Pak, tolong beri sedikit gambaran pembuatan bio-ethanol dari CPO.
 
Rgds,
Arianro
 
  _____  

From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf
Of sandi nugroho
Sent: Friday, August 08, 2008 9:50 PM
To: [EMAIL PROTECTED]
Cc: [email protected]
Subject: [agromania] Bio Ethanol
 
Dengan hormat,
    Terima kasih atas respon Bu Rini rencana kami dalam mengembangkan bio
ethanol.  Pengembangan bio ethanol dari sorgum banyak dilakukan di daerah
Amerika Latin (Brazil, Kuba dan Argentina).  Di Indonesia pengembangan bio
ethanol banyak dilakukan berbahan baku CPO dan Ubi Kayu (singkong).  Ke dua
bahan baku tsb mempunyai kelebihan dan kekurangan.  Untuk CPO, untuk dapat
dijadikan bio ethanol membutuhkan waktu yang lama (menunggu tanaman kelapa
sawit panen kurang lebih 6 tahun) serta biaya investasi yang sangat besar
(baik untuk kebun kelapa sawit maupun pabrik pengolahan kelapa sawit/PKS).
Sedangkan Singkong, walaupun tanaman musiman umur panen yang lama (9 - 12
bulan) akan menyebabkan lamanya waktu tunggu pabrik untuk dapat menghasilkan
ethanol.  Kendala yang lain jika pengembangan bio ethanol berbahan baku
singkong, berupa singkong merupakan sumber karbohidrat alternatif selain
beras.  Jadi jika dipaksa maka akan terjadi tarik menarik
antara kebutuhan pangan dengan kebutuhan ethanol.  Untuk itu kami memilih
alternatif lain yang dapat dijadikan bahan baku ethanol.
    Kami bersama-sama dengan teman-teman yang berasal dari berbagai disiplin
ilmu yaitu pertanian (agronomi, rekayasa genetik/biologi molekuler,
teknologi pengolahan hasil panen, teknologi pasca panen), teknik industri
(menejemen teknik industri), geologi (metarologi)  dan masih banyak lagi
memilih sorgun manis (sorgun bicolor) sebagai bahan baku bio ethanol.
Diharapkan pada saat kegiatan pembuatan ethanol sudah berjalan tidak akan
ada kekurangan stock baha baku.  Tidak seperti saat ini, orang berebut untuk
mendapatkan singkong baik itu untuk kebutuhan pangan maupun pembuatan bio
ethanol.
    Kendala yang kami hadapi saat ini adalah kami tidak mempunyai modal
untuk mengembangkan prototipe mesin pabrik maun kebun dalam skala komersial
karena kurangnya modal.  Kami berencana mengembangkan bio ethanol tsb di
Jawa Barat.
Jika memang ada investor yang mau membantu maka kami akan senang sekali.
Demikian informasi yang dapat kami berikan.  Atas perhatian dan
penerimaannya diucapkan banyak terima kasih.
Salam 
Sandi Nugroho
__________________________________________
|
$ AGROMANIA BUSINESS CLUB (ABC)
$ Mau Daftar? Segera Hubungi:
$ AGROMANIA (online & terpercaya sejak 1 Agustus 2000)
$ SMS: 0 8 1 1 1 8 5 9 2 9
$ EMAIL: [EMAIL PROTECTED] <mailto:infokita2%40yahoo.co.id> co.id.
$ MILIS: http://groups. <http://groups.yahoo.com/subscribe/agromania>
yahoo.com/subscribe/agromania
$ AKTIVITAS: http://ph.groups.
<http://ph.groups.yahoo.com/group/agromania/photos>
yahoo.com/group/agromania/photos
$ REFERENSI: http://groups. <http://groups.yahoo.com/group/agromania/files/>
yahoo.com/group/agromania/files/
$ ALAMAT: Jl.Jambu No.53, Pejaten Barat 2, Jaksel 12510
$ TELP/FAX: ( 0 2 1 ) 7 1 9 9 6 6 0
|_______________________________________
 


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke