SAWIT TIDAK BERBUAH, PETANIPUN MERINGIS

Benih oplosan ketika dipasarkan tampak mengiurkan. Harga murah, produksi 
diklaim tinggi oleh si penjual, ditambah dengan layanan pengiriman sampai 
lokasi penanaman. Namun ketika ditanam, petani baru menyadari dampaknya. 
Ternyata tanaman lambat berbuah dengan tingkatproduksi rendah atau tidak 
berbuah sama sekali.

Demikian pulalah nasih 2 petani di Kabupaten Paser di Propinsi Kalimantan 
Timur. Saat ini mereka hanya bisa mengelus dada, setelah menyaksikan perkebunan 
sawitnya tidak kunjung mendatangkan kekayaan.

Salah satu petani yang naas tersebut telah menanam hampir 25 ha selama kurang 
lebih 6 tahun. Ironisnya hingga saat ini belum berbuah. Padahal menurut 
pengekuannya biaya yang ia keluarkan sudah cukup besar, mulai dari land 
clearing hingga perawatan tanaman.

“ Ini semua gara-gara saya nekat menggunakan benih tidak bermutu. Ingin 
mendapatkan benih murah, malah saya akhirnya rugi saat ini”, dimikian 
penuturannya.

Karena tidak lagi yakin tanamannya bakal menghasilkan, maka ia memutuskan akan 
membongkar kebunnya. Dan sawit-sawit yang tidak produktif tersebut akan 
digantukan tanaman baru yang bahan tanammnya berasal dari sumber benih resmi. 
“Lebih baik begitu, meskipun mengeluarkan biaya, tapi ini lebih baik dari pada 
terus menerus merugi”, ungkapnya.

Namun lain lagi dengan petani lainnya di tempat yang sama. Lahannya hanya 
sawitnya hanya 6 ha dan ia sudah menanam selama 7 tahun. Sialnya dari hasil 
investigasi tim dari Balai Pengawasan Beni di Kalimantan Timur diketahui 
seluruhn tanamannya adalah pejantan alias psifera. Hanya menghasilkan serbuk 
sari namun tidak memproduksi buah . Dan karena lagi memiliki dana maka ia hanya 
bisa menunggu pasrat, moga-moga terjadi keajaiban dan tanamannya mulai berbuah. 
Iapun mendapatkan bahan tanamannya dari penangkar ilegal.

Oleh sebab itu penggunaan benih sawit unggul bermutu merupakan keharusan bagi 
setiap pekebun sawit. Dimana bahan tanaman unggul hanya dapat diperoleh melalui 
8 sumber benih (PPKS, PT Socfindo. PT. Lonsum. PT. Bina Sawit Makmur, PT. Dami 
Mas Sejahtera, PT. Tunggal Yunus, PT. Tania Selatan dan PT. Bakti Tani 
Nusantara) maupun penangkar yang memiliki kerjasama waralaba dengan Pusat 
Penelitian Kelapa Sawit Medan dan PT. Bakti Tani Nusantara. Jika tidak, nasib 
maka calon petani sawit bisa mengalami nasih naas seperti dua petani asal 
Kalimantan Timur di atas.
 
Sumber: Pengawas Benih Tanaman
 
Ingin mendapatkan benih/bibit  unggul bermutu hubungi call centre Seed Business 
PBT 08592507652, kami akan mengarahkan Anda ke biro penyedia benih kami 
terdekat dengan lokasi Anda.
 
atau kunjungi Belanja Benih sawit

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Mau Gabung di AGROMANIA BUSINESS CLUB (ABC)?
Kenal dulu dan ikuti langkah sukses mereka di:
DIREKTORI: http://tiny.cc/direktori
BERGABUNG: http://tiny.cc/formulir
INFO: 0 8 1 1 1 8 5 9 2 9 (SMS Only)
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
|a|g|r|o|m|a|n|i|a
Online & Terpercaya Sejak 1 Agustus 2000
MAILING LIST: http://tiny.cc/milis
KIOS PRODUK: http://tiny.cc/kios
BURSA JUAL-BELI: http://tiny.cc/bursa

Kirim email ke