Kalau di Sleman Jogjakarta, saya pernah bikin film dokumenternya, mereka memelihara burung hantu dan ular. Pemburu burung hantu dan ular adalah musuh petani, ketangkep dijamin didenda, tapi karena petaninya hampir sekampung ya bisa saja mereka kompak. Terus tikus juga bukan musuh petani, tetapi rantai produksi. Sehingga mereka tidak diburu dan dibunuh, tetapi diberi makan ketela dan kacang tanah dengan menanam ketela dan kacang tanah di sekitar tanggul sawah. Oh ya mereka ini jaringan petani organik yang wilayahnya meliputi sleman, kulon progo, bantul, boyolali dan sekitarnya.
============================== Agromania Business Club (ABC) http://www.agromania.co.cc ============================== --- In [email protected], Bosduwi Bb <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > makasih infonya pak. > kalo cara preventive nya gmn pak ? misalnya pada umur 40 an hari kita preventive/ pencegahan agar untuk hari berikutnya kita tdk kecolongan ma tikus, coz kalo dah nyerang semalem bisa2 padi kita habis.... > > > ******************************************** > Mau gabung di Agromania Business Club (ABC)? > Isi formulir di: http://www.agromania.co.cc > Informasi: 0 8 1 1 1 8 5 9 2 9 (SMS ONLY) > ******************************************** > > > > ----- Pesan Asli ---- > Dari: toto_trk <[EMAIL PROTECTED]> > Kepada: [email protected] > Terkirim: Sabtu, 20 September, 2008 22:41:05 > Topik: [agromania] Re: minta tolong hama tikus > > > Saya jadi ingat masih kecil dulu suka lihat orang memberantas tikus > di sawah. Waktu itu lubang-lubang tikus di semprot asap pakai alat > fogging seperti memberantas nyamuk demam berdarah itu. Karena lubang > dipenuhi asap maka tikus-tikus terpaksa keluar dari persembunyiannya > dan tinggal kita kejar dan bunuh. > > Selain itu saya pernah membaca pengalaman lain, di pematang- pematang > sawah ditaruh potongan-potongan bambu. Tikus akan tertarik untuk > bersembunyi disitu dan esoknya kita tinggal mengoperasi bambu-bambu > itu. > > Ada lagi berita lain baru-baru ini. Perayaan Agustusan yang lalu ada > seorang petani di Sulsel mendapat penghargaan dari pemerintah berkat > keberhasilannya memberantas tikus skala besar. Berkat sistemnya > daerah sekitar jadi bebas tikus. Sistemnya adalah dengan perangkap > tikus raksasa. Sekitar satu hektar sawah diberi pagar tembok keliling > dan disepanjang bagian bawah tembok diberi lubang-lubang sekitar 56 > buah. Lubang itu merupakan perangkap, tikus bisa masuk tetapi tidak > bisa keluar lagi.. Cara pancingannya adalah area dalam pagar tembok > itu selalu ditanami padi mendahului sawah sekitarnya. Maksudnya > ketika sawah sekitar belum mulai tanam maka perangkap raksasa itu > ditanami padi terlebih dahulu. Dengan demikian tikus hanya > mendapatkan padi di situ saja dan sudah tersedia perangkapnya. > Rincian perangkap itu tidak saya dapatkan tetapi bisalah kiranya kita > perkirakan seperti apa kira-kira. Artikel mengenai hal ini saya baca > di tabloid Sinar Tani. Saya lupa nomornya, tetapi kalau diperlukan > bisa saya cari lagi. > > Demikian sekedar informasi dari saya mudah-mudahan memberi inspirasi. > > Salam, > Suwarto, Tarakan. > > ============ ========= ====== > Mitra Baru Menanti Anda di: > http://www.agromani a.co.cc > (Buka TAB Direktori) > ============ ========= ====== > > --- In [EMAIL PROTECTED] ps.com, Bosduwi Bb <bosduwi@ > wrote: > > > > rekan2 ,,, padi saya dah umur 62 hari, kemarin malam terserang hama > tikus. di pangkal nya di 'gerogoti" tikus...ada saran atau obat apa > 2yg baik ya.... > > makasih banyak > > > > > > > > > _____________________________________________________________________ ______ > Coba emoticon dan skin keren baru, dan area teman yang luas. > Coba Y! Messenger 9 Indonesia sekarang. > http://id.messenger.yahoo.com > > [Non-text portions of this message have been removed] >

