Dear Visy,

Saya pernah membuat survey untuk Agribisnis Hidroponik sayuran di Pulau Bertam 
- Batam, kendalanya adalah air tawar yang kurang, jika menadah air hujan kurang 
mencukupi, secara geologis tidak terdapat air bawah tanah, jadi gak mungkin 
buat sumur Deep Well, atau mendatangkan dari Tanjung Pinang, tetapi biaya akan 
menjadi besar, malah lebih menjanjikan untuk eksport air minum dalam kemasan 
galon ke negara tetangga, atau pasir ... he he he ...

Untuk Budidaya laut, kurang bagus, karena polusi perairan Batam sebagai daerah 
lintasan kapal yang paling padat, kalau di Galang kelihatannya airnya relatif 
lebih bersih

Mungkin di Riau - Pekanbaru lebih menjanjikan, atau kalau ternak, ya ternak 
babi seperti di Pulau Bulan.

Mungkin ini sedikit masukan, meski dah telat

Thanks

Best Regards
Amritsjar Hasaruddin

============================================
DIREKTORI PEBISNIS AGRO INDONESIA (CD)
Berisi data penjual dan pembeli, eksporter,
importer, perusahaan, distributor, produsen,
mediator di bidang agro (pertanian, perkebu-
nan, perikanan, peternakan, agroindustri).
Edisi terbaru (dari Agro & Food Expo 2009)
Download PDF: http://www.agroyess.co.cc
Kontak Info: 0 8 1 1 1 8 5 9 2 9 (SMS Only)
============================================
BERGABUNG: http://www.formulirabc.co.cc


--- On Fri, 5/8/09, visy <[email protected]> wrote:

From: visy <[email protected]>
Subject: [agromania] Pengembangan Kawasan Agribisnis dan Industri Budidaya Laut 
di Batam
To: [email protected]
Date: Friday, May 8, 2009, 1:17 AM




      Dear agromania dan moderator,



Mungkin teman2 agromania bisa memberikan informasi mengenai  potensi 
pengembangan kawasan agribisnis dan industri budidaya laut di Batam,  apakah 
ada yang pernah punya pengalaman ataupun mengetahui potensi untuk pengembangan  
awasan agribisnis dan industri budidaya laut di Batam memiliki prospek yang 
cukup bagus atau tidak? Mohon informasi dan sharingnya , terimakasih



waty

Kirim email ke