Salam sukses... Bagi umat Kristen dan Islam, terdapat istilah buah yang tercatat di dalam kitab suci dua agama terbesar di bumi ini. Buah yang saya maksud adalah Buah Fig (Kristen mengenal dengan istilah ARA, sedangkan di Islam dikenal dengan istilah Tiin - ada surat At-Tiin). Dalam kitab suci Kristen disebutkan bahwa buah inilah yang dimakan oleh Hawa lalu Adam dan daunnya digunakan sebagai "cawat" untuk menutupi aurat Adam dan Hawa (jadi...daun pohon ini merupakan penutup aurat pertama kali yang dipakai manusia... Bagi umat Hindu, tentu tidak asing bahwa Budha Gautama saat mendapatkan "Penerangan Sempurna" duduk di bawah pohon BODHI. Nah, pohon Bodhi tsb juga merupakan pohon Fig jenis hutan, umumnya dimakan burung dan monyet (bisa juga dimakan manusia), buah banyak namun berukuran relatif kecil. Di Indonesia, keberadaan buah ini masih terbatas di kalangan hobiis dan beberapa pondok pesantren. Buah Ara yang dikeringkan, seringkali menjadi oleh-oleh para jamaah Haji kita dari tanah Arab. Iklim Tropis Indonesia sebenarnya sangat cocok bagi pertumbuhan dan perkembangan tanaman ini, namun sampai saat ini belum ada yang memulai usaha ke arah komersil. Padahal, di negara Amerika sudah dimulai sejak ratusan tahun yang lalu, Australia, Perancis dan Italy bahkan sudah mengebunkannya secara luas untuk kebutuhan komersil. Namun, kenyataannya seringkali di negara-negara tsb pohon ara kurang optimal (karena ada musim dinginnya - bahkan pohon muda bisa mati saat musim dingin). Berikut beberapa jenis Ara / Tiin yang telah dikembangkan: Ini buah hasil pohon sendiri: http://i223.photobucket.com/albums/dd91/handarius/Ara/Dalam.jpg http://i223.photobucket.com/albums/dd91/handarius/Ara/DSC02229.jpg http://i223.photobucket.com/albums/dd91/handarius/Ara/DSC02242.jpg Berikut jenis-jenis lain: http://i223.photobucket.com/albums/dd91/handarius/Ara/Buah2.jpg http://i223.photobucket.com/albums/dd91/handarius/Ara/untitled15497.jpg http://i223.photobucket.com/albums/dd91/handarius/Ara/untitled4513.jpg http://i223.photobucket.com/albums/dd91/handarius/Ara/untitled4518.jpg http://i223.photobucket.com/albums/dd91/handarius/Ara/untitled5487.jpg http://i223.photobucket.com/albums/dd91/handarius/Ara/untitled5647.jpg http://i223.photobucket.com/albums/dd91/handarius/Ara/untitled8954.jpg http://i223.photobucket.com/albums/dd91/handarius/Ara/untitled56.jpg http://i223.photobucket.com/albums/dd91/handarius/Ara/untitled567.jpg http://i223.photobucket.com/albums/dd91/handarius/Ara/untitled897.jpg http://i223.photobucket.com/albums/dd91/handarius/Ara/untitled96.jpg http://i223.photobucket.com/albums/dd91/handarius/Ara/brturk1b.jpg http://i223.photobucket.com/albums/dd91/handarius/Ara/flanders1b.jpg Sejauh ini, saya sudah memulai mengebunkan di rumah, ini beberapa gambarnya: http://i223.photobucket.com/albums/dd91/handarius/Ara/DSC02246.jpg http://i223.photobucket.com/albums/dd91/handarius/Ara/DSC02250.jpg Pertumbuhan sangat bagus, cabang tumbuh subur berkat PUPUK KANDANG: http://i223.photobucket.com/albums/dd91/handarius/Ara/DSC02251.jpg http://i223.photobucket.com/albums/dd91/handarius/Ara/DSC02252.jpg Rencananya, akan mengebunkan sekitar 50 pohon dari berbagai jenis. Bagi rekan yang berminat, dapat melakukan pemesanan. Harga mulai Rp. 30.000 dan bisa kirim ke seluruh Indonesia. Ini contoh bibit yang siap kirim / jual: http://i223.photobucket.com/albums/dd91/handarius/Ara/Bibit1.jpg Media yang bagus adalah tanah yang porous (banyak pori-porinya). Pupuk yang bagus adalah pupuk kandang / kompos. Bisa juga menggunakan pupuk kimia, namun dengan dosis sesuai anjuran masing-masing merk. Tanaman membutuhkan sinar matahari yang banyak namun media / tanah tetap lembab. Bila media kering, tanaman akan melakukan "dormansi" dengan menggugurkan daun-daunnya (mirip pohon jati). Saat mendapat air, musim hujan, tanaman akan tumbuh dengan cepat dan menghasilkan buah. Tanaman ini cocok untuk daerah yang relatif panas / kering dan masih toleran dengan dataran tinggi. Semoga informasinya membantu. Salam sukses... Handa S. Jln. Mayjen Panjaitan Dalam No. 31 Malang - 65113 081 555 631 621
[Non-text portions of this message have been removed]

