Nenek dan kakek saya minum air sungai aja,kini umurnya 90 tahun masih ok aja...

Jerrymargi27

========> ************* <========
Ingin Mengecek Reputasi Mitra Bisnis?
KLIK: http://tiny.cc/direktori
========> ************* <========
|a|g|r|o|m|a|n|i|a 
Online & Terpercaya Sejak 1 Agustus 2000
MILIS: http://tiny.cc/milis
GABUNG DI ABC: http://tiny.cc/formulir
BURSA JUAL-BELI: http://tiny.cc/bursa



On 2009/09/06, at 8:39, Bina Agro Nusantara <[email protected]> wrote:

Saya adalah distributor aneka mesin filter air, termasuk RO serta produsen 
depot isi ulang air minum. Saya tertarik ikut diskusi masalah ini. 
Mengenai mineral, kita mengenal mineral organik dan anorganik. Nah, sebagian 
besar mineral pada air kita adalah mineral anorganik yang tidak bisa diserap 
tubuh dan menimbulkan penyakit. Kita tahu, air tanah kita mengandung beraneka 
sampah kimia, tinja, asap pabrik/kendaraan dll yang terlarut. Apakah mineral 
seperti itu yang kita inginkan?
Tentu tidak. Makanya orang yang mengkonsumsi air tercemar mudah terkena 
penyakit; misalnya di Wonosari Gunungkidul dan Purwodadi banyak dijumpai 
penyakit ginjal karena air yang mengandung kapur. 
Mineral yang kita perlukan adalah mineral organik. Contoh air dengan kandungan 
mineral organik adalah air Zamzam (TDS 600), Alamo (TDS 300). Sesuai ketetapan 
FDA, air mineral adalah air 
minum dengan TDS minimal 250 ppm. Dengan TDS 
300 ppm, Alamo masuk pada kategori tersebut. Sementara air kemasan itu jelas 
bukan air mineral (dulu sempat disebut air mineral namun kemudian ada aturan 
yang melarangnya). Aqua botol dan gelas biasanya TDS 130-an (mineral 
anorganik), sementara Aqua galon mencapai 230 ppm. 
Saya juga heran dengan fakta Aqua ini, mungkin dia sudah pd dengan promosi 
besar-besaran yang telah menghasilkan para pelanggan fanatik yang tak pernah 
menguji kualitas airnya.

Kalau minum air rendah mineral, kita bisa kekurangan mineral dong? Kalau tiap 
hari kita hanya minum saja, jelas bisa. Tapi kita kan makan berbagai makanan 
yang mengandung mineral, bahkan kandungannya jauh lebih banyak daripada yang 
ada di air mineral? 
Jadi, pilihan paling aman adalah dengan membuang mineral anorganik dan 
mengkonsumsi air murni (H20).
Demikian sedikit urun rembug dari saya, terima kasih.

Rony Yogya

*************************************************
Diupdate Terus!!
DAFTAR PERMINTAAN & PENAWARAN 
Berisi permintaan & penawaran terbaru di bidang
agrobisnis (pertanian, perkebunan, perikanan,
peternakan, dan agroindustri).
Dapatkan di Kios Agromania: http://tiny.cc/kios
Kontak Info: 0 8 1 1 1 8 5 9 2 9 (SMS Only)
*************************************************
GABUNG DI ABC: http://tiny.cc/formulir
BURSA JUAL-BELI: http://tiny.cc/bursa
KOPERASI: http://tiny.cc/agrokoperasi

--- On Fri, 9/4/09, bambang pur <[email protected]> wrote:

From: bambang pur <[email protected]>
Subject: Re: Bls: Bls: Bls: [agromania] Re: alat proses pemurnian AIR DENGAN 
SYSTEM R.O.
To: [email protected], [email protected]
Date: Friday, September 4, 2009, 9:32 AM

 

Pak Agus yth

Kerak putih pada panci biasanya karena kandungan mineral yang terlalu banyak.

Untuk kasus seperti ini, biasanya kita beri rekomendasi untuk membagi pemakaian 
air menjadi dua, air masak/minum dan air mandi/cuci.

Air mandi/cuci bisa memakai air sumur yang ada, sedangkan air masak/minum 
diproses melalui perlakuan sesuai dengan kondisi air sumur yang ada.

Dari berbagai jenis alat saring yang ada, salah satu yang efektif, murah dan 
dapat dibuat sendiri, dan sudah teruji secara internasional di berbagai negara 
(Eropa, Afrika, Amerika, Asia) adalah saringan pasir lambat dengan teknologi 
bio, sering diberi nama BioSand Filter

Alatnya mudah dan sederhana, galon air besar / gentong, pipa pralon, keran air, 
kerikil dan pasir. Kalau mau bikin sendiri biayanya sekitar Rp 200.000,- an 
dengan kapasitas antara 2-3 galon aqua per hari, yang diperhitungkan cukup 
untuk makan-minum satu keluarga dengan 5-6 jiwa

Berbeda dengan saringan biasa, saringan ini memanfaatkan sistem penyaringan 
alami, sehingga hasilnya bebas bakteri, penurunan kadar mineral, bebas partikel 
pengotor dan bebas bau.warna

Gambar sketsa dan fotonya saya sertakan dalam email ini.

Kalau mas agus tertarik dan cocok, dapat kita diskusikan lebih jauh dan 
mendalam, sampai mas agus mendapatkan air sesuai dengan standard kesehatan, air 
sehat dan bersih

Oke?

Salam

Bambang Pur

************ ********* ********* ********* ********* *

Diupdate Terus!!

DAFTAR PERMINTAAN & PENAWARAN 

Berisi permintaan & penawaran terbaru di bidang

agrobisnis (pertanian, perkebunan, perikanan,

peternakan, dan agroindustri) .

Dapatkan di Kios Agromania: http://tiny. cc/kios

Kontak Info: 0 8 1 1 1 8 5 9 2 9 (SMS Only)

************ ********* ********* ********* ********* *

GABUNG DI ABC: http://tiny. cc/formulir

BURSA JUAL-BELI: http://tiny. cc/bursa

KOPERASI: http://tiny. cc/agrokoperasi

--- On Fri, 9/4/09, agus mastrianto <agusm...@yahoo. com> wrote:

From: agus mastrianto <agusm...@yahoo. com>

Subject: Bls: Bls: Bls: [agromania] Re: alat proses pemurnian AIR DENGAN SYSTEM 
R.O.

To: "bambang pur" <kampus...@yahoo. com>

Date: Friday, September 4, 2009, 1:52 PM

terima kasih pak bambang 

jadi tambah ngerti sekarang  

masalahnya saya sering gunakan air isi ulang dgn sistem RO saya pikir lebih 
bagus karena harga nya lebih mahal dr air isi ulang biasa.

saya menggunakan sumur bor /artetis airnya jernih tapi kandungan kapurnya 
tinggi krn saya tinggal didaerah perbukitan 

air sumur saya banyak tibul kerak pada panci dan endapan putih kalau di rebus 
jadi saya tdk berani gunakan utk masak dan minum .

jadi saya lagi berancana utk menambah filter yg cocok utk menghilangkan 
kapurnya bpk ada masukan utk saya.

salam hormat

agusmst   

Dari: bambang pur <kampus...@yahoo. com>

Kepada: agroma...@yahoogrou ps.com; agusm...@yahoo. com

Terkirim: Jumat, 4 September, 2009 20:29:29

Judul: Re: Bls: Bls: [agromania] Re: alat proses pemurnian AIR DENGAN SYSTEM 
R.O.

Mas Agus yth

Sebetulnya kalau benar-2 habis tidak juga mas, tetap ada yang lolos

Dalam teknologi apapun, tidak ada yang bisa mutlak

100%.

Namun air yang dihasilkan dikatakan sebagai "miskin vitamin dan mineral"

Dulu sebelum RO digunakan, ambang batas mineral yang ada dalam KepMenKes ada 
batas minimum dan maksimum nya. Dengan teknologi RO maka kandungan mineralnya 
ada dibawah batas minimum yang diperlukan tubuh manusia. Saat ini, KepMenKes 
tersebut hanya menyebutkan batas maksimum saja, entah apa sebabnya

Kalau sebelumnya saya cerita mengenai kekurangan kandungan Fe yang menyebabkan 
anemia, kekurangan Yodium misalnya menyebabkan gondongan seperti di daerah 
gunung tempat nenek saya yang air tanahnya kekurangan yodium, sehingga 
pemerintah menganjurkan penggunaan garam ber yodium.

Begitu kira-2 cerita mengenai RO mas.

BTW

Kira-2 masalah apa

yang dihadapi oleh mas agus?

Ada banyak alternatif alat yang dapat digunakan dalam air bersih atau air 
minum. Yang umum diantaranya adalah

a. Saringan fisik, untuk menyaring kotoran dalam bentuk partikel2 kasar maupun 
halus. Contohnya kerikil, pasir, filter-2 kertas atau plastik, kain, kapas, 
busa dlsb

b. Saringan karbon, bisa digunakan karbon aktif (ada di toko-2 kimia) atau bisa 
juga pake arang (batok kelapa seperti yang digunakan tukang sate madura, atau 
arang kayu yang ada di pasar) untuk menghilangkan bau / rasa, dan sedikit 
menyerap Fe dan Mn

c. Saringan keramik, lebih dekat dengan saringan fisik

d. Membran RO, memisahkan air murni dengan komponen lain

Disamping itu terdapat beberapa material lain yang digunakan seperti pasir 
mangan (menurunkan kadar zat besi/logam berat), pasir silika (menurunkan 
komponen asam dan pengatur pH), dlsb

Ada juga yang lain seperti tawas (mengendapkan partikel sebelum disaring), 
kaporit (membunuh

kuman) dlsb

Alat yang dijual di pasaran, kadang merupakan single media seperti filter 
carbon atau filter fisik, ada pula yang multi media.

Bagaimana kita memilih alat yang tepat? Ya disesuaikan dengan kondisi air kita, 
plus alat yang pas, plus dana yang tersedia

Kalau mau irit, salah satu adalah BioSandFilter yang mampu mengatasi kelebihan 
mineral, partikel pengotor maupun bakteri dan dapat dibuat sendiri dengan biaya 
sekitar Rp 200.000,-

Oke?

Kira-2 demikian mas, mohon maaf kalau terlalu panjang.

Terima kasih

Salam

Bambang Pur

--- On Fri, 9/4/09, agus mastrianto <agusm...@yahoo. com> wrote:

From: agus mastrianto <agusm...@yahoo. com>

Subject: Bls: Bls: [agromania] Re: alat proses pemurnian AIR DENGAN SYSTEM R.O.

To: "bambang pur" <kampus...@yahoo. com>

Date: Friday, September 4, 2009, 3:38 AM

Yth. Bp Bambang

terima kasih atas penjelasan yg begitu lengkap dan bermanfaat

saya melihat banyak usaha air minum isi ulang dengan menggunakan sistem RO 

apakah berarti air tersebut sdh tidak ada kandungan mineral dan

vitaminnya ?

salam hormat

agusmst 

Dari: bambang pur <kampus...@yahoo. com>

Kepada: agroma...@yahoogrou ps.com; agusm...@yahoo. com

Terkirim: Jumat, 4 September, 2009 03:32:18

Judul: Re: Bls: [agromania] Re: alat proses pemurnian AIR DENGAN SYSTEM R.O.

mas agusmst Kendal Jateng yth

mau urun rembug sedikit ya

proses

RO merupakan proses pemisahan (bukan penyaringan) air dengan cara

osmosis terbalik, sehingga terpisah antara air dengan hampir semua

partikel-2 yang ada dalam air tersebut, baik bakteri, vitamin maupun

mineral-2

Sebetulnya Allah telah memberikan air lengkap dengan

berbagai mineral yang ada, namun kadang atau sering kali air tersebut

tercemar dengan beberapa hal, diantaranya bau, warna, bakteri,

partikel-2 pengotor (tanah lempung misalnya), juga kadang kandungan

kimia yang kalau terlalu tinggi akan membahayakan, misalnya Fe yang

kalau terlalu tinggi akan menyebabkan warna kuning pada baju dan ada

endapan warna kuning, atau Mn yang menyebabkan air berminyak, atau

kelebihan kandungan mineral sehingga kalau dimasak menimbulkan kerak ke

putih-2an di panci misalnya

Walaupun mineral-2 tersebut berbahaya

kalau kelebihan, namun tetap dibutuhkan tubuh pada kadar yang tidak

melewati ambang batas. Barangkali ingat iklan susu anak dengan

kandungan Fe yang mencerdaskan balita. Kekurangan Fe misalnya,

menyebabkan anemia atau kurangnya darah merah, sehingga supply dan

transportasi makanan dan oksigen dalam tubuh berkurang

Dalam

proses RO, air dilewatkan pada media yang sangat halus sehingga airnya

sendiri akan pindah ke bagian air bersih, sedangkan partikel-2 yang ada

seperti vitamin, mineral, bakteri dll akan jalan terus dan dibuang,

sehingga diperoleh air yang sangat bersih dan dapat dikatakan "hampir

bebas" dari bakteri, vitamin dan mineral.

Untuk orang "kaya" barang

kali tidak masalah mengkonsumsi air bersih dari RO, karena bisa mengisi

kebutuhan vitamin dan mineral dengan mengkonsumsi makanan dan minuman

bergizi, namun untuk "orang biasa", barang kali tidak demikian.

Oleh

karenanya RO baik untuk kondisi air yang sangat parah, namun untuk

kondisi yang biasa atau wajar-2 saja, sayang kalau mas agusmst membuang

kandungan mineral-2 yang secara alami ada dalam air tersebut.

Kira-2 demikian

Terima kasih

Salam

Bambang Pur

--- On Thu, 9/3/09, agus mastrianto <agusm...@yahoo. com> wrote:

From: agus mastrianto <agusm...@yahoo. com>

Subject: Bls: [agromania] Re: alat proses pemurnian AIR DENGAN SYSTEM R.O.

To: agroma...@yahoogrou ps.com

Date: Thursday, September 3, 2009, 2:39 PM

 

Yth. Bpk Kozwini

apa kabar pak, bagamana kabar di cirebon? 

saya coba bantu jelaskan yg lain bisa menambahkan bila ada kekurangan

Sistem RO adalah pemurnian air yg di lewatkan filter / saringan membran osmosis 
yg sangat halus 

sebenarnya unsur kimia air nya masih tetap namanya juga air yaitu H20

saya yakin yang dimaksud unsur kimia hilang adalah unsur unsur pengotor di luar 
air spt logam dan unsur kimia pengotor ikutan yg lain 

menurut referensi yg saya tau RO menggunakan membran yg sangat halur / micro 
bahkan mampu menahana bakteri dan micro organisme negative

shg akan diperoleh air yg di haraokan benar benar murni layak utk di konsumsi

semoga bermanfaat

salam hormat

agusmst Kendal Jateng

____________ _________ _________ __

Dari: kozwini basri <kozw...@yahoo. com>

Kepada: agroma...@yahoogrou ps.com

Terkirim: Kamis, 3 September, 2009 10:59:50

Judul: Re: [agromania] Re: alat proses pemurnian AIR DENGAN SYSTEM R.O.

Para sahabat yang terhormat,

Menarik sekali tawaran pemurnian dengan sistem R.O ini tetapi ada satu hal

yang membingungkan. Ada pernyataan seperti ini : "Air ini juga setelah proses 
tsb

tidak lagi mengandung kimia".Nah ini dia, air itu terdiri ari unsur2 kimia. 
Kalau kimianya

hilang jadi apa dia ya? mohon pencerahan.

Demikian, semoga bermanfaat.

salam,

kozwini

============ ========= ========= ========

SEMUANYA ADA DI: http://tiny. cc/kios

Bekal Sukses Anda Berbisnis Agro

INFO: 0 8 1 1 1 8 5 9 2 9 (SMS Only)

============ ========= ========= ========

|a|g|r|o|m|a| n|i|a 

Online & Terpercaya Sejak 1 Agustus 2000

GABUNG DI ABC: http://tiny. cc/formulir

BURSA JUAL-BELI: http://tiny. cc/bursa

KOPERASI: http://tiny. cc/agrokoperasi

____________ _________ _________ __

From: Agus Salim <agus_ga_2000@ yah



      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke