Salam sukses..
Tahun 2006 kemarin, kakak sepupu saya cukup sukses menanam Nilam, karena 
perkembangan nampaknya cukup menjanjikan waktu itu, maka dia invest untuk 
penyulingan minyak (tidak hanya jual daun kering), namun setelah bangunan jadi, 
harga turun drastis dan akhirnya ladang Nilam dibabat, sekarang ditanami 
Belimbing Bangkok Merah. Apakah pasar Nilam saat ini membaik kembali..??? 
Sebenarnya, hal yang utama bukanlah Pelatihan / Seminar / Training budidaya, 
yang paling penting adalah "PELUANG PASAR" yang "BERKESINAMBUNGAN". Jangan 
sampe nasin tanaman penghasil minyak atsiri seperti Lobster,,,,ada puluhan 
program training yang ditawarkan tiap hari dengan janji pasar terbuka lebar dan 
belum terpenuhi, namun setelah beberapa waktu......hanya segelintir orang yang 
"untung", dan lebih banyak yang "buntung".
Menurut saya, tidak ada perlakuan khusus untuk budidaya tanaman penghasil 
minyak atsiri, masih sulit budidaya cabe / tomat. Jadi, kalo pasar memang ada, 
saya yakin para petani kita punya SDM yang cukup untuk budidaya.
 
Salam sukses...
 
 
Handa S.

===========================
Mitra Bisnis Menanti Anda di:
http://www.agromania.co.cc
(Buka TAB Direktori)
===========================



--- On Mon, 10/6/08, diajengraras <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

From: diajengraras <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: [agromania] Pelatihan Budidaya Tanaman Penghasil Minyak Atsiri
To: [email protected]
Date: Monday, October 6, 2008, 9:08 PM






Jika anda berminat untuk berwiraswasta budidaya tanaman penghasil minyak
atsiri spt nilam, serehwangi, pepermint, lavender dll,kami membuka
pelatihan/training budidaya tanamannya, baik perorangan (privat)
maupun kelompok, anda bisa memilih sendiri waktunya, kami membuka juga
jasa konsultasi
info hub : 081579531xx - 0274 70296xx diajengraras@ yahoo.co. id or
diajengraras@ plasa.com

salam
Dari Petani Untuk Petani

============ ========= =======
AGROMANIA BUSINESS CLUB (ABC)
Daftar dan isi formulir di:
http://www.agromani a.co.cc
============ ========= =======


















[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke