Tentang kerja sama kapulaga yang pak bambang tawarkan. Setau saya semula ditemukan tumbuh alamiah di daerah Pegunungan Malabar, pantai barat India. Karena laku di pasar dunia, kemudian banyak ditanam di Sri Lanka, Thailand, dan Guatemala. Di Indonesia mulai dibudidayakan sejak 1986. Dalam perdagangan kemudian ditawarkan juga varietas kapulaga lain dari pegunungan tinggi Mysore (India) yang buah lonjongnya lebih membulat, dan lebih disukai karena lebih sedap. Berbeda dengan kapulaga Malabar yang tandan bunganya merayap, tandan bunga kapulaga Mysore tumbuh tegak. Dari Sri Lanka ditawarkan Elettaria cadamomum var. major sebagai Ceylon cardamom. Buahnya lebih lebar dan pipih daripada kapulaga Malabar, E. cardamomum var. minor. Dari Thailand, kemudian juga ditawarkan Siamese cardamom yang masih sejenis dengan kapulaga Indonesia , Amomum cardamomum.
Dan tumbuhan kapulaga ini tergolong dalam herba dan membentuk rumpun, sosoknya seperti tumbuhan jahe, dan dapat mencapai ketinggian 2-3 meter dan tumbuh di hutan-hutan yang masih lebat. Kapulaga hidup subur di ketinggian 200-1.000 meter di atas permukaan laut. Awalnya memang hidup liar, namun kini kapulaga dibudidayakan sebagai tanaman rempah. Tumbuhan berbatang basah ini memiliki batang berpelepah daun yang membalut batangnya. Letak daunnya berseling-seling. Bunga tumbuhan ini tersusun dalam tandan yang keluar dari rimpangnya. Buahnya berbentuk bulat telur, berbulu, dan berwarna kuning kelabu. Buahnya berkumpul dalam tandan kecil dan pendek. Bila masak, buahnya akan pecah dan membelah berdasarkan ruang-ruangnya. Di dalamnya terdapat biji yang berbentuk bulat telur memanjang Jadi mungkin kapulaga ini juga cocok untuk ditanam di daerah dataran rendah yang panas. Saya sendiri ada tanah peninggalan orang tua yang letaknya di Hamahera Barat. Tepatnya di Kecamatan Jailolo akelamo. Apa memungkinkan kalo bapak bisa bekerja sama dengan saya? Atau saya harus membeli bibit kapulaga sendiri? Atau saya hanya menyediakan lahan untuk ditanami dan mengelolanya saja? Secara geografis tanah di Jailolo akelamo subur karena sejarahnya Asal kata “Akelamo” sendiri berasal dari bahasa Ternate yang berarti “Air Besar atau Sungai Besar” dan Kao adalah nama teluk dimana sungai ini bermuara. Desa Akelamo Kao merupakan desa yang terletak di pinggir teluk Kao dengan luas wilayah. Kondisi tanah di desa Akelamo Kao tergolong tanah yang subur dengan potensi alam yang melimpah seperti tambang, laut dan lahan pertanian yang luas. Mohon Info berikutnya kalo memang bisa bekerja sama lalu bagaimana? Thanks. ******************************************* DICARI: MITRA KERJASAMA Dalam upaya mengembangkan Agromania, kami secara terus mencari mitra kerja yang punya ide, usaha dan modal untuk mengembangkan AGROMANIA dalam berbagai bentuk bidang usaha (non-online) di bidang Agrobisnis. Misalnya, menerbitkan majalajah/tabloid/bulletin, mendirikan usaha pemasaran komoditi Agro, mengadakan usaha pelatihan Agrobisnis, dan berbagai bidang usaha yang kami yakin akan sangat menguntungkan. Jika ada yang berminat, silahkan hubungi kami dengan mengajukan ide dan bentuk kerjasama yang diinginkan untuk kami pertimbangkan. AGROMANIA (online sejak 1 Agustus 2000) SMS: 0 8 1 1 1 8 5 9 2 9, EMAIL: [EMAIL PROTECTED] MILIS: http://groups.yahoo.com/group/agromania AKTIVITAS: http://ph.groups.yahoo.com/group/agromania/photos ALAMAT: Jl.Jambu No.53, Pejaten Barat 2, Jaksel 12510 *******************************************

