Salam sehat dan smart,
Senin yang indah ini sengaja saya kirimkan kembali  surat  terbuka dari sahabat 
saya 
semoga bermanfaat untuk kita semua.Email ini dari mas Mugi Subagyo (terima 
kasih mas Mugi)

PESAN KECIL UNTUK NING “MAHKOTA DEWA” HARMANTO
Keberhasilan Mahkota Dewa menapak di posisi lebih tinggi, sudah pasti disambut
 tamparan angin yang semakin giat usahanya menghempas. Semoga hal ini disadari 
“para pembuat keputusan” di Mahkota Dewa; siapapun orang tersebut. Sehingga 
mereka mampu arif menyikapi berita miring yang datang seperti ombak di
 pantai: terus menerus.
 
Dengan niat putih, penulis bermaksud memberikan sumbang saran berupa pesan 
kecil ini. Semoga pemahaman penulis yang didapat dari sudut pandang di luar 
siklus kerumitan prahara, mampu bicara tanpa menggores luka pikiran kedua 
pihak, juga tak bermaksud mendua.
 
Lembu punya Susu, Sapi punya Nama
 
Sadarkah Kita, bahwa susu yang Kita minum, sebenarnya susu Lembu, bukan susu 
Sapi? Baik susu dalam kemasan kaleng, plastik, sachet; cair atau bubuk, itu 
adalah susu dari lembu bukan sapi! Perbedaan kedua hewan ini sangat jelas, 
dimana sapi memiliki sebuah punuk, sedang lembu tidak.. Tidak bisa disamakan, 
seperti juga Onta dengan Lama, Kuda dengan Keledai, Kelinci dengan Marmut, dan 
banyak lagi. Sapi adalah hewan yang biasanya digunakan untuk acara Qurban di 
Hari Raya Idul Adha. Sapi tidak memiliki produksi susu berlimpah seperti halnya 
lembu. Namun Kita sudah terbiasa dicekoki sejak kecil bahwa susu yang Kita minum
 adalah susu sapi.
 
Bila Mahkota Dewa diibaratkan seekor lembu (ini ibarat lho! Karena saya yakin 
bentuk fisik pasti beda! He..he..hee. .), Dia mampu memproduksi produk-produk 
bermanfaat. Kemudian Sapi datang, lengkap dengan propaganda bertameng 
perlindungan konsumen atau rakyat, yang menyeret pemirsa untuk meyakini bahwa 
si Lembu bersalah, dan Sapi dengan “kebenaran”nya naik daun dengan mendompleng 
ketenaran si Lembu.
 
Lantas, perlukah membuang biaya yang tidak sedikit untuk mengadakan acara 
seperti “jumpa pers” atau semacam itu, hanya untuk menanggapi berita miring? 
Lalu membiarkan si Sapi ikut tenar, kemudian mengambil keuntungan dari maksud 
tersembunyi lainnya? Memang, Kita perlu mengambil tindakan preventif, tapi 
pikirkan dahulu tiap tindakan yang akan dilakukan! Apakah tindakan tersebut 
justru yang diinginkan oleh Sapi
 
Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM)
 
Kini BPOM berdiri sendiri, dimana sebelumnya berada
 di bawah Departemen Kesehatan RI. Badan milik pemerintah ini termasuk berani 
dan tegas, seperti ditunjukkan dengan sikapnya menolak produk dari negeri China 
yang teridentifikasi mengandung bahan berbahaya. BPOM memiliki kewenangan penuh 
untuk produk-produk makanan, kosmetik, obat-obatan (tradisional atau Suplemen). 
Artinya, jika produk yang Kita ciptakan sudah mendapat “Ijin Edar” dari BPOM, 
maka produk tersebut layak dikonsumsi, terlebih lagi kenyataan di lapangan 
membuktikan khasiatnya telah menolong banyak orang.
 
Menengok Sejarah
 
Penyair Jerman: Goethe pernah berkata bahwa “orang yang tidak dapat belajar 
dari masa tiga ribu tahun, berarti Dia tidak memanfaatkan akalnya”. Memang 
hidup Kita di planet ini tidak lebih dari beberapa tahun saja, namun bila Kita 
mau menengok ke belakang melihat sejarah manusia, maka sejarah umat manusia 
adalah juga sejarah diri Kita. Dengan kata lain, Kita dapat mengambil tindakan 
dengan data sejarah
 yang Kita miliki.
 
Tidak perlu Kita berikan si Sapi sebuah tamparan kebenaran yang keras, cukup 
Kita tuntun untuk melihat kebenaran. Semakin Kita keras memberikan perlawanan 
meski itu benar, maka semakin keras badai yang Kita tuai dari angin yang Kita 
tabur. 
 
Sejarah juga yang mengatakan bahwa orang-orang yang keras menentang, bila 
dituntun melihat kebenaran, maka Mereka justru yang akan berada di garis 
terdepan dan paling berani di pihak Kita. Seperti penentang Nabi Muhammad SAW 
yang menjadi pengikut dan pendukung setia, atau Paulus seorang pemimpin tentara 
Romawi yang menentang Yesus, kemudian berbalik mendukungnya, bahkan menjadi 
seorang Paus.
 
Alangkah bijaknya bila Kita terus melangkah dengan produksi dan terus 
memberikan pemahaman terhadap pemirsa, tentang manfaat dari produk tersebut. 
Sementara itu juga Kita siapkan hal-hal pendukung seperti hasil penelitian juga 
dokumen lain yang diperlukan, termasuk dari badan pemerintah
 yang berwenang, guna kita berikan saat Sapi lain memerlukan deskrifsi atau 
klarifikasi.
 
Tidak ada untungnya Kita ikut masuk dalam permainan Mereka (para sapi). Lembu 
tetaplah Lembu, yang senantiasa berproduksi. 
 
Skeptis itu  baik
 
Skeptis adalah sikap yang mempertanyakan suatu berita yang dilihat atau 
didengar. Seorang yang skeptis tidak mudah mempercayai sesuatu bila belum 
diperiksa atau diteliti kebenarannya. Meski kebenaran itu sendiri absurd, namun 
penganut skeptisisme akan meyakini kebenaran yang diterimanya.
 
Sikap ini baik buat Mereka, begitu pula untuk pihak yang berbenturan dengannya. 
Sikap mempertanyakan sesuatu, akan membuat pihak di seberangnya menjadi lebih 
peduli untuk mempersiapkan diri menjadi lebih baik lagi.
 
Anggap saja pertanyaan dan kritikan mereka adalah sebuah saran atau nasihat. 
Sehingga langkah selanjutnya dapat Kita lakukan lebih baik lagi. Bukankah lebih 
baik punya penasihat yang
 tidak perlu Kita bayar? Bahkan jawaban dari pertanyaan mereka-pun sebenarnya 
bisa Kita berikan dalam bentuk iklan atau promosi.
 
Demikian sedikit pesan dari penulis yang juga menyadari banyak kelemahan 
dimiliki, berharap penulis lain di milis ini ikut andil memberikan masukan 
berkenaan dengan “berita miring” yang menimpa Mahkota Dewa, juga membuka 
selebar-lebarnya pintu kritik & Saran atas “pesan kecil” ini.
 
Semoga Berbahagia
 
Mugi Subagyo
NB : Mbak Ning… Ada beberapa saran (bersifat teknis) yang akan saya sampaikan 
di lain waktu, sehubungan dengan tehnik pemasaran produk-produk Mahkota Dewa 
atau Klinik Ning Harmanto.

Salam hormat

Ning Harmanto
Bakul jamu dan penulis buku

    
 
    
  

    
    



























      
____________________________________________________________________________________
Check out the hottest 2008 models today at Yahoo! Autos.
http://autos.yahoo.com/new_cars.html

[Non-text portions of this message have been removed]



www.tangandiatas.com
Bergabunglah di TDA 11 Digit Club. 
The REAL TDA Challenge!

Hari beriklan hanya pada hari SENIN, cantumkan kata "IKLAN" pada subject-nya. 
Yahoo! Groups Links



 







      Pinpoint customers who are looking for what you sell. 







      Catch up on fall's hot new shows on Yahoo! TV.  Watch previews, get 
listings, and more!







      
____________________________________________________________________________________
Fussy? Opinionated? Impossible to please? Perfect.  Join Yahoo!'s user panel 
and lay it on us. http://surveylink.yahoo.com/gmrs/yahoo_panel_invite.asp?a=7 


[Non-text portions of this message have been removed]



DAFTAR JADI ANGGOTA MILIS AGROMANIA:
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Posting Pesan: [email protected]
Kontak Moderator: [EMAIL PROTECTED]
SMS Moderator: 0811-18-5929

TIPS PENCARIAN DI GOOGLE:  daftar alamat pembeli agrobisnis / agribisnis, 
daftar alamat penjual dan pembeli Indonesia dan mancanegara, diskusi dan teori 
agribisnis, cara melakukan ekspor, buah-buahan, sayur-sayuran, ternak, kebun, 
taman, tanaman, tanaman obat (herbal), mesin pengolahan, mesin pertanian, 
makanan, minuman, ikan hias, hutan, pupuk, ikan, ikan laut, benih, biji, 
kacang-kacangan, daging, rempah-rempah, budidaya, hidroponik, hortikultura, 
sapi, ayam, burung, kambing, sawit, minyak sawit, bonsai, walet, anggrek, 
minyak atsiri, udang, kayu, lada, vanili, kopi, coklat, kacang, nilam, markisa, 
durian, lebah madu, pisang, bekicot, salak, ubi kayu, jagung, karet, eksportir 
/ importir, penjual / pembeli, waralabais (pengusaha waralaba), produsen, 
wiraswasta, petani, informasi jasa, iklan produk agribisnis, informasi lowongan 
bidang agrobisnis, forum diskusi, konsultasi, daftar alamat, informasi harga, 
pertanian, perikanan, peternakan, perkebunan, kehutanan, agroindustri, agro 
indonesia. 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/agromania/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/agromania/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke