Peluang Usaha Pembibitan Ikan Air Tawar

Bidang perikanan terbukti memberikan peluang usaha yang cukup besar, setidaknya 
itu yang dialami oleh KPI Mina kepis. Organisasi ini berdiri pada tahun 1983 
dengan nama taruna tani Burikan yang mempunyai beberapa seksi kegiatan salah 
satunya wiraswata yang bergerak di bidang pertanian, perkebunan dan perikanan.

Seiring berjalannya waktu divisi perikanan ternyata mampu memberikan pemasukan 
yang cukup besar sehingga kelompok ini berfokus pada perikanan. Setelah 
melewati beberapa fase maka terbentuklah KPI Mina Kepis. Kami berhasil menemui 
pak Marjono salah seorang pengurus sekaligus pengusaha pembibitan ikan air 
tawar. Dari pak Marjono kami bisa menggali seluk beluk bisnis pembibitan 
perikanan air tawar.

++++++++++++++++++++++++++++++++
TEMU PELAKU BISNIS IKAN AIR TAWAR KONSUMSI!
Minggu, 31 Januari 2010 (Pkl.09.30 s/d Selesai)
Jangan sampai ketinggalan, daftar sekarang juga di:
http://tiny.cc/acaramania
++++++++++++++++++++++++++++++++

Produksi
Produk yang dihasilkan antara lain jenis ikan hias dan ikan konsumsi. Untuk 
ikan hias dalam 1 siklus panen (pemijahan – siap jual), ikan koi mencapai 5000 
ekor / musim dan jenis ikan komed 3000 ekor / musim. Untuk ikan konsumsi, 
setiap musim panen jenis graskap mencapai 5000 ekor, bawal 5000, ekor nila 2000 
ekor, gurami 1500 ekor.

KPI Mina Kepis lebih fokus pada pembibitan, tahap awal adalah proses seleksi 
induk yang siap kawin. Induk hasil seleksi dipisahkan di tempat khusus yang 
telah diberi media temapt bertelur. Setelah bertelur induk diangkat , kemudian 
telur akan menetas dalam waktu 1 minggu.

Setelah berumur 20 hari – 1 bulan, burayak dipindahkan ke kolam tanah yang 
telah disiapkan beserta pakan alaminya. Untuk kolam ukuran 5x 10 meter butuh 5 
karung pakan dengan harga 8-10 ribu/ karung.

Setelah bibit seukuran 1 kuku, diberi pakan pelet samapi siap panen dibutuhkan 
3-5 karung ukuran 30 kg harga 200 ribu tiap karung. Waktu yang diperlukan dari 
proses bertelur sampai siap jual (ukuran 2-3 jari) sekitar 3 bulan.

Keunggulan dari pembibitan antara lain jenis ikan variatif, tempat yang 
strategis, dan kualitas terjaga. Selain itu pengelolaan sudah terorganisir. 
Dalam proses pengelolaannya, masing-masing petani mengelola kolamnya sendiri. 
Akan tetapi dalam proses pemasarannya dilakukan melalui satu pintu.

Apabila ada salah satu petani siap panen, maka ikan-ikan tersebut ditempatkan 
dalam bak penampungan khusus yang berfungsi sebagai display. Saat melayani 
konsumen, ada petugas khusus yaitu petugas pasar yang menangani penimbangan, 
packing dan pembayaran.

Pada saat kondisi ramai pengunjung dibutuhkan 3-4 orang petugas, sedangkan pada 
saat kondisi sepi cukup 2-3 orang. Petugas pasar ini dibayar sesuai prosentase, 
dari setiap penjualan disisihkan 7% dengan rincian 15 untuk pengembangan titik 
pasar (pelayanan konsumen), 2% untuk proses packing (gas dan plastik) dan 4% 
untuk petugas pasar.

Pemasaran
Konsumen berasal dari usaha pemancingan, rumah makan, pembeli umum bahkan dari 
instansi untuk keperluan penelitian.Sebagian besar pembeli berasal dari DIY dan 
beberapa dari Kalimantan dan Sulawesi.

Untuk harga jual bervariasi tergantung dari jenis ikan, ikan bawal ukuran 2-3 
jari 18 ribu /kilo, ikan nila 13 ribu / kilo, graskap ukuran 1 jempol 25 
ribu/kilo, tombro ukuran 1 jari 40 ribu/ kilo.

Pada hari besar omset mencapai 10 juta per hari sedangkan hari biasa 5 juta per 
hari. Omset pada tahun 2007 mencapai 1,1 M dan tahun 2008 mencapai 1,4 M.

Kendala
Kendala yang dihadapi selama ini antara lain terbatasnya suplai air pada musim 
kemarau, sehingga dalam pemenuhan kebutuhan oksigen harus dibantu dengan 
blower. Hal lain adalah pada musim tertentu banyak berpengaruh terhadap jenis 
ikan tertentu sehingga mudah terserang penyakit.

Persaingan tidak begitu berpengaruh karena masing-masing sudah mempunyai pangsa 
pasar sendiri. Rencana ke depan akan dilakukan renovasi fisik pasar untuk 
kenyamanan konsumen. Serta membuat kolam permanen.

Simulasi Keuntungan Usaha Pembibitan Ikan Air Tawar

Analisis usaha ini didasarkan pada ukuran kolam 5 x 10 m dengan satu jenis ikan.

Pengeluaran

Pakan bibit : 5 karung x Rp. 10.000,00 = Rp. 50.000,00
Pakan pelet : 4 karung x Rp. 200.000,00 = Rp. 800.000,00
Pupuk alami : 8 karung x Rp. 2.000,00 = Rp. 16.000,00

Total pengeluaran = Rp. 866.000,00

Pendapatan 

Bawal : 70 kilo x Rp. 18.000,00 = Rp. 1.260.000,00

Keuntungan

Rp. 1.260.000,00 – Rp. 866.000,00 = Rp. 394.000,00

Sumber : bisnisukm.com

-----------------------------------------
|a|g|r|o|m|a|n|i|a
Online & Terpercaya Sejak 1 Agustus 2000
MILIS: http://tiny.cc/milis
FORMULIR: http://tiny.cc/formulir
BURSA JUAL-BELI: http://tiny.cc/bursa
KIOS PRODUK: http://tiny.cc/kios
DIREKTORI: http://tiny.cc/direktori
-----------------------------------------


Kirim email ke