Dear rekan-rekan agromania

    Saya turut prihatin mendengar info tentang gagalnya budidaya jatropha di 
NTT.  Sayang sekali jika proyek pengembangan jatropha tersebut sampai gagal 
karena jatropha sendiri merupakan bahan baku biodiesel (BBN) yang mempunyai 
prospek masa depan yang cerah.  Menilik info yang telah disampaikan bahwa 
sesungguhnya kegagalan tersebut terletak pada komitmen pengelola projek serta 
kegagalan dalam penerapan menejemen budidaya jatropha sendiri.  Ya sudahlah 
kita tidak usaha memperdepatkan lagi kegagalan budidaya jatropha di NTT, yang 
penting kita harus dapat mengambil hikmah dari kegagalan tersebut sehingga di 
masa depan jangan gatot (gagal total) terulang kembali.

    Hikmah yang dapat diambil bahwa kegiatan agroindustri (agronomi dan 
industri) bukanlah bekerjaan yang mudah tetapi juga bukan pekerjaan yang susah. 
Hampir semua pelaku agrobisnis atau agroindustri mengabaikan bahkan 
menyepelekan betapa pentingnya budidaya tanaman, karena jika budidaya tanaman 
gagal maka taruhannya pabrik tidak akan mendapatkan bahan baku sehingga pabrik 
tidak dapat berproduksi. Faktor teknis yang harus diperhatikan, mis; 
1.  Faktor alam, berupa pengaruh iklim makro maupun iklim mikro (curah hujan, 
lama penyinaran matahari, suhu udara, kelembaban udara dll).
2.  Faktor tanah
3.  Faktor benih

Sendangkan faktor non teknis berupa:
1.  Faktor sosial masyarakat :
     a.  Pengetahuan masyarakat tentang budidaya jatropha.
     b.  Tingkat pendapatan petani 
2.  Faktor dukungan pemerintah.

    Jika saja kesemua faktor tersebut dapat dikelola dengan tepat, insya Allah 
akan didapat hasil yang memuaskan.  Berdasarkan pengalaman, saat ini kami juga 
mengembangkan BBN (bioethanol).  Sebelum kami melakukan kegiatan dalam skala 
luas kami melakukan riset untuk menemukan titik-titik optimasi baik untuk 
kegiatan agronomi maupun industri pengolahan.  Tujuannya adalah untuk 
mengeliminir faktor-faktor yang dapat menyebabkan kegagalan (kegagalan tersebut 
baik di kegiatan agronomi maupun kegagalan di kegiatan industri pengolahan).  
Waktu yang kami butuhkan lebih dari 1 tahun dan biaya yang telah dikeluarkan 
tidaklah sedikit.  

    Pada kesempatan ini kami menghimbau kepada teman-teman yang berencana untuk 
terjun di sektor agroindustri khususnya pengembangan BBN (bahan bakar nabati) 
baik biodiesel maupun bioethanol, jangan gegabah.  Rencanakan dulu secara 
matang kemudian buat plot-plot percobaan setelah itu baru buat dalam skala 
komersial.  Insya Allah kita akan dapatkan apa yang ingin kita hasilkan.



Salam


Sandi Nugroho

-----------------------------------------------------
AGROMANIA BUSINESS CLUB (ABC)
INFORMASI: http://www.agromania.co.cc
FORMULIR: http://www.formulirabc.co.cc
DIREKTORI: http://www.direktoriabc.co.cc
MAILING LIST: http://www.milisabc.co.cc
PUSAT DATA: http://www.agrodata.co.cc
-----------------------------------------------------

Kirim email ke