Walet, burung layang yang satu ini memang memiliki nilai yang sangat tinggi. 
Sarangnya banyak diincar orang karena harganya yang fantastik. Bahkan, orang 
pun rela untuk membangun rumah walet dengan investasi yang tinggi untuk 
mendapatkan sarangnya.

Namun sayangnya, pembangunan rumah walet yang kian menjamur tidak dibarengi 
dengan produktivitas walet yang tinggi. Banyak faktor yang bisa menyebabkan hal 
itu terjadi. Misal, kekuranganpahaman para pembudidaya walet dalam 
memerhitungkan konsep dasar pembuatan rumah walet.

Mengatasi rumah walet kosong
Pada dasarnya, memang tidak mudah memikat walet masuk ke rumah baru. Bahkan, 
ada salah seorang pembudidaya walet yang telah lima tahun membangun rumah 
walet, rumah tersebut tetaplah kosong. Padahal, habitat mikro rumah tersebut 
sudah memadai dan perlengkapan yang menunjang pun telah dioperasikan dengan 
baik.

Salah satu cara yang paling efektif untuk mengatasi rumah walet kosong adalah 
dengan melakukan pemasangan tweeter di tempat yang tepat. Tweeter adalah 
speaker yang bekerja pada frekuensi tinggi.

Umumnya, di rumah walet terdapat dua sumber suara, yakni external sound dan 
internal sound. External sound biasanya ditempatkan di atas bumbung (wuwungan) 
dan di lubang masuk burung. Sedangkan internal sound biasanya ditempatkan pada 
roving room dan nesting plank. 

Untuk memanggil walet yang berada di kejauhan, dapat menggunakan super external 
caller atau hexagonal tweeter. Hexagonal tweeter ini terdiri atas enam tweeter. 
Dengan demikian, suara yang keluar akan sangat keras, sehingga burung-burung 
walet yang sedang terbang di kejauhan dapat mendengarnya. Penggunaan hexagonal 
tweeter ini sangat efektif untuk memanggil hingga radius 500 m.

Diusahakan, agar semua tweeter menghadap ke arah lubang masuk burung. Dengan 
demikian, walet yang telah masuk ke dalam ruangan, akan terus mencari sumber 
suara dan menjelelajahi seluruh ruangan. Kesalahan dalam penataan tweeter 
justru akan mengakibatkan walet hanya keluar masuk tanpa menginap di ruangan 
atau rumah walet.

Lubang masuk burung
Lubang masuk burung memang merupakan salah satu faktor penting dalam membuat 
rumah walet. Karena melalui lubang masuk itulah walet-walet bisa mengetahui dan 
menempati rumahnya yang baru.

Hal pertama yang perlu diperhatikan dalam membuat lubang masuk walet adalah 
mengetahui arus terbangnya. Pasalnya, walet memiliki sifat yang unik dan 
khusus, yakni hidup secara berkoloni dan terbang ke satu arah yang tetap. Oleh 
karena itu, jika ruangan walet tidak ditata sesuai dengan arus putar atau arus 
terbang walet, populasinya tidak akan maksimal.

Lantas bagaimana dengan penempatan lubang masuk walet yang tepat? Jika rumah 
walet Anda berukuran lebar delapan meter dan roving area berukuran minimum 4 x 
8 meter, lubang masuk burung dapat ditempatkan di tengah dengan jarak dari 
plafon 40 cm. Sebaiknya, jarak lubang masuk dari plafon tidak melebihi 40 cm 
apabila nesting plank atau tempat bersarang lebarnya hanya 20 cm. Hal ini 
dimaksudkan agar cahaya yang masuk melalui lubang masuk walet tidak banyak 
membias ke nesting plank.

Ukuran lubang masuk walet dapat disesuaikan dengan populasi walet yang ada di 
rumah tersebut. Untuk rumah yang baru, disarankan lubang masuknya minimum 
berukuran 40 x 60 cm. Lubang masuk yang paling efektif untuk memikat walet 
adalah menghadap ke arah jalan pulang walet.

Namun, jika di rumah walet tersebut terdapat rumah walet lainnya yang telah 
berhasil membudidayakan walet, sebaiknya arah lubang masuk walet dibuat meniru 
rumah walet sebelumnya.

Cara mengatasi rumah walet kosong dan penempatan lubang masuk walet yang tepat 
ini diungkapkan A. Hendri Mulia, SE., CMA dalam buku Strategi Jitu Memikat 
Walet yang diterbitkan oleh AgroMedia Pustaka. Melalui buku ini, Hendri juga 
mengungkapkan cara membuat seluruh ruangan dihuni walet, tip memacu walet 
membuat sarang, dan teknik memikat walet dengan suara tiruan.



www.agromedia.net


********************************************************************
INFO!! Telah beredar CD Direktori Penjual dan Pembeli Agro Indonesia Edisi 
2007-2008. ISI CD: Daftar Penjual dan Pembeli Indonesia di bidang Agrobisnis 
(Pertanian, Perikanan, Peternakan, Perkebunan, Pertamanan, Kehutanan, Agro 
Industri). RINCIAN DATA: Nama Perusahaan, Nama Direktur, Kontak Person, Jumlah 
Karyawan, Alamat, Propinsi, Kode Pos, No.Ponsel, Telepon, Faks, Email, Kategori 
Bisnis, Status Bisnis, Indeks Komoditi, Range Harga, FOB, Tipe Bisnis 
(importer, eksporter, supplier, trading, produsen), Tahun Berdiri, Rencana 
Bisnis, Deskripsi Perusahaan. JUMLAH DATA: 5.300 data (kalau dicetak dalam 
bentuk buku = 4255 halaman). HARGA CD: Rp 250.000,- (Dua Ratus Lima Puluh Ribu 
Rupiah).

CARA PEMBELIAN: Cara Pembelian dapat dilakukan dengan salah satu cara berikut: 
CARA 1: Datang langsung ke Kantor Agromania (jam kerja, Senin s/d Sabtu kecuali 
hari libur). CARA 2: Minta diantar/dikirim dengan tambahan ongkos antar/kirim 
Rp 10.000 – Rp 15.000,- (Jakarta dsk) dan Rp 20.000,- (luar Jakarta).

CARA PEMBAYARAN: Pembayaran dapat dilakukan secara langsung atau melalui 
transfer ditujukan ke Bank BCA Cbg Warung Buncit dengan nomor rekening 
552-021-30-33. Setelah melakukan transfer Anda diharapkan mengirim konfirmasi 
melalui SMS ke : 0811-185-929 dengan menyebutkan jumlah dan tanggal transfer.

AGROMANIA (online sejak 1 Agustus 2000)
Jl.Jambu No.53, Pejaten Barat 2, Jakarta Selatan 12510
INFO: SMS 0811-185-929, EMAIL: [EMAIL PROTECTED]
MILIS: http://groups.yahoo.com/group/agromania
********************************************************************



DAFTAR JADI ANGGOTA MILIS AGROMANIA:
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Posting Pesan: [email protected]
Kontak Moderator: [EMAIL PROTECTED]
SMS Moderator: 0811-18-5929

TIPS PENCARIAN DI GOOGLE:  daftar alamat pembeli agrobisnis / agribisnis, 
daftar alamat penjual dan pembeli Indonesia dan mancanegara, diskusi dan teori 
agribisnis, cara melakukan ekspor, buah-buahan, sayur-sayuran, ternak, kebun, 
taman, tanaman, tanaman obat (herbal), mesin pengolahan, mesin pertanian, 
makanan, minuman, ikan hias, hutan, pupuk, ikan, ikan laut, benih, biji, 
kacang-kacangan, daging, rempah-rempah, budidaya, hidroponik, hortikultura, 
sapi, ayam, burung, kambing, sawit, minyak sawit, bonsai, walet, anggrek, 
minyak atsiri, udang, kayu, lada, vanili, kopi, coklat, kacang, nilam, markisa, 
durian, lebah madu, pisang, bekicot, salak, ubi kayu, jagung, karet, eksportir 
/ importir, penjual / pembeli, waralabais (pengusaha waralaba), produsen, 
wiraswasta, petani, informasi jasa, iklan produk agribisnis, informasi lowongan 
bidang agrobisnis, forum diskusi, konsultasi, daftar alamat, informasi harga, 
pertanian, perikanan, peternakan, perkebunan, kehutanan, agroindustri, agro 
indonesia. 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/agromania/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/agromania/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke