BERTANI DAN MENINGKATKAN HASIL PRODUKSI DIATAS TANAH KOROSI / TANAH KRITIS

Tanah merupakan sumber kehidupan utama bagi makhluk hidup. Terdapat sumber 
energi yang luar biasa pada tanah, hanya saja harus dimanfaatkannya searif 
mungkin supaya tidak terjadi kerusakkan seperti yang kita alami saat ini. 
Kerusakkan tanah yang dialami saat ini adalah adanya pemanfaatan sumber daya 
alam yang salah dan pemaksaan untuk menghasilkan hasil produksi yang maksimal 
dengan pemberian pupuk kimia dan pestisida kimia secara berlebihan. Hal 
tersebut yang akhirnya menjadikan tanah pertanian kita sangat rusak dan ada 
bercak korosi seperti korosi yang biasa terjadi pada besi logam.

Penggunaan pestisida dan pupuk kimia yang tidak terkendali merupakan akar 
masalah dari turunnya kualitas tanah baik secara fisik, kimia, maupun biologi, 
sehingga menyebabkan turunnya hasil produksi tanaman bersamaan dengan 
merajalelanya Hama Penyakit Tanaman External Maupun Internal.

Korosi pada tanah lebih diakibatkan menumpuknya residu yang diakibatkan 
pestisida dan pupuk kimia yang selalu diberikan dari tahun ke tahun. Bermaksud 
menjaga dan meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil produksi ternyata justru 
membunuh alam dan generasi selanjutnya secara perlahan.

Membutuhkan kearifan dalam menyingkapi kerusakkan pada tanah pertanian akibat 
pestisida kimia dan pupuk kimia. Banyaknya pihak terkait dalam pembenahan tanah 
mengakibatkan sedikit terkendalanya program perbaikan tanah pertanian. Dengan 
adanya pendekatan secara personal kepada petani dan bukti peningkatan hasil 
produksi, akhirnya dapat membuka kesadaran petani akan pentingnya perbaikan 
lahan pertanian.

Semangat bertani para petani di lahan yg rusak dan kritis adalah modal awal 
untuk kembali menyuburkan tanah serta menyeimbangkan unsur hara pada tanah. 
Semakin sulitnya mendapatkan pupuk kimia dan semakin meningkatnya kebutuhan 
pangan serta tidak adanya pilihan lain selain bertani di lahan kritis 
menjadikan perbaikan tanah disertai penyeimbangan unsur hara dalam tanah sebagi 
solusi terakhir.

Tidak dipungkiri lagi bahwa peningkatan dalam pemberian pupuk kimia pada setiap 
musim tanam mengakibatkan kejanuhan terhadap tanah pertanian sehingga 
menyebabkan penurunan hasil produksi tanaman. Hal inilah yang tidak pernah 
disadari para petani, bahkan yang terjadi pada petani adalah adanya tanggapan 
tidak perlunya perbaikan tanah karena mereka menganggap tanah pertanian mereka 
dalam kondisi sehat. Riskan dan memprihatinkan jika tanggapan tidak perlu 
diadakannya perbaikan tanah dilontarkan oleh petani. Bagaimanapun juga 
perbaikan tanah harus segera dilakukan mengingat kebutuhan pokok yaitu pangan 
sangat tergantung pada petani.

Bertani dan meningkatkan hasil produksi diatas tanah korosi / lahan kritis 
merupakan bertani dengan resiko yang sangat tinggi, Mengapa demikian ? karena 
daya ikat tanah yang sangat rendah terhadap air, rusaknya struktur tanah secara 
luas, tidak adanya unsur hara seimbang dalam tanah dan juga endemik utama 
penyakit akar / Phatogen. Memerlukan pembenahan struktur tanah secara 
menyeluruh mulai dari pengembalian daya ikat tanah terhadap air, pengembalian 
biota tanah dan pengembalian unsur hara tanah melalui proses dekomposisi 
efektif terhadap residu terakumulasi dari penggunaan pestisida, pupuk kimia dan 
zat-zat kima perusak tanah lainnya.

Kami dari PT.Trisukse Bio Organik – Malang, telah melakukan beberapa perbaikan 
tanah pada tanah pertanian. Saat ini kami pilih tanah pertanian sebagai langkah 
untuk perbaikan tanah karena sangat tergantungnya seluruh aspek bangsa pada 
hasil pertanian. Dari hasil pertanian kita bersama bisa membangung bangsa. 
Selain daripada itu pemberdayaan sumber daya alam yang keliru dengan penggunaan 
pupuk kimia dan pestisida secara berlebihan membuat keseimbangan kehidupan dan 
rantai makanan terganggu.

Perbaikan tanah yang kami lakukan lebih pada menyeimbangkan kembali hubungan 
simbiosis mutualisme atau hubungan yang saling menguntungkan pada alam. Dengan 
kembalinya struktur pada tanah secara umum maka biota tanah sebagai penyedia 
unsur hara dan penjaga kesuburan tanah akan kembali, dengan terjaganya 
kesuburan tanah maka daya ikat tanah terhadap air, terhadap unsur hara dan 
tanah sebagai sumber hidup utama tanaman akan terpenuhi. Dan meningkatnya hasil 
produksi atau meningkatnya hasil panen akan tercapai tanpa harus menggunakan 
pupuk kimia.

Memang membutuhkan waktu yang relatif lama dan bertahap untuk mengembalikan 
struktur kesuburan tanah secara keseluruhan, selain itu juga membutuhkan bahan 
pembenah tanah yang kaya akan bahan organik dan memiliki Micro-Organisme 
sebagai pendekomposisi atau pendaur ulang yang sangat aktif pada residu sisa 
pestisida dan pupuk kimia dalam tanah. Dengan sistem yang kami buat sesederhana 
mungkin sehingga mudah diaplikasikan oleh petani,yaitu perbaikan tanah dengan 
cara pemberian Pupuk HOSC (Humus Organic Soil Conditioner) sebagai dasaran pada 
saat awal musim tanam ternyata dapat mengembalikan struktur tanah secara 
bertahap disamping meningkatnya hasil produksi atau hasil panen.

Diaplikasikan selama 4 musim tanam, Pupuk HOSC (Humus Organic Soil Conditioner) 
dapat mengembalikan kesuburan tanah secara menyeluruh. Seiring dengan 
berkurangnya bahan kimia yang diaplikasikan pada tanah pertanian dan 
meningkatnya bahan organik pada tanah maka sifat kimia tanah,fisika tanah dan 
biologi tanah kembali seimbang.

Setelah perbaikan tanah dilakukan dan telah didapatnya kembali kesuburan tanah 
yang diharapkan maka hasil produksi atau hasil panen akan meningkat secara 
bertahap karena tersedianya unsur hara di dalam tanah dan kelembapan tanah yang 
terjaga. Dengan kembalinya kesuburan tanah dan seimbangnya hubungan simbiosis 
mutualisme atau hubungan yang saling menguntungkan pada alam maka Predator Hama 
yang selama ini ikut terbunuh akibat pemberian pestisida kimia berlebih akan 
ikut kembali membantu petani untuk menjaga tanamannya dari hama-hama yang 
mengganggu.

Dapat disimpulkan bahwa untuk pembudidayaan tanaman pertanian pada lahan yang 
tersedia dapat dilakukan dengan cara-cara yang ramah lingkungan dan 
berkelanjutan sehingga hasil produksi tetap stabil dan biaya produksi menjadi 
rendah dengan demikian kesejahteraan dan kesehatan bangsa dapat tercapai 
melalui pertanian.


"SAVE OUR NATURE FOR NEXT GENERATIONS"

"Mari Kita Jaga Alam Kita Untuk Generasi Penerus Kita"

Penulis,
Wahyu Fajar Widodo

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
TIPS: Sebelum melakukan kontak atau transaksi bisnis
dengan seseorang, usahakan untuk selalu melakukan
pengecekan reputasi via Google. Gunakan namanya atau
nama perusahaannya sebagai keyword. Reputasi dapat
juga Anda cek di direktori Agromania Business  Club
(ABC): http://tiny.cc/direktori
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
BURSA JUAL-BELI: http://tiny.cc/bursa
KIOS PRODUK: http://tiny.cc/kios
GABUNG DI ABC: http://tiny.cc/formulir

Kirim email ke