salam.

nama saya yohan. mohon langsung di hapus jika email ini mengganggu.

saya ingin bertanya kepada rekan-rekan yang paham tentang tanaman 
obat.

ketika saya kecil, ayah saya mempunyai usaha perkebunan tanaman obat 
kecil-kecilan.
tanaman ini dalam bahasa jawa disebut DLINGU, tapi saya tidak tahu 
apa nama latin, ataupun apakah ada nama dlam bahasa indonesianya.

DLINGU ini adalah jenis tanaman yang mirip jenis rhizoma. DLINGU 
akan tumbuh lebih baik (dalam arti akarnya akan cepat besar) jika 
hidup di tanam yang terus menerus tergenang air.
ayah saya dulu menanamnya di sawah pinggir sungai, jadi tidak ada 
masalah dengan pasokan air, aman dan selalu terendam ^_^

DLINGU mempunyai bau khas yang segar. baunya unik dan saya suka. 
daun dlingu mirip seperti daun pandan, dengan tinggi sekitar 40-50 
cm dari atas prmukaan air. tumbuhan ini jika ditanam yang tampak 
dari atas hanya daunnya saja, sedangkan akarnya terendam air.
akar utamanya besar dan panjang, mirip lengkuas (laos), tapi lebih 
empuk jika dibandingkan dengan kulit luar lengkuas. warnanya juga 
mirip. bedanya, jika akar lengkuas itu kecil2, maka akar utama 
DLINGU berdiameter sekitar 2-3,5 cm. ada yang bercabang juga. akar 
utama dlingu juga panjang, bisa mencapai lebih dari 2 meter, tidak 
seperti lengkuas yang mungkin hanya sampai 16 cm.
selain akar utama, ada juga akar kecil2 yang mungkin adalah 
akar 'sesungguhnya dari dlingu ini di sekitar akar utamanya.

tanaman DLINGU ini bisa di kembangbiakkan dengan cara dipotong2 akar 
utamanya sekitar 20 cm, lalu ditancapkan di tanah. dengan begitu 
saja akan tumbuh tanaman dlingu baru.

ayah saya dulu menjual dlingu ini ke pedagang obat di bandung. yang 
dijual adalah akarnya.

akar utama dlingu dibersihkan dari daun dan akar kecil2nya. lalu 
dipotong2 pendek sekitar 4-5 cm. akar yang telah dipotong di jemur 
dibawah sinar matahari, dan setelah kering di jual ke pedagang obat 
tersebut. konon katanya, dlingu ini nanti akan dihaluskan dan 
dicampur bersama 13 jenis tanaman obat lain seperti tapak liman, 
pala hitam dsb dan dijadikan jamu tradisional untuk penyakit 
tertentu. harga 1 kg dlingu kering dulu sekitar 7.000 rupiah, tidak 
tahu berapa sekarang.

nah, saya ingin kembali mengembangkan usaha tersebut sebisa mungkin. 
masalahnya ayah saya sekarang sudah tua. saya pun sedang berada di 
luar indonesia sehingga tidak bisa bertanya kepada orang2 yang 
mungkin mengetahui tentang dlingu tersebut.

yang ingin saya tanyakan kepada rekan2, apakah kira2 rekan2 
mengetahui apa nama tanaman DLINGU yang mempunyai ciri2 di atas 
dalam bahasa indonesia atau nama latinnya? saya sudah berusaha 
mencari di berbagai literatur dengan nama dligu (nama dalam bahasa 
Jawa) tapi tidak dapat menemukannya.

mohon bantuan teman2 yang sudi membagikan ilmunya ke saya.

terima kasih, yoroshiku onegai itashimasu.

best regards, 

wahyono yohan tri

Kirim email ke