Saya hampir saja mencelakakan para petani di kampung saya saat awal booming jarak, untung saya segera sadar bahwa yang menawari saya hanyalah "bakul" bibit jarak. saya ogah meneruskan ketika mereka sudah mulai mengatakan beli bibit seharga xxx##, masak pemodal kok menjual bibitnya, padahal janji pertama, kami menyediakan lahan dan tenaga. Untung bapak saya yang waktu itu saya minta untuk aprroach ke para pinisepuh bisa mengambil langkah bijak. Kalau mau biji jarak dijadikan bahan bakar dan pelumas pakai aja cara jepang, pasti lebih menguntungkan negara (notabene pegawai pemerintah yang selalu fasih menghitung "kutipan" meski proyek belum rampung digagas). Kalau dirasa-rasa emang sekarang ini kita telah sukses dijajah tetangga sendiri. Jadi ke depan semakin pintarlah petani Indonesia, pintar tidak selalu harus sekolah tinggi-tinggi. cukup ngumpul dengan orang yang benar saja sudah akan banyak membantu. Jangan gampang percaya kepada siapapun, apalagi pada pejabat dan politikus. Yakinlah dengan kemampuan dan kepintaran yang telah diwariskan turun-temurun dari para sesepuh kita. tidak semua yang tradisional kalah dengan yang modern. sudah waktunya PETANI BERPIKIR SENDIRI. Eko Mujiyono
****************************** Pelaku dan Indeks Komoditi Direktori Agromania Business Club (ABC): penjual dan pembeli minyak sayur curah, penjual dan pembeli minyak serah wngi, penjual dan pembeli minyak sereh, penjual dan pembeli minyak sereh wangi, penjual dan pembeli minyak tangkai cengkeh (cso), penjual dan pembeli minyak tulang, penjual dan pembeli minyak vanili. DIREKTORI: http://www.direktoriabc.co.cc FORMULIR: http://www.formulirabc.co.cc INFORMASI: http://www.agromania.co.cc MAILING LIST: http://www.milisabc.co.cc INFO SMS: 0 8 1 1 1 8 5 9 2 9 (SMS ONLY) ******************************

