Serat Rami Jadi Unggulan Tekstil Serat rami akan menjadi salah satu unggulan Indonesia untuk merebut pasar tekstil internasional pascapenghapusan kuota tekstil tahun 2005 mendatang. Hal ini terjadi karena iklim di Indonesia sangat cocok untuk mengembangkan serat rami tersebut. Demikian dikatakan Menteri Perindustrian dan Perdagangan Rini MS Soewandi seusai menyerahkan bantuan empat buah mesin bagi Koperasi Pengembangan Serat Alam Indonensia (Kopserindo) di Desa Sapuran, Kecamatan Purworejo, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah (Jateng), Selasa (10/2).
Menurut Rini, serat rami sangat potensial untuk memenuhi kebutuhan bahan baku industri tekstil. Karena itu, ia mengharapkan pemerintah dapat mendorong masyarakat untuk menanam pohon rami sebanyak mungkin. Hal ini akan sangat membantu memenuhi kebutuhan bahan baku industri tekstil. Selain itu, juga bisa meningkatkan ekonomi masyarakat. Serat rami diproyeksikan menggantikan kapas yang selama ini harus diimpor dari luar negeri. Selain rami, pemerintah juga mengarahkan industri tekstil nasional untuk mengembangkan tekstil dan produk tekstil dari bahan baku poliester, sutera, dan rayon. Dalam rangka meningkatkan pengembangan dan manfaatan serat rami untuk industri tekstil tersebut, sebanyak enam perusahaan tekstil telah menandatangani nota kesepahaman dengan Kopserindo di Wonosobo. Keenam perusahaan tersebut adalah PT APAC Inti Corporation, PT Lucky Abadi, PT Bisma Putra tekstil, PT Pancaran Harapan Nusa, PT Sandra Tex ,dan PT Dawai Indah Adil. Kepala Kopserindo, Entjep Sukandar menjelaskan, koperasi yang dipimpinnya sebagai pilot proyek pemanfaatan serat rami, mempunyai kapasitas terpasang pengolahan 250 ton serat rami. Namun, saat ini bahan baku yang tersedia baru 225 ton dari hasil produksi petani Wonosobo di areal seluas 100 hektare sehingga masih ada peluang ditingkatkan sampai 200 haktare. Lebih jauh Menperindag menyebutkan, negara yang sudah lebih dulu berhasil memanfaatkan serat rami untuk industri tekstil tersebut adalah Cina, Brasil, Bangladesh, dan Filipina. Indonesia, katanya, walaupun baru mulai mengembangkan serat rami ini sejak dua tahun silam tetapi Indonesia memiliki peluang yang lebih besar jika dikembangkan secara serius. Hal ini terjadi karena di negara-negara tersebut mereka hanya bisa memanen rami dua kali setahun sedangkan di Indonesia bisa sampai lima kali setahun. Saat ini, luas budidaya agroindustri serat ramie di Indonesia termasuk di Wonosobo, hasilnya diperkirakan baru mencapai 1.023 ton. Daerah lain yang mengembangkannya adalah di Oku seluas 105 hektare yang hasilnya bisa mencapai 236 ton, Lahat 20 hektare (45 ton), Pagar Alam 20 Hektare (45 ton), Muara Enim 20 hektare (45 ton), Musi Rawas 20 hektare (45 ton), Rejang Lebong 20 hektare (45 ton), Way Kanan 20 hektare (45 ton), Lampung Utara 20 hektare (45 ton), Lampung Barat 20 hektare (45 ton), Tanggamus 20 hektare (45 ton), Toba Samosor 20 hektare (45 ton), dan Garut, Sukabumi serta Subang yang seluruhnya mencapai 50 hektare (112 ton). (M-15) Last modified: 12/2/04 Suara Pembaruan Daily REKOMENDASI MILIS: http://groups.yahoo.com/group/hatihatilah http://groups.yahoo.com/group/relasimania http://groups.yahoo.com/group/ebookmaniak http://groups.yahoo.com/group/agromania http://groups.yahoo.com/group/katasibijak http://groups.yahoo.com/group/mobilemaniak http://groups.yahoo.com/group/indogitar http://groups.yahoo.com/group/sukasukamu http://groups.yahoo.com/group/satuXsatu TIPS PENCARIAN DI GOOGLE: daftar alamat pembeli agrobisnis / agribisnis, daftar alamat penjual dan pembeli Indonesia dan mancanegara, diskusi dan teori agribisnis, cara melakukan ekspor, buah-buahan, sayur-sayuran, ternak, kebun, taman, tanaman, tanaman obat (herbal), mesin pengolahan, mesin pertanian, makanan, minuman, ikan hias, hutan, pupuk, ikan, ikan laut, benih, biji, kacang-kacangan, daging, rempah-rempah, budidaya, hidroponik, hortikultura, sapi, ayam, burung, kambing, sawit, minyak sawit, bonsai, walet, anggrek, minyak atsiri, udang, kayu, lada, vanili, kopi, coklat, kacang, nilam, markisa, durian, lebah madu, pisang, bekicot, salak, ubi kayu, jagung, karet, eksportir / importir, penjual / pembeli, waralabais (pengusaha waralaba), produsen, wiraswasta, petani, informasi jasa, iklan produk agribisnis, informasi lowongan bidang agrobisnis, forum diskusi, konsultasi, daftar alamat, informasi harga, pertanian, perikanan, peternakan, perkebunan, kehutanan, agroindustri, agro indonesia. Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/agromania/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

