Petani Strawberry Ciwidey, Aset Agrowisata Bandung Selatan

Ratusan petani sayuran di Kecamatan Ciwidey dan Rancabali Kabupaten
Bandung banyak yang "banting setir" menjadi petani strawberry yang
dikemas dalam bentuk wisata agro yang menjanjikan di masa mendatang.

"Kebanyakan kebun sayuran yang disulap jadi tanaman strawberry
tersebut yang terletak di pingir jalan atau yang ada akses jalannya,
dan hasilnya cukup lumayan bisa memberikan variasi untuk mendukung
wisata agro di Ciwidey ini," kata Atang (49) seorang petani
strawberry, Jumat yang mengaku sudah setahun ini menekuni tanaman
strawberry itu.

Ia menyebutkan, awalnya penanaman strawbeerry tersebut hanya
dilakukan oleh beberapa orang petani saja, namun kemudian ada yang
memberikan bibit dan cara-cara bertanam strawberry yang ternyata
cocok dengan iklim di pegunungan Ciwidey.

Untuk menarik pengunjung, para petani sengaja memberikan pelayanan
tersendiri yakni dengan mempersilahkan pengunjung untuk memetik
sendiri strawberry yang akan mereka beli. Petani setempat menjual
strawberry yang langsung dari pohonnya itu seharga Rp35.000 per
kilogram.

Selain itu para petani juga membudidayakan tanaman strawberry
tersebut untuk dijual kepada pengunjung yang menginginkan tanaman
strawberry di rumah masing-masing baik ditanam di atas pot atau pada
karung ukuran kecil.

"Biasanya hari Sabtu dan Minggu banyak pengunjung ke sini untuk
sekedar memetik strawbery atau membeli bibit strawberry, lumayan ada
peningkatan dan cukup prospektif," kata Atang.

Para petani strawberry tersebut tidak khawatir straberry mereka yang
ranum tidak laku. Pasalnya lokasi tersebut tepat berada di pinggir
jalan yang mengakses ke kawasan obyek wisata Cimanggu, Ciwalini dan
Situ Patenggang di Kecamatan Rancabali.

Selain memasang plang yang bertuliskan `Kebun Strawberry, Pembeli
Memetik Sendiri`, para petani juga menjual strawberry dari kebunnya
ke kawasan obyek wisata di sana. Namun tidak jarang juga ada yang
membeli dari Kota Bandung untuk dijual di toko-toko swalayan atau di
obyek wisata yang tersebar di Kota dan Kabupaten Bandung.

"Kami hanya menawarkan kepada wisatawan untuk menikmati suasana alam
dan buah yang alami pula, kebetulan strawberry tidak rewel
mengurusinya dan mudah sekali memeliharanya. Harganya juga masih
`orsinil` dan bersaing," kata Junaidi (40) petani strawberry di
Rancabali.

Areal yang dipakai oleh para petani untuk membudidayakan strawberry
itu bisa dilakukan di lahan sempit, namun minimal 70 tumbak hingga
150 tumbah. Bahkan beberapa petani ada yang menanam pada lahan lebih
dari 250 tumbak.

Pohon strawberry tersebut ditanam pada ratusan karung berukuran kecil
dan tersusun rapi. Kebersihan medianya juga sangat terpelihara, dan
hampir setiap hari para petani tersebut harus menyiramnya dengan
telaten.

"Saat ini belum begitu banyak berbuah, biasanya pada musim penghujan
buahnya bagus. Namun sekarangpun cukuplah untuk memenuhi permintaan
dari para pengunjung," kata Junaidi.

Mereka optimis, budidaya strawberry bisa memberikan nilai tambah
untuk penghasilan mereka. Namun demikian, mereka tidak meninggalkan
sama sekali memproduksi sayuran yang selama ini menjadi sumber
penghidupan warga di kawasan dingin di Bandung Selatan itu.

"Menanam sayuran tetap menjadi prioritas utama, sedangkan strawberry
mencoba dikembangkan dan selama ini cukup memberikan nilai tambah
bagi warga. Harga jualnyapun cukup menggairahkan," tandasnya. [TMA,
Ant].

SUMBER: GATRA
http://www.gatra.com/2005-06-11/artikel.php?id=85345

===============================================
***********************************************


UNDANGAN: Tour de Strawberry Bersama Agromania

Lagi sibuk berbisnis? Jangan bisnis melulu ah, sekali-sekali coba deh 
refresing. Bukan asal refresing, melainkan jalan2 bersama Agromania n’ the gang 
naik bus ke kebun strawberry (stroberi) di Rancabali, Ciwidey, Bandung. Konon, 
udara segar puncak gunung  di ketinggian 1628 m serta pemandangan yang asri dan 
hamparan hijau ditambah aktivitas mencicipi nikmatnya strawberry hasil petikan 
sendiri akan membuat tubuh segar dan bugar kembali.

KAPAN ACARANYA?
Hari Minggu tanggal 18 Mei 2008 dari pagi sampe malam.

BUAT APA ACARA GINIAN?
Buat refresing, nambah wawasan, saling kenal  en sekalian buat nambah-nambah 
relasi baru.

TRUS NGAPAIN AJA DI SANA?
Jalan-jalan dong. Pastinya memetik strawberry dan mencicipi nikmatnya 
strawberry langsung dari kebunnya. Trus menikmati juice strawberry dan 
belanja-belanja strawberry buat ole2 ke rumah. Dan kalau waktu memungkinkan, 
keliling-keliling melihat-lihat lokasi wisata di seputar Ciwidey yang merupakan 
kawasan wisata baru di Jawa Barat.

APA AJA YANG MESTI DIBAWA?
- Dompet berisi uang dan tanda pengenal diri (ini wajib)
- Kartu nama kalo ada (supaya bisa saling kenal sama yang lain)
- Ballpoint atau pensil (buat nyatat-nyatat kalau ada yang mesti dicatat)
- Ponsel (buat kabar-kabarin ke orang di rumah udah nyampe dimana)
- Kamera (buat mengabadikan wajah2 orang yang baru dikenal supaya nggak lupa).
- Tas plastik gulung (buat nyimpan ole2 strawberry).
- Topi (buat nyimpan strawberry kalau tasnya nggak cukup).

DARI MANA BERANGKATNYA?
Ngumpulnya di markas Agromania online,  Pejaten Barat 2 Jl. Jambu No.53, 
Jakarta Selatan. Berangkatnya jam 7 pagi (jadi yang nggak biasa bangun pagi 
kudu harus bangun pagi karena ngumpulnya sebelum jam 7 pagi).

BERAPA ONGKOSNYA?
Murah, kok. Cuma 290 ribu perak per orang udah termasuk transportasi PP, snack, 
en lunch.

TRUS, KALAU MAU DAFTAR GIMANA?
Gampang, kirim aja email ke [EMAIL PROTECTED] Bisa juga via SMS ke 0 8 1 1 1 8 
5 9 2 9. Jangan lupa untuk mencantumkan nama, alamat dan nomor telepon.

CARA BAYARNYA?
Berhubung TEMPAT TERBATAS, siapa saja yang sudah daftar harus menyetor uang 
muka paling lambat tanggal 10 Mei 2008 minimal sebesar 50% atau Rp 150.000,- ke 
Agromania melalui rekening : 552-021-30-33 Bank BCA Cbg Warung Buncit a/n Rudy 
SP atau setor langsung ke markas Agromania Online: Jl. Jambu No.53, Pejaten 
Barat 2, Jakarta Selatan 12910. Sisanya yang Rp 140.000,- dapat dilunasi paling 
lambat tanggal 14 Mei 2008. Atau kalau mau langsung bayar sebesar Rp 290.000,- 
juga boleh.

Buat yang sudah transfer, jangan lupa fax bukti transfernya ke nomor (021) 
7199660 atau kirim ke email: [EMAIL PROTECTED]

KALAU ADA YANG MAU NANNYA2, GIMANA?
Kalau ada yang mau nanya-nanya, silahkan langsung nanya di milis Agromania 
http://groups.yahoo.com/group/agromania atau via email [EMAIL PROTECTED] atau 
SMS ke 0 8 1 1 1 8 5 9 2 9.

CATATAN: Acara dapat ditunda atau dibatalkan oleh Agromania jika kondisi cuaca 
sangat tidak memungkinkan atau ada kejadian luar biasa yang tidak dapat 
ditanggulangi dalam waktu singkat. Jika pembatalan terjadi, uang yang telah 
disetorkan kepada Agromania akan dikembalikan kepada yang bersangkutan dengan 
cara seksama dan dalam tempo yang sesingkat2nya.


AGROMANIA (online sejak 1 Agustus 2000)
FAX: (021) 7199660
SMS: 0 8 1 1 1 8 5 9 2 9
EMAIL: [EMAIL PROTECTED]
MILIS: http://groups.yahoo.com/group/agromania
AKTIVITAS: http://ph.groups.yahoo.com/group/agromania/photos
REFERENSI: http://groups.yahoo.com/group/agromania/files/
ALAMAT: Jl.Jambu No.53, Pejaten Barat 2, Jakarta Selatan 12510


----0000----



Kirim email ke