Tahun 2010 gak tercapai diundur ke 2014, memang pas masa jabatannya 
habis...coba lihat saja menteri periode depan kan pasti menjanjikan target 2019.
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

-----Original Message-----
From: "infokita2" <[email protected]>
Date: Fri, 26 Feb 2010 02:15:58 
To: <[email protected]>
Subject: [agromania] Swasembada Daging Sapi 2014

Departemen Pertanian menargetkan swasembada daging sapi secara bertahap pada 
tahun 2014. Melalui sejumlah program, penyediaan daging sapi dari dalam negeri 
diproyeksikan meningkat dari 67 persen pada tahun 2010 menjadi 90 persen pada 
2014.

Menteri Pertanian Suswono mengatakan, upaya swasembada daging sapi akan 
ditempuh melalui sejumlah program, di antaranya memperbanyak jumlah populasi 
sapi induk melalui program kredit usaha pembibitan sapi.

Selain itu juga memanfaatkan lahan-lahan yang masih potensial digunakan untuk 
peternakan dan meningkatkan jumlah kelahiran anak sapi menjadi 100.000 ekor 
dalam lima tahun.


U  N  D  A  N  G  A  N
++++++++++++++++++++++++++++++++
Temu Pelaku Bisnis dan Investor Sapi Potong
Menjalin Relasi, Membina Kerjasama Bisnis
Minggu, 14 Maret 2010 (Pkl.09.30 s/d Selesai).
Daftar sekarang juga di: http://tiny.cc/acaramania
SMS INFO: 0 8 1 1 1 8 5 9 2 9 
++++++++++++++++++++++++++++++++
|a|g|r|o|m|a|n|i|a 
Online & Terpercaya Sejak 1 Agustus 2000
BURSA JUAL-BELI: http://tiny.cc/bursa
KIOS PRODUK: http://tiny.cc/kios
GABUNG DI ABC: http://tiny.cc/formulir

"Dengan berbagai upaya ini, populasi sapi potong ditargetkan meningkat dari 12 
juta ekor pada tahun 2009 menjadi 14,6 juta ekor pada tahun 2014," kata 
Suswono. Hal ini disampaikannya saat memaparkan rencana strategis kecukupan 
daging sapi 2010-2014 dalam seminar nasional pengembangan ternak potong untuk 
mewujudkan program kecukupan/swasembada daging di Fakultas Peternakan 
Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Sabtu (7/11).

Program swasembada daging sapi telah ditargetkan sebelumnya, yaitu pada 2005, 
kemudian direvisi menjadi tahun 2010.

Selama periode 2005-2009, Indonesia masih mengimpor 40 persen total kebutuhan 
daging sapi yang pada tahun 2009 mencapai 322,1 ribu ton.

Meskipun populasi sapi potong dari tahun 2005 hingga tahun 2009 meningkat 
sebanyak 4,4 persen per tahun, populasi sapi potong dalam negeri belum mampu 
memenuhi kebutuhan daging sapi.

Dari berbagai kerja sama, baik dalam maupun luar negeri, Departemen Pertanian 
menargetkan hasil sebanyak 50.000 sapi dalam lima tahun.

Di bidang pemanfaatan lahan potensial, integrasi perkebunan sawit dengan 
peternakan sapi diproyeksikan dapat menghasilkan 50.000 sapi dalam lima tahun.

Belum berkembang

Suswono juga menyebutkan rencana pemanfaatan lahan telantar untuk pengembangan 
peternakan dan pertanian. Saat ini lahan telantar di Indonesia mencapai 7,13 
juta hektar.

Salah satu masalah dalam peternakan adalah terbatasnya pemanfaatan lahan 
potensial sebagai basis budidaya sapi.

Selain itu, kegiatan pembibitan sapi pun belum berkembang karena keterbatasan 
permodalan di kalangan peternak.

Pada tahun 2007 usaha pembibitan sapi hanya berjumlah tiga unit dan pada tahun 
2008 meningkat menjadi enam unit. Akibatnya, saat ini Indonesia masih 
kekurangan sekitar satu juta sapi induk.

Guru besar Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada, Endang Baliarti, 
mengatakan, pendampingan pada peternak rakyat sangat penting untuk mencapai 
swasembada daging sapi.

Hal ini mengingat lebih dari 90 persen ternak sapi dipelihara oleh sekitar 6,5 
juta rumah tangga di pedesaan dengan pengetahuan peternakan yang minim.

Banyak dari peternak sapi potong itu juga telah berusia tua, dengan tingkat 
pendidikan lulusan sekolah dasar sehingga pengetahuan mereka pun terbatas.

Endang juga menekankan pentingnya penyediaan pakan lokal. Areal perkebunan 
serta hutan bisa menjadi sumber pakan sapi yang sangat potensial.

Pada awal pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono dan Jusuf Kalla, program 
swasembada daging sapi ditargetkan pada tahun 2005, kemudian direvisi menjadi 
tahun 2010.

Namun, tahun 2010 hal itu juga tidak akan tercapai karena tidak mungkin dalam 
dua tahun ditambah populasi bibit sapi 1 juta ekor. Selain tidak ada dana, 
bibit juga tidak ada.

 Menteri Pertanian sebelumnya, Anton Apriyantono, mengakui, program swasembada 
daging sapi gagal dicapai. "Kita tidak perlu malu mengakuinya," kata Anton 
ketika masih menjabat Menteri Pertanian.

Gagalnya program swasembada daging sapi karena laju pertambahan populasi kalah 
cepat dibandingkan dengan konsumsi. (Laporan wartawan KOMPAS Irene 
Sarwindaningrum).

SUMBER: Kompas.com
Senin, 9 November 2009 | 05:38 WIB

-----------------------------------------
Cara Mudah dan Cepat Bergabung di:
AGROMANIA BUSINESS CLUB (ABC)
-----------------------------------------
(1) Buka: http://tiny.cc/formulir
(2) Isi data Anda dengan lengkap dan benar
(3) Tekan tombol Submit Form. Tunggu sebentar
(4) Klik Continue. Data Anda akan langsung masuk
(5) Kirim SMS ke: 0 8 1 1 1 8 5 9 2 9 dengan isi "Daftar"
-----------------------------------------
|a|g|r|o|m|a|n|i|a
Online & Terpercaya Sejak 1 Agustus 2000





[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

-----------------------------------------
Cara Mudah dan Cepat Bergabung di:
AGROMANIA BUSINESS CLUB (ABC)
-----------------------------------------
(1) Buka: http://tiny.cc/formulir
(2) Isi data Anda dengan lengkap dan benar
(3) Tekan tombol Submit Form. Tunggu sebentar
(4) Klik Continue. Data Anda akan langsung masuk
(5) Kirim SMS ke: 0 8 1 1 1 8 5 9 2 9 dengan isi "Daftar”
-----------------------------------------
|a|g|r|o|m|a|n|i|a
Online & Terpercaya Sejak 1 Agustus 2000Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/agromania/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/agromania/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke