Boleh dikatakan Indonesia agak ketinggalan dalam hal penyediaan produk 
pertanian organik. Padahal pasarnya cukup luas khususnya pasar ekspor. Hanya 
saja teknologinya di Indonesia masih sangat terbatas, lembaga sertifikasinya 
juga belum terlalu baik..Namun kedepannya perlu menjadi perhatian. 

Keuntungannya jelas, karena harga jualnya bisa lebih tinggi dari harga produk 
pertanian non-organik. Dan target pasarnya relatif untuk kalangan menengah 
atas..

Namun untungnya saat ini telah ditemukan teknologi mikroorganisme yang bisa 
mengsubsitusi penggunakan pupuk kimia hingga 100 persen. Mulai dari pestisida 
hingga pupuk kimia bisa digantikan dengan aktivitas mikraoorgainisme. Dan 
teknologi ini telah digunakan luas di Malaysia dan Jepang, dan telah 
mendapatkan penghargaan di Jepang. Menariknya teknologi ini diciptakan oleh 
peneliti asal Indonesia.

Teknologi tersebut dinamakan teknologi BIO-FOB dan telah diimplementasikan oleh 
banyak petani di Indonesia yang tersebar di bagai propinsi dan sukses menembus 
ekspor.

Oleh sebab bagi rekan-rekan yang ingin mengetahui lebih lanjut tentang 
teknologi ini, informasinya tersedia di http://www.biofob.blogspot.com/ dan 
menariknya Andapun bisa menguasainya karena teknologi ini mudah diterapkan. 

Reviewer
Hendra Sipayung
Direktorat Perbenihan dan Sarana Produksi

Teknologi Bio-Fob

=============================
Mitra Bisnis Menanti Anda di:
DIREKTORI: http://tiny.cc/direktori
BURSA JUAL-BELI: http://tiny.cc/bursa
KIOS PRODUK: http://tiny.cc/kios
KOPERASI: http://tiny.cc/agrokoperasi
INFO: 0 8 1 1 1 8 5 9 2 9 (SMS Only)
=============================

Kirim email ke