Saya jadi ingat masih kecil dulu suka lihat orang memberantas tikus
di sawah. Waktu itu lubang-lubang tikus di semprot asap pakai alat
fogging seperti memberantas nyamuk demam berdarah itu. Karena lubang
dipenuhi asap maka tikus-tikus terpaksa keluar dari persembunyiannya
dan tinggal kita kejar dan bunuh.

Selain itu saya pernah membaca pengalaman lain, di pematang-pematang
sawah ditaruh potongan-potongan bambu. Tikus akan tertarik untuk
bersembunyi disitu dan esoknya kita tinggal mengoperasi bambu-bambu
itu.

Ada lagi berita lain baru-baru ini. Perayaan Agustusan yang lalu ada
seorang petani di Sulsel mendapat penghargaan dari pemerintah berkat
keberhasilannya memberantas tikus skala besar. Berkat sistemnya
daerah sekitar jadi bebas tikus. Sistemnya adalah dengan perangkap
tikus raksasa. Sekitar satu hektar sawah diberi pagar tembok keliling
dan disepanjang bagian bawah tembok diberi lubang-lubang sekitar 56
buah. Lubang itu merupakan perangkap, tikus bisa masuk tetapi tidak
bisa keluar lagi. Cara pancingannya adalah area dalam pagar tembok
itu selalu ditanami padi mendahului sawah sekitarnya. Maksudnya
ketika sawah sekitar belum mulai tanam maka perangkap raksasa itu
ditanami padi terlebih dahulu. Dengan demikian tikus hanya
mendapatkan padi di situ saja dan sudah tersedia perangkapnya.
Rincian perangkap itu tidak saya dapatkan tetapi bisalah kiranya kita
perkirakan seperti apa kira-kira. Artikel mengenai hal ini saya baca
di tabloid Sinar Tani. Saya lupa nomornya, tetapi kalau diperlukan
bisa saya cari lagi.

Demikian sekedar informasi dari saya mudah-mudahan memberi inspirasi.

Salam,
Suwarto, Tarakan.

===========================
Mitra Baru Menanti Anda di:
http://www.agromania.co.cc
(Buka TAB Direktori)
===========================


--- In [email protected], Bosduwi Bb <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> rekan2 ,,, padi saya dah umur 62 hari, kemarin malam terserang hama
tikus. di pangkal nya di 'gerogoti" tikus...ada saran atau obat apa
2yg baik ya....
> makasih banyak
>
>


Kirim email ke