tgl 20 mei yang lalu jam 8.30 malam saya menonton program Public insight di CNA singapura yang berisi mengenai perusahaan2 besar di beberapa negara asia ( china dan singapura ) yang mengembangkan energi alternatif sebagai salah satu divisi usahanya, dan salah satu perusahaan itu ( yoma strategic ) menggunakan jarak pagar sebagai energi alternatif yang dibudidayakan di myanmar seluas 100.000 ha ... itu membuat saya jadi berfikir apakah bisa di indonesia terjadi hal demikian, dimana jarak pagar itu (bagaimanapun hasilnya kelak) dikelola secara profesional dari hulu ke hilir sehingga benar2 menghasilkan, karena memang seperti yang dikatakan produktifitas jarak pagar itu sangat minim (saya juga telah melakukan survei didaerah sekitar saya)..tapi saya masih punya kepercayaan bahwa "mungkin" jarak pagar adalah alternatif yang bagus sebagai bioenergi dari pd menggunakan jagung, singkong, ato repeseed... seandainya ada perkebunan jarak pagar di daerah jawa tengah yang sudah berkembang dengan baik, saya ingin berkunjung kesana!!
################ INFO ################ AGROMANIA menerima penitipan contoh Komoditi atau produk yang akan Anda pasarkan. Syaratnya, kemasannya kecil, tahan lama, tidak berbau, dan bukan makhluk hidup. Brosur dan foto juga dapat kami terima. Silahkan kirimkan contoh komoditi Anda ke alamat kami untuk kami bantu pasarkan ke relasi dan mitra kami. AGROMANIA (online sejak 1 Agustus 2000) SMS AGROMANIA: 0 8 1 1 1 8 5 9 2 9 EMAIL: [EMAIL PROTECTED] ALAMAT: Jl.Jambu No.53, Pejaten Barat 2, Jakarta Selatan 12510 ################ #### ################ --- In [email protected], izzah engineering <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > ini akibat kebijakan tak jelas, setengah hati dalam menjalankan kebijakan, Indonesia Bisa Haaaaaaancur........ > > Han Da <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Salam sukses... > Berbagi opini aja... > Menurut saya, kalo tanah / lahan yang "subur" ditanami jarak pagar, hasilnya tidak maksimal, lebih baik ditanami dengan tanaman lain yang lebih produktif dan mempunyai nilai ekonomis tinggi. Sampai saat ini, jarak pagar yang memberikan hasil paling bagus (produktif menghasilkan buah) masih dalam taham pencarian dan penelitian. Di rumah saya jarak pagar dijadikan pagar kebun dan produktivitasnya rendah sekali. Jarak pagar, akan memberikan nilai ekonomis bila ditanam di lahan kritis (karena jarak pagar cukup tahan banting) di lahan tsb. Masalahnya, jarak pagar memang bisa hidup di lahan kritis, tapi dia bisa melakukan "dormansi", daun rontok di musim kering sehingga kembali lagi ke masalah awal,,,"Kurang Produktif", saat musim hujan saja jarak pagar memberikan buahnya. > Menurut saya, sebaiknya jarak pagar dipopulesrkan menjadi tanaman rakyat, ditanam di tepian jalan raya, jalan kampung, pinggiran aliran sungai dan lahan-lahan / tanah negara yang kosong yang tidak terurus. > Salah satu bukti nyata, saat ini di sepanjang aliran sungai Lodoyo - Tulungagung (Kabupaten Blitar - Kabupaten Tulungagung) tidak ada tanaman sama sekali (padahal 10 tahun yang lalu ditanami dengan Akasia, lalu ditebang habisssss, sekarang tandus). Lahan yang sangat panjang dan luas ini seandainya ditanami jarak pagar, pasti memberikan nilai ekonomis bagi masyarakat sekitar. Saya yakin, banyak sekali kondisi yang sama di daerah lain di Indonesia.... > Smoga ada yang berani memulai... > Kan udah di-deklarasikan..bahwa "INDONESIA BISA....!", meski slogan itu masih mengandung tanda tanya besar, karena kalimat tersebut belum lengkap, tidap memenuhi unsur berbahasa yang baik yang harus memuat Subyek, Predikat dan Obyek / Keterangan. > Bisa saja dilanjutkan: Indonesia Bisa Bubar, Indonesia Bisa Hancur, Indonesia Bisa Mati, Indonesia Bisa Rugi, Indonesia Bisa Menang, dll. Terserah mau dilanjutkan / ditambahi dengan hal apa lagi. .. > Salam sukses... > > winda <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > dear rekan2 saya tertarik untuk mencari tau perkembangan perkebunan > jarak pagar di indonesia karena sepertinya tidak mudah untk mencari > hasil panen jarak pagar, kemarin ada yang mencontak saya untuk membeli > panen jarak tapi setelah saya menghubungi beberapa rekan ( yang tidak > begitu banyak ) sampai sekarang saya belum mendapatkan jawaban bahwa > mereka akan panen, mungkin rekan2 bisa membantu saya..saya juga jadi > penasaran..pada kenyataannya jarak pagar ini tanaman yang ekonomis dan > menguntungkan tidak untuk dibudidayakan ? terima kasih, Ps. saya juga > mencari info hal yang sama untuk budidaya ricinnus comunis L > terima kasih sebelumnya > > ################ INFO ################ > AGROMANIA menerima penitipan contoh > Komoditi atau produk yang akan Anda pasarkan. > Syaratnya, kemasannya kecil, tahan lama, tidak > berbau, dan bukan makhluk hidup. Brosur dan > foto juga dapat kami terima. Silahkan kirimkan > contoh komoditi Anda ke alamat kami untuk > kami bantu pasarkan ke relasi dan mitra kami. > > AGROMANIA (online sejak 1 Agustus 2000) > SMS AGROMANIA: 0 8 1 1 1 8 5 9 2 9 > EMAIL: [EMAIL PROTECTED] > ALAMAT: Jl.Jambu No.53, Pejaten Barat 2, > Jakarta Selatan 12510 > ################ #### ################ > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > > > > > A.Yusuf Pulungan > Izzah Engineering&Trading > YM : abyuspul05 > http://izzahengineering.indonetwork.co.id > 081511748827 > Jl. Lapangan No.90 RT 05/ RW 10 Kranji > Bekasi > > --------------------------------- > Yahoo! Toolbar kini dilengkapi dengan Search Assist. Download sekarang juga. > > [Non-text portions of this message have been removed] >

