senang juga mengikuti "issue" tokek ini. menggambarkan bagaimana serakahnya 
manusia.sehingga tidak boleh ada binatang yang dapat menikmati kehidupannya. di 
rumah saya ada tokek saya tidak tahu berapa beratnya tapi cukup besar sebesar 
betis kaki bayi umur satu tahun. mungkin kalau dijual laku berapa yah.?? tapi 
terus terang biar ada yang menawar 100 juta pun tidak akan saya berikan. kami 
sekeluarga justru sangat kangen kalau beberapa hari saja tidak mendengar 
bunyinya. apakah kita masih tega mengejar-ngejar binatang tsb hanya untuk uang 
? apa kita tidak punya hati nurani untuk membiarkan mereka hidup? mudah2 an 
teman-teman yang masih mengejar-ngejar untuk memperjualkan tokek insaf dan 
tidak lagi melakukan hal tsb. mari kita lindungi binatang-binatang yang dalam 
hidupnya tidak mengganggu kita bahkan memberikan hiburan dengan bunyi-bunyinya. 
mudah-mudahan masih ada orang yang mempunyai pikiran yang sama dengan saya. 
Hidup Tokek. Kalian berhak hidup.!  

***************************************************
FREE DOWNLOAD!
Direktori Pengusaha Agrobisnis Indonesia (ABC)
Silahkan download di: http://www.direktoriabc.co.cc
***************************************************

Kirim email ke