Saya sebenar sangat tertarik dengan teknologi ini. Bahkan pernah beli buku 
mengenai teknologi ini, terus baru baca setengah, terus ada kesibukan, trus 
sekarang lupa dimana buku tsb.
 
Tapi yg saya ingat, elektrolisa 2 molekul H2O (air=water) akan menghasilkan 
gas  H2 + O2. 
H2 dan O2 adalah gas yang sangat mudah terbakar, sehingga ketika dialirkan ke 
ruang pembakaran mesin, akan sangat-sangat membantu pembakaran tersebut, 
sehingga dapat menghemat bahan bakar.
 
Cuma, saya masih ada pertanyaan, mengenai safetynya.  Gas Hydrogen dan Oxygen 
tersebut 'kan sangat mudah terbakar. Sementara "reaktor elektrolisa" nya 
ditempatkan di ruang dudukan mesin yang akan sangat panas. Bagaimana menjamin 
tidak terjadi kebakaran atau bahkan ledakan dari H2 dan O2 yang dihasilkan dari 
proses elektrolisa tsb.
'Kan ngeri juga membayangkan, lagi jalan di Tol, tiba2 ada ledakan dan kap 
mesin terbang...
Mohon penjelasan mengenai hal ini. 

Pertanyaan lain, apakah bisa diterapkan juga untuk mesin diesel ?. Mesin diesel 
apa saja ?. Maksud saya bukan untuk mobil bermesin diesel saja, tapi apakah 
juga bisa untuk mesin diesel pembangkit listrik dan mesin diesel untuk 
penggerak.lainnya.
 
Terus berapa biaya perakitan dan pemasangan "reaktor elektrolisa" tsb ?.
 
Terima kasih salam Salam,
 
Marindo Palar

*************************************************
Diperbaharui Terus!!
DAFTAR PERMINTAAN & PENAWARAN
Berisi permintaan & penawaran terbaru di bidang
agrobisnis (pertanian, perkebunan, perikanan,
peternakan, dan agroindustri).
Dapatkan di Kios Agromania: http://tiny.cc/kios
Kontak Info: 0 8 1 1 1 8 5 9 2 9 (SMS Only)
*************************************************
GABUNG DI ABC: http://tiny.cc/formulir
BURSA JUAL-BELI: http://tiny.cc/bursa
KOPERASI: http://tiny.cc/agrokoperasi




--- Pada Jum, 4/9/09, ackonomics <[email protected]> menulis:


Dari: ackonomics <[email protected]>
Judul: [agromania] cara menghemat bahan bakar
Kepada: [email protected]
Tanggal: Jumat, 4 September, 2009, 1:49 PM


 



sahabat...

Saving Energy Institute memperkenalkan teknologi bahan bakar air (brown 
gas/hidrogen) oleh Bapak Ir Futung Mustari sebagai salah satu pakar & 
perekayasa system Bahan Bakar Air & pengarang buku "Rahasia Bahan Bakar Air"

Kami berharap, masyarakat luas dapat merakit, menggunakan, merawat dan
mengembangkan teknologi bahan bakar air / brown energy ini lebih luas lagi dan
DAPAT MENGHEMAT PEMAKAIAN BBM SAMPAI DENGAN 100% (misalnya utk mobil,dari 1
liter bensin = 10 km menjadi 1 liter bensin = 20 km), dengan memanfaatkan air
sebagai salah satu alternatif energi yang murah dan mudah diterapkan di 
unit-unit mesin yang berbasis karburator/injectio n, bahkan selanjutnya dapat 
mengaplikasikannya
ke mesin yang lebih rumit, seperti mesin injection, mesin genset, mesin 
pertanian & mesin industri lainnya.

PERHATIAN:
Teknologi ini bukan mengganti bahan bakar bensin atau solar dengan air, tetapi
menggunakan elektrolisa air yang terbukti membuat bahan bakar menjadi irit,
mesin mobil menjadi awet, suara mesin lembut dan gas buangan bersih, karena
proses pembakarannya sangat sempurna, saat ini kami sedang melakukan research
untuk menyempunakan teknologi ini, hasil yg kami tuju adalah teknologi
menggunakan bahan bakar air 100% tanpa bensin, seperti yg ditemukan oleh stanley
meyer tahun 1995 (yang teknologinya saat ini hilang bersama kematian nya)

============ ========= ========= ========= =====
Diperbaharui Terus!!
DIREKTORI PEBISNIS AGRO INDONESIA
Berisi data penjual dan pembeli, eksporter,
importer, perusahaan, distributor, produsen,
mediator di bidang agro (pertanian, perkebu-
nan, perikanan, peternakan, agroindustri) .
Edisi terbaru dari Agro & Food Expo.
Dapatkan di Kios Agromania: http://tiny. cc/kios
Kontak Info: 0 8 1 1 1 8 5 9 2 9 (SMS Only)
============ ========= ========= ========= =====
GABUNG DI ABC: http://tiny. cc/formulir
BURSA JUAL-BELI: http://tiny. cc/bursa
KOPERASI: http://tiny. cc/agrokoperasi

















      Pemanasan global? Apa sih itu? Temukan jawabannya di Yahoo! Answers! 
http://id.answers.yahoo.com

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke