Saya juga pernah ditipu  dengan modus yg  pd tahun 2002 yang lalu.

--- Pada Kam, 8/10/09, bhuana.swadarma <[email protected]> menulis:

Dari: bhuana.swadarma <[email protected]>
Judul: ( FTI ) (OOT)  PENIPUAN CANGGIH MODEL BARU
Kepada: [email protected]
Tanggal: Kamis, 8 Oktober, 2009, 1:22 AM






 




    
                  


Permisi..... .. Numpang info modus penipuan yang 
terjadi pada teman kita,
siapa tahu ada manfaatnya,
Terima kasih Pak Moderator
 
 
----- Original Message ----- 
From: A
To: 
Sent: Wednesday, October 07, 2009 6:59 PM
Subject: Re: [Gladiool] PENIPUAN CANGGIH MODEL BARU




Pada tanggal 07/10/09, > menulis: 



  ---------- Forwarded message ----------
From: Haryono
  Date: 2009/10/7
Subject: [Gladiool] PENIPUAN CANGGIH 
  MODEL BARU
To: 





  ---------- Forwarded message ----------
Subject: 
  Trs: PENIPUAN CANGGIH MODEL BARU




  
    
    
      

        

          
  
          
          
          
          Subject: Penipuan canggih modus baru...

permisi permisi... 
          ada Email penting utk di share.. mgkn ada yg pernah dapet... tp ini 
          bener2 perlu diketahui.. dibaca dulu yak?? 
          thanks..

------------ --------- --------- --------- --------- 
          --------- ---------
True Story : Penipuan canggih lewat 
          telpon....!! !

Dear All,

Penipuan ini terjadi 
          kira-kira 5 hari yang lalu. Nama dan identitas 
kami rahasiakan 
          untuk menjaga aja kalo email ini menyebar 
ke mana-mana. Saya 
          merasa berkewajiban berbagi cerita 
agar tidak ada korban penipuan 
          dengan modus seperti ini. 
Saya juga minta komentar dan pendapat 
          dari temen-temen
tentang hal ini, coz saya juga penasaran kenapa 
          penipunya 
bisa canggih banget ya....???

Lima Hari yang lalu 
          sekitar jam 11 siang saya ditelpon dari no 
telp 081513531213 yang 
          mengaku dari Polda Metro Jaya. 
"Halo apa benar ini dengan nomor 
          0815 xxx xxxx ?" 
Kemudian saya jawab, "Benar, ini dari mana ya..?? 
          
"Ini dari Polda Metro Jaya, begini bu... no telpon ibu ini 
          
sudah digunakan untuk Sindikat Narkoba, tapi dlm hal ini 
          ibu
tdk terlibat, kami hanya minta kerjasamanya utk
mematikan 
          handphone ibu, krn kami akan mengadakan 
penyidikan & pelacakan 
          jadi kami Perlu kerjasamanya 
untuk mematikan HP, kira-kira sampai 
          dengan jam jam 1 Ibu 
bisa menyalakan hp ibu lagi" Saat itu saya 
          bingung tapi juga 
curiga, "Lho kok bisa no.hp saya digunakan untuk 
          sindikat 
narkoba, gimana caranya..??? " (kemudian terdengar 
          
suara-sura dijalanan yang berisik...) 
"Iya bu bisa, untuk itu 
          kami mohon kerjasamanya untuk 
mematikan hp..!!!!" dengan nada 
          menyidik saya tanya lagi, 
"Ini saya bicara dengan siapa 
          ya?"
"Saya Inspektur Satu Sumantri dari Bagian Narkoba Polda 
          
Metro Jaya" Kemudian saya catat identitas si penelepon. 
"Mohon 
          segera matikan hp ibu karena kami akan 
mengadakan penyidikan.. !!" 
          (terdengar suara-suara kendaraan 
dan tut...tut..tut. ... telpon 
          mati) 

Saat itu saya masih bingung tapi tidak langsung percaya, 
          
dan saya TIDAK mematikan hp, 1 menit kemudian saya 
ditelpon 
          lagi dg no telp yang Sama 081513531213, tapi tidak 
saya angkat. 
          dan hp saya berdering terus tidak berhenti dari 
no.telp yang sama. 
          Pada saat itu juga saya langsung telpon 
Polsek Setiabudi. Saya 
          cerita tentang telpon yang mengaku 
dari Polda, yang menjawab 
          Telpon bilang kalau dari Polda
tidak ada seperti itu, tapi kalau 
          memang tidak Perlu hp ya 
matikan saja.. kan gak ada salahnya, trus 
          saya jawab juga kalau 
utk penipuan bagaimana? dan pada saat itu hp 
          saya bunyi
terus dari nomer yang sama, dan tidak saya 
          angkat.

Kemudian saya menelpon suami saya yang kebetulan 
          
sedang berada di luar kota. Saya cerita tentang telpon itu dan 
          
make sure kalo dia baik-baik aja & hati-hati. Hp saya masih 
          
saja bunyi dari nomer yang sama tapi saya tutup aja.... 
          
Kemudian saya juga menghubungi security ditempat tinggal 
saya. 
          Yang saya tahu security ditempat tinggal saya 
dibawah pengawasan 
          langsung dari Polda MetroJaya, 
jadi pasti punya akses langsung ke 
          Polda.

Setelah saya lapor, langsung pihak security menelpon ke 
          
Polda Metro Jaya Bagian Narkoba, dan ternyata tidak ada
yang 
          namanya Inspektur 1 Sumantri dibag. Narkoba, dan tidak
ada kegiatan 
          penyidikan yang mengharuskan mematikan hp. 
Jadi dalam hal ini saya 
          benar-benar dibohongi... .. dan saya 
masih curiga juga... ini 
          Pasti penipuan.. tapi siapa yang ditipu..??? 
Dan Hp saya masih 
          terus bunyi dari nomer yang sama,
memang orang itu gak kenal 
          menyerah.... . . 
Saya langsung menelpon saudara2 dan 
          sahabat-sahabat saya
di Jakarta . Kemudian ada telpon masuk lagi 
          tapi kali ini dari 
mertua saya yang di luar kota & langsung 
          saya angkat 
"Halo kamu baik-baik aja kan ..??" 
"Iya ma.. Emang 
          Knapa...???" 
"Lho tadi papamu telpon kantanya kamu kecelakaan.. 
          "

Masya Allah.. ... Ternyata penipu itu menipu orang tua saya 
          
yang ada di luar kota ....!!!! Langsung saya telpon 
orangtua, 
          kemudian beliau cerita tadi ditelpon dari kantor polisi 
di 
          Jakarta. Orang yang mengaku polisi itu bilang kalau 
saya 
          kecelakaan dgn mobil tanki pertamina, dan saya 
sekarang luka parah 
          di RSCM. Ayah saya menelpon RSCM 
dan berbicara dengan orang yang 
          mengaku dr. Listyo, 
dia mengaku telah merawat saya & 
          menerangkan secara 
medis luka serius yang saya alami & 
          Kebutuhan pengobatan
yang tidak tersedia di Jakarta. Obat-obat dan 
          pen utk Patah 
kaki saya hanya ada di apotek Singapore dengan biaya 
          
sekitar Rp.21 juta.

Ayah saya diminta mentransfer uang 
          sebesar Rp. 21 juta. 
Karena urusan transfer-mentransfe r uang, ayah 
          saya masih 
belum terlalu percaya, beliau mencoba menghubungi HP. 
          saya 
dgn nomor 0815 xxx xxxx (prabayar), kemudian Ada 
yang 
          mengangkat dan mengaku bernama Agus. si Agus ini 
bilang kalo dia 
          adalah teman suami saya & sekarang menjaga
di rumah karena di 
          rumah tidak ada orang, dia Juga bercerita
kalau tadi banyak polisi 
          datang ke rumah mengabari
kecelakaan mobil yg saya alami & 
          sekarang suami saya sedang 
ke RSCM. Dari situ ayah saya mulai 
          panik, sudah percaya
dan hampir menyiapkan uang sebesar Rp. 21 juta 
          yg diminta 
kmdn ayah saya menelpon mertua saya yang tinggal satu 
          
kota, mengabari kecelakaan itu, mertua saya juga ikut 
          panik.

Alhamdulillah. ......mertua saya ingat kalau suami saya 
          sedang
tugas di luar kota, jadi kok bisa ada di rumah sakit...???? 
          
Orang tua saya juga menggunakan telpon yang lain untuk 
          
menelpon, karena telpon yang satunya terus-menerus berdering 
          
dari rumah sakit yang meminta ayah saya segera mentransfer 
          
uang untuk pengobatan. Orang tua & mertua saya 
mencoba 
          menelpon saudara-saudara saya di Jakarta 
utk mengecek kebenaran 
          telpon tadi. Tapi anehnya 
saudara-saudara saya tidak bisa 
          menghubungi hp saya, 
padahal saya tidak mematikan hp. Kemudian 
          terakhir kalinya 
yang mengaku dokter tadi menelpon, diterima oleh 
          adik 
Saya, begitu orang tersebut meminta untuk mentransfer uang, 
          
oleh adik saya dijawab, "Kakak saya sudah dicover oleh 
          
Asuransi, jadi nanti masalah biaya-biaya, Asuransi yang 
urus 
          semuanya". Telpon langsung terputus Dan orang tersebut 
tidak 
          meneror orang tua saya lagi.

Alhamdulillah. ... Puji Syukur 
          kehadirat Allah, 
kami sekeluarga terhindar dari Penipuan itu. Ini 
          semua cobaan 
dan untuk pelajaran kita semua......

Sekarang 
          yg membuat saya penasaran dengan modus 
penipuan 
          ini:....!!!!

1. Bagaimana orang tersebut bisa memblok dan 
          menyadap
no telpon orang tua saya & no HP saya, jadi kamanapun 
          ayah 
saya telpon masuknya ke penipu-penipu itu juga yang angkat 
          telpon

2. Darimana penipu itu bisa tau data saya & orang 
          tua saya, 
juga posisi saya yg berlainan kota dgn orang tua? 
          Mungkin gak 
sih data-data kita di Bank bisa bocor...??? Atau 
          mungkin gak 
dari HP yg pernah saya service, coz sudah sebulan ini 
          saya 
service HP di Nokia Service Centre Mampang, 
dan sampe 
          sekarang hp saya rawat inap terus gak 
sembuh-sembuh.

3. 
          Bagaimana dengan pengkloningan no telp? Benar gak sih no 
telp Pra 
          Bayar bisa Dikloning & didouble line...??? 
Bagaimana dengan 
          pasca bayar?

4. Saya juga sudah lapor ke Satelindo dan katanya 
          
sedang diinvestigasi karena banyak pengaduan tentang hal ini, 
          
dan ternyata nomor 081513531213 sudah Ada Note: no.
ini 
          digunakan untuk penipuan.

So... kalo temen-temen Ada yang tau 
          tentang teknologi 
canggih yang digunakan untuk penipuan 
          ini,
terutama teman-teman dari TELKOM & INDOSAT tolong.. 
          
dong bagi-bagi ilmunya ke kita kenapa bisa terjadi seperti itu 
          
& gimana caranya.

Untuk antisipasi supaya next time 
          penipuan seperti ini tidak 
terjadi lagi.

Karena saya pernah 
          dengar di radio penipuan seperti ini sudah 
ada yang kena dan 
          mentransfer uang jutaan rupiah......

          
Waspadalah.. .
------------ --------

Best 
          Regards,

Dede Lim


          __._,
 
  
 
 
  


-- 
Arif 
S.  GP-97 

 

      

    
    
        
         
        
        








        


        
        


      Wajib militer di Indonesia? Temukan jawabannya di Yahoo! Answers! 
http://id.answers.yahoo.com

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke