak, kebun, 
taman, tanaman, tanaman obat (herbal), mesin pengolahan, mesin pertanian, 
makanan, minuman, ikan hias, hutan, pupuk, ikan, ikan laut, benih, biji, 
kacang-kacangan, daging, rempah-rempah, budidaya, hidroponik, hortikultura, 
sapi, ayam, burung, kambing, sawit, minyak sawit, bonsai, walet, anggrek, 
minyak atsiri, udang, kayu, lada, vanili, kopi, coklat, kacang, nilam, markisa, 
durian, lebah madu, pisang, bekicot, salak, ubi kayu, jagung, karet, eksportir 
/ importir, penjual / pembeli, waralabais (pengusaha waralaba), produsen, 
wiraswasta, petani, informasi jasa, iklan produk agribisnis, informasi lowongan 
bidang agrobisnis, forum diskusi, konsultasi, daftar alamat, informasi harga, 
pertanian, perikanan, peternakan, perkebunan, kehutanan, agroindustri, agro 
indonesia. 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/agromania/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke