terima kasih,
Optimis,Mental kuat,Cerdas membaca pasar sama dengan orang yang terlilit dlm
sebuah kesulitan/orang yang memandang jelek pada sesuatu menjadi sebuah usaha
yang menguntungkan,Untuk teman teman pemerhati,penghobi,pedagang,petani
anthurium anda tdk perlu berkecil hati ,masih banyak yang bisa anda lakukan tdk
perlu menyalahkan apapun atau siapapun,Kita semua masih merasakan bahwa
anthurium saat ini tetap ada permintaan yang tinggi walaupun harga sdh
terkoreksi, terbukti dengan 1 contoh saja stand pameran di lap.Banteng sdh
terpesan semua.Masih banyak EO pameran tanaman hias yang sampai sungkan menolak
peserta karena sudah penuh,masih banyak pedagang yang berebut ikut pameran,tdk
murah bayar stand,tdk murah bayar pekerja,tdk murah transport dan akomodasi
lainnya,tetapi mengapa berebut cari stand ?karena anthurium memang masih
menguntungkan ,karena permintaan konsumen masih tinggi,inilah konsumen konsumen
cerdas yang memanfaatkan harga anthurium yang terkoreksi,.Seperti 3-4
tahun yang lalu harga anthurium rendah ,mereka beli trus dipelihara dan pada
waktu boom mereka jual,keuntungan yang sangat fantastis,pada waktu boom semakin
banyak yang beli ,dapatkah mereka keuntungan?dapat tapi tdk sebesar teman yang
membeli anthurium pada waktu anthurium berharga normal dan kemungkina mendapat
kerugian .demikian apa yang menjadi pemikiran saya dan sdh saya lalui dengan
suka dan dukanya.semua usaha pasti ada yang untung ada yang rugi ,itu hal
biasa,dan tdk ada seorangpun yang menjamin pasti untung atau pasti rugi. BEJO
CILOKO LORO KEPENAK IKU SOKO AWAKMU DEWE
matur nuwun
totok
Han Da <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Salam sukses...
Diskusi yang menarik. Terima kasih atas responnya. Saya tidak menutupi fakta
bahwa banyak "PEDAGANG" dan "HOBIIS" maupun "KOLEKTOR" yang merasakan nikmatnya
untung dari bisnis Anthurium pada umumnya. Komentar saya sejak awal adalah agar
kita semua hati-hati, karena kalau mau jujur, "BANYAK JUGA" pihak-pihak yang
menanamkan dananya di bisnis Anthurium "RUGI BESAR-BESARAN", kalau mau bukti
saya bisa tunjukkan buktinya. Salah satunya di sebuah desa di kota Batu -
Malang, sekitar 1 tahun yang lalu banyak warga yang membangun semacam mini
greenhouse untuk membesarkan anthurium, mereka membeli anakan (karena saat itu
lagi booming, berdaun 1 harganya bisa 200 rb), setelah dipelihara dan mau
dijual (saat itu akhir tahun 2007) susahnya bukan main. Meski di semua tabloid
tanaman hias standart harga digembar-gemborkan masih tinggi (untuk ukuran 8 - 9
daun harganya masih 500 ribu ke atas), tapi KEMANA JUALNYA dan SIAPA YANG MAU
BELI...??? Kalau toh ada yang laku, itu kemungkinannya
kecil sekali. Akhirnya, karena butuh dana dan "kekhawatiran" para warga akan
semakin "jatuh" harga, maka anthurium di-OBRAL...! Bila ada rekan di milis yang
dekat dg kota Batu atau ada kesempatan jalan-jalan ke kota ini, maka anda akan
melihat "mini green house" yang sangat banyak, isinya "KOSONG", kayunya sudah
lapuk, tidak terurus, bahkan beberapa sudah dibongkar untuk kayu bakar akibat
langkanya minyak tanah akhir-akhir ini. Yang saya kemukakan adalah "FAKTA".
Bila ada Pameran Tanaman Hias sedang berlangsung, silakan cek harga untuk semua
jenis Anthurium, turunnya gila-gilaan. 6 bulan yang lalu berharga 5 juta,
sekarang dibandrol 1 juta (itupun masih susah laku). Silakan juga cek dan ikuti
iklan di Internet, semua pada bingung menjual Anthurium, dan pembeli sudah
jenuh. Tidak ada lagi yang pasang iklan untuk mencari Anthurium di Internet
maupun di majalah / tabloid pertanian. Jelas sudah....Supply sangat lebih besar
daripada Demand, dan hukumnya hanya satu...HARGA
TURUN...!
Bila ada pihak yang bilang kalau saat ini anthurium berdaun 5 seharga 100 rb,
kemudian 8 bulan lagi sudah berdaun 10 akan dibeli "PEDAGANG" dengan harga 120
rb, lalu kita untung 20% (wah...kalau ini benar ada, saya mau invest
besar-besaran...!), masalahnya adalah yang beli itu "PEDAGANG" yang mana...?
Tolong kasih info siapa Pedagang tsb, dimana alamatnya dan apa ada jaminan
kalau dia pasti mau beli...? Sekedar info, bulan Desember 2007 kemarin saya
terlibat dalam pengadaaan pameran tanaman hias di kota Batu bertajuk Batu Flora
Festival I, saat itu hampir separuh stand diisi oleh Pedagang Anthurium. Yang
dipamerkan gak tanggung-tanggung, harganya bisa mencapai "RATUSAN JUTA RUPIAH",
tapi,,,sekali lagi TAPI...sangat aneh dan mengenaskan, semua peserta ada
sekitar 7 peserta yang "minta potongan sewa pameran" yang seharusnya 1 jt
(untuk 10 hari) menjadi 750 ribu sd 900 ribu. Bahkan, ada satu peserta yang
ingin "ngutang" dengan jaminan meninggalkan 1 pot Jenmanii. Dan semua
peserta yang minta keringanan / potongan / ngutang adalah para Pedagang
Anthurium yang notabene dan de facto mempunyai asset RATUSAN JUTA RUPIAH.
Keluhan dari mereka hanya 1, barang tidak laku....! Semoga saja, Pedagang
Anthurium yang seperti mereka tidak banyak, sehingga masih lebih banyak
Pedagang Anthurium yang "kredibel" dan mempunyai kemampuan untuk membeli
Anthurium dari para "INVESTOR" anthurium...????!!!
Silakan anda semua menilai.
Catatan: Data dan informasi peserta pameran yang kami selenggarakan dulu masih
tersimpan rapi di komputer saya, termasuk "tunggakan" para peserta yang sampai
hari ini belum terbayar dan telah kami relakan sebagai "kerugian lain-lain".
totok budiyanto <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Salam kenal dan terima kasih anda menanggapi apa yang saya telah tulis (secara
jujur),benar apa yang dikatakan saudara Han ,high risk,high return,kalau boleh
sy tambahi kalau anda tidak mau mengambil resiko,anda akan mendapat resiko yang
lebih besar,dengan catatan pada waktu anda mau mengambil resiko anda tdk boleh
grusa grusu ,tergesa gesa semua harus dicermati untuk mengantisipasi semua yang
kemungkinan akan berlaku,kenapa tdk mengambil resiko = dapat resiko yang lbh
besar?dengan mengambil resiko yang sudah diperhitungkan cermat dan menyiapkan
solusinya semuanya akan berjalan dengan baik dan menguntungkan.karena anda ragu
ragu ya / tdk ,setelah apa yang anda cermati itu berjalan baik sementara pd
waktu itu memutuskan untuk tdk,maka dua masalah anda dapatkan,yang 1.kecewa
/gelo karena tdk mengambil kesempatan itu,2.profit juga tdk anda
dapatkan,apakah pada waktu itu berjalan dengan baik anda tdk bisa
masuk?jawabannya bisa,tapi pada waktu anda masuk pasar sudah
berubah.untuk kasus anthurium atau tanaman lain yang jadi pokok masalah
sebenarnya ini bukan sebuah spekulasi,contoh.saat ini anda membeli jenmanii 5
daun dengan harga 100 ribu,3 bulan lagi harga jenmanii yang anda beli pada saat
pertama itu hanya sebesar 70 ribu,apakah anda rugi?jawabannya
TIDAK!KENAPA?karena setelah 3 bulan jenmanii yang anda beli bukan berdaun 5
lagi,jenmanii anda sdh berdaun 8-9,dan pada waktu itu harga 8-9 daun bukan
100ribu lagi tentunya,jenmanii dibeli pedagang 110ribu,anda sdh mendapat 10%
keuntungan,apakah keuntungan itu sepadan dengan biaya yang anda
keluarkan?jawabannya sangat menguntungkan,karena bibit utamanya hanya
membutuhkan air dan matahari yang tdk banyak,alam ini sdh memberikan secara
gratis,pupuk?bibitan tanaman tdk memerlukan biaya pupuk tinggi,banyak produk
pupuk slow release yang bisa dipakai 6-10 butir cukup untuk ditebarkan 2-3
sekali,padahal 1 sachet isinya bisa ribuan butir dan berharga
9ribu.menguntungkan bukan,dan manfaat lain
kalaupun sampi sebesar gajah jenmanii ini tdk anda jual bisa memberikan
kesegaran udara di rumah anda dan yang penting bisa buat TOMBO ATI setelah
seharian anda bekerja,demikian apa yang menjadi pemikiran saya menawarkan
anthurium kepada saudara saudara,terimakasih kepada saudara Han yang telah sudi
memberi tanggapan atas tulisan saya,mohon maaf kepada teman teman semua apabila
ada yang tdk berkenaan dengan apa yang saya tulis mohon petunjuknya.
teima kasih
totok dof107 (deffender of the faith)
************************************************
INFO! CD Direktori Bisnis Sawit (Edisi 2008 - 2009)
Telah Beredar CD Direktori Bisnis Sawit (Eds 2008-2009). Berisi daftar
permintaan / penawaran & daftar pembeli / penjual: lahan sawit, perkebunan
sawit, bibit sawit, minyak sawit, cangkang sawit, bungkil sawit, limbah sawit,
dan berbagai hal yang berhubungan dengan bisnis kelapa sawit. Harga CD Rp
200.000,- (Edisi Terbatas).Untuk info jelas, silahkan hubungi AGROMANIA.
CONTOH CD: http://ph.groups.yahoo.com/group/agromania/photos
AGROMANIA (online sejak 1 Agustus 2000)
SMS AGROMANIA: 0 8 1 1 1 8 5 9 2 9
EMAIL: [EMAIL PROTECTED]
MILIS: http://groups.yahoo.com/group/agromania
AKTIVITAS: http://ph.groups.yahoo.com/group/agromania/photos
REFERENSI: http://groups.yahoo.com/group/agromania/files/
ALAMAT: Jl.Jambu No.53, Pejaten Barat 2, Jaksel 12510
************************************************
---------------------------------
Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now.
[Non-text portions of this message have been removed]