Ikut nimbrung nih... Untuk sidat dijadikan unagi memang ada tekhnologi dan cara pengolahannya, setau saya pasar Jepang itu tidak mau mengkonsumsi sidat yang dibudidaya di tambak, mereka hanya mau terima budidaya dari kolam beton atau fiber, apakah itu berupa sidat hidup atau sudah menjadi Unagi, mungkin ini yang pertama harus diperhatikan, saya sendiri beberapa kali mencoba untuk menembus pasar Jepang, tp sulit sekali karena aturan dari mereka yang begitu ketat. Oleh kaena itu saya menyarankan kepada teman2 peternak sidat, mengapa kita tidak pasarkan saja sidat ini di dalam negeri??Sepertinya ironis sekali, ikan yang sumber proteinnya sangat tinggi dan konon memang berasal dari Indonesia malah bangsa asing yang menikmati hasil dan manfaatnya....Mulai sekarang sebaiknya kita sudah harus melakukan edukasi kepada masyarakat tentang manfaat dari sidat ini..khususnya untuk konsusmsi anak2 kita...Thanks Pak Mod...^_^
Ali Gathmyr PT. TOTALINDO ENVIROAGRO ----------------------------------------- |a|g|r|o|m|a|n|i|a Online & Terpercaya Sejak 1 Agustus 2000 MILIS: http://tiny.cc/milis FORMULIR: http://tiny.cc/formulir BURSA JUAL-BELI: http://tiny.cc/bursa KIOS PRODUK: http://tiny.cc/kios DIREKTORI: http://tiny.cc/direktori SMS INFO: 0813-9832-9632 ----------------------------------------- GABUNG DI MILIS: http://tiny.cc/milis

