Harga Kakao: ShotermSideways,  Long term  Bullish 
  Panen, GBP/USD, USD/IDR, Curah Hujan, Psikologis, Expire
        
   
Harga Kakao masih bergerak sideways dalam range yang lebar untuk jangka waktu 
pendek (Short term) dan masih akan cenderung menguat coba break level 
psikologis USD2000 per-ton untuk jangka menengah & panjang.    
  Medium & Long Term   Secara jangka panjang harga Kakao masih akan cenderung 
menguat akibat perkiraan peningkatan defisit dari supply global komoditi ini. 
Pada periode tahun 2006-2007 ini, menurut data International Cocoa 
Organisation's diperkirakan supply global mengalami penurunan mencapai 103.000 
ton, sementara data Hans Killian (analys independent) memperkirakan turunnya 
supply dalam volume yang jauh lebih besar lagi yaitu 250.000 ton. Kondisi 
tersebut disebabkan oleh turunnya produksi akibat Musim kemarau yang panjang 
(El Nino) pada semester kedua tahun 2006 lalu. 
  Dengan kondisi fundamental demikian, maka ekspektasi pasar akan lebih 
dominant bullish dan diperkirakan harga Kakao di NYBOT & ICE akan coba break 
level psikologis USD 2000 per-ton. Sementara harga Kakao di BBJ akan ke level 
Rp. 16.000 per-Kg.  
   
  Short Term   Untuk jangka pendek (shot term) harga masih akan bergerak 
sideways dalam kisaraan cukup lebar, beberapa faktor yang menjadi concern 
pelaku pasar adalah Panen, Cuaca, kurs GBP/USD, kurs USD/IDR, Expire, Data 
impor Amerika.  
  Panen, saat ini sebenarnya sudah memasuki periode musim panen Raya, sehingga 
kendati fundamental untuk jangka panjang cenderug bullish namun pelaku pasar 
berhati-hati dan sangat riskan terjadinya tekanan jual (selling pressure). 
Tekanan jual bisa semakin besar saat pelaku pasar terutama para fund tidak saja 
melakukan long liquiditing tetapi juga membuka posisi jual baru (new short) 
secara spekulatif. Panen Raya tahun ini diperkirakan tidak sperti pada 
tahun-tahun sebelumnya, sebagian besar tanaman Kakao baru mulai tumbuh tunas 
baru dan belum akan menghasil bunga & buah akibat musim kemarau yang panjang 
tahun lalu.
  Cuaca, seperti pada komoditas lainnya. Isu perubahan cuaca terutama curah 
hujan menjadi salah satu concern pelaku pasar. Kendati Tanaman Kakao merupakan 
tanaman keras yang kurang sensitive terhadap cuaca dibandingkan tanaman 
musiman, namun tanaman Kakao termasuk tanaman keras yang peka terhadap kondisi 
cuaca. Brekurangnya kelembabam tanah akibat cuaca kering akan mempengaruhi 
tanaman tersebut menghasil bunga dan bakal buah.
  Kurs GBP/USD, Volatilitas kurs mata uang poundsterling terhadap US Dollar 
juga menjadi concern pelaku pasar untuk perdagangan jangka pendek. Perkiraan 
Bank sentral Inggris (BOE) untuk menaikkan interest rate akan membuat mata uang 
poundsterling masih akan menguat terhadap US Dolllar. Hal ini akan memberi 
sentiment bullish pada Kakao NYBOT dan ICE.
  Kurs USD/IDR, Kecenderungan apresiasi mata uang Rupiah (IDR) terhadap US 
Dollar akan membuat harga Kakao BBJ tidak mingkuti trend up Kakao NYBOT secara 
proporsional. Namun demikian, volatilitas Rupiah terhadap US Dollar 
diperkirakan tidak akan cukup  signifikan mempengaruhi harga kakao, karena 
selama ini Rupiah hanya beregarak dalam range yang sempit 9.000-9.100.
  Expeire, Kontrak berjangka NYBOT untuk bulan Mei yang sudah memasuki notice 
day, dimana pada tanggal 17 April lalu merupakan first notuce day akan 
mempengaruhi transaksi kontrak berjangka BBJ. Sebab biasanya pelaku pasar akan 
mulai melikuidasi posisi beli-nya (Long liquiditing) sehingga membuat harga 
sulit bergerak naik dan cenderung mengalami tekanan jual.
   
  Prediksi & Rekomendasi  Harga Kakao, Sideways: Panen, GBP/USD, USD/IDR, Curah 
Hujan
  Panen, GBP/USD, USD/IDR, Curah Hujan, Psikologis 1900, Expire
   
      
   
  
  Harga Kakao masih bergerak sideways dalam range yang lebar untuk jangka waktu 
pendek (Short term) dan masih akan cenderung menguat coba break level 
psikologis USD2000 per-ton untuk jangka menengah & panjang. 
   
  Medium & Long Term   Secara jangka panjang harga Kakao masih akan cenderung 
menguat akibat perkiraan peningkatan defisit dari supply global komoditi ini. 
Pada periode tahun 2006-2007 ini, menurut data International Cocoa 
Organisation's diperkirakan supply global mengalami penurunan mencapai 103.000 
ton, sementara data Hans Killian (analys independent) memperkirakan turunnya 
supply dalam volume yang jauh lebih besar lagi yaitu 250.000 ton. Kondisi 
tersebut disebabkan oleh turunnya produksi akibat Musim kemarau yang panjang 
(El Nino) pada semester kedua tahun 2006 lalu. 
  Dengan kondisi fundamental demikian, maka ekspektasi pasar akan lebih 
dominant bullish dan diperkirakan harga Kakao di NYBOT & ICE akan coba break 
level psikologis USD 2000 per-ton. Sementara harga Kakao di BBJ akan ke level 
Rp. 16.000 per-Kg.  
   
  Short Term   Untuk jangka pendek (shot term) harga masih akan bergerak 
sideways dalam kisaraan cukup lebar, beberapa faktor yang menjadi concern 
pelaku pasar adalah Panen, Cuaca, kurs GBP/USD, kurs USD/IDR, Expire, Data 
impor Amerika.  
  Panen, saat ini sebenarnya sudah memasuki periode musim panen Raya, sehingga 
kendati fundamental untuk jangka panjang cenderug bullish namun pelaku pasar 
berhati-hati dan sangat riskan terjadinya tekanan jual (selling pressure). 
Tekanan jual bisa semakin besar saat pelaku pasar terutama para fund tidak saja 
melakukan long liquiditing tetapi juga membuka posisi jual baru (new short) 
secara spekulatif. Panen Raya tahun ini diperkirakan tidak sperti pada 
tahun-tahun sebelumnya, sebagian besar tanaman Kakao baru mulai tumbuh tunas 
baru dan belum akan menghasil bunga & buah akibat musim kemarau yang panjang 
tahun lalu.
  Cuaca, seperti pada komoditas lainnya. Isu perubahan cuaca terutama curah 
hujan menjadi salah satu concern pelaku pasar. Kendati Tanaman Kakao merupakan 
tanaman keras yang kurang sensitive terhadap cuaca dibandingkan tanaman 
musiman, namun tanaman Kakao termasuk tanaman keras yang peka terhadap kondisi 
cuaca. Brekurangnya kelembabam tanah akibat cuaca kering akan mempengaruhi 
tanaman tersebut menghasil bunga dan bakal buah.
  Kurs GBP/USD, Volatilitas kurs mata uang poundsterling terhadap US Dollar 
juga menjadi concern pelaku pasar untuk perdagangan jangka pendek. Perkiraan 
Bank sentral Inggris (BOE) untuk menaikkan interest rate akan membuat mata uang 
poundsterling masih akan menguat terhadap US Dolllar. Hal ini akan memberi 
sentiment bullish pada Kakao NYBOT dan ICE.
  Kurs USD/IDR, Kecenderungan apresiasi mata uang Rupiah (IDR) terhadap US 
Dollar akan membuat harga Kakao BBJ tidak mingkuti trend up Kakao NYBOT secara 
proporsional. Namun demikian, volatilitas Rupiah terhadap US Dollar 
diperkirakan tidak akan cukup  signifikan mempengaruhi harga kakao, karena 
selama ini Rupiah hanya beregarak dalam range yang sempit 9.000-9.100.
  Expeire, Kontrak berjangka NYBOT untuk bulan Mei yang sudah memasuki notice 
day, dimana pada tanggal 17 April lalu merupakan first notuce day akan 
mempengaruhi transaksi kontrak berjangka BBJ. Sebab biasanya pelaku pasar akan 
mulai melikuidasi posisi beli-nya (Long liquiditing) sehingga membuat harga 
sulit bergerak naik dan cenderung mengalami tekanan jual.
     
Technically  Kita menggunakan data harga harian Cocoa NYBOT sebagai base data 
analisa teknikal, dimana Indikator trend: MACD  masih menunjukkan trend bullis, 
namun Parabolic SAR  mengisyarakatkan Sell. Demikian halnya, Indikator 
momentum: Stochastik & RSI menunjukkan potensi untuk Menguat. Support level: 
strong 1850/40 kemudian 1816/10. Resistance level 1900 kemudian 1925. 
   ________________________
  Penulis: Dedi Darmawan, Analys PT. Platon Niaga Berjanga 
  ________________________
  DISCLAIMER 
  Segala keputusan yang diambil (transaksi) menjadi tanggungjawab pelaku pasar 
(investor). Prakiraan ini dimaksudkan hanya sebagai informasi dan salah satu 
referensi bagi pelaku pasar,  Kami baik individual maupun institu tidak 
bertanggungjawab atas keputusan yang diambil. Prakiraan mungkin akan berbeda 
dengan kenyataannya, tergantung perubahan kondisi & informasi terbaru, terlebih 
lagi  bila ada faktor X yang mengguncang pasar
     
  Technically  Kita menggunakan data harga harian Cocoa NYBOT sebagai base data 
analisa teknikal, dimana Indikator trend: MACD  masih menunjukkan trend bullis, 
namun Parabolic SAR  mengisyarakatkan Sell. Demikian halnya, Indikator 
momentum: Stochastik & RSI menunjukkan potensi untuk Menguat. Support level: 
strong 1850/40 kemudian 1816/10. Resistance level 1900 kemudian 1925. 
   ________________________
  Penulis: Dedi Darmawan, Analys PT. Platon Niaga Berjanga 
  ________________________
  DISCLAIMER 
  Segala keputusan yang diambil (transaksi) menjadi tanggungjawab pelaku pasar 
(investor). Prakiraan ini dimaksudkan hanya sebagai informasi dan salah satu 
referensi bagi pelaku pasar,  Kami baik individual maupun institu tidak 
bertanggungjawab atas keputusan yang diambil. Prakiraan mungkin akan berbeda 
dengan kenyataannya, tergantung perubahan kondisi & informasi terbaru, terlebih 
lagi  bila ada faktor X yang mengguncang pasar.


Sumber: Binis Indonesia, 03 Mei 2007

       
---------------------------------
Ahhh...imagining that irresistible "new car" smell?
 Check outnew cars at Yahoo! Autos.

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke