Impor sapi hidup atau bakalan diperketat. Mulai 1 Januari 2010 impor sapi bakalan untuk sapi potong hanya diizinkan untuk sapi yang memiliki berat badan maksimum 350 kilogram.
Menurut Kepala Badan Karantina Pertanian Departemen Pertanian Hari Priyono di Jakarta, Rabu (16/12), ketentuan berat sapi impor tersebut tidak berlaku bagi sapi betina produktif ataupun sapi bibit. Implementasi dari aturan tersebut, kata Hari, akan memberikan perlindungan terhadap usaha penggemukan sapi domestik sehingga bisa memberikan nilai tambah bagi usaha penggemukan sapi di dalam negeri. U N D A N G A N ++++++++++++++++++++++++++++++++ Temu Pelaku Bisnis dan Investor Sapi Potong Menjalin Relasi, Membina Kerjasama Bisnis Minggu, 14 Maret 2010 (Pkl.09.30 s/d Selesai). Daftar sekarang juga di: http://tiny.cc/acaramania SMS INFO: 0 8 1 1 1 8 5 9 2 9 ++++++++++++++++++++++++++++++++ |a|g|r|o|m|a|n|i|a Online & Terpercaya Sejak 1 Agustus 2000 BURSA JUAL-BELI: http://tiny.cc/bursa KIOS PRODUK: http://tiny.cc/kios GABUNG DI ABC: http://tiny.cc/formulir Tiap tahun Indonesia mengimpor sekitar 650.000 sapi hidup. Sebagian besar diimpor dari Australia. Aturan tentang berat maksimum sapi bakalan impor itu ditetapkan dalam Peraturan Menteri Pertanian Nomor 7 Tahun 2008 tentang Syarat dan Tata Cara Pemasukan dan Pengeluaran Benih, Bibit Ternak, dan Ternak Potong. Meski peraturannya telah ditetapkan tahun 2008, masih ada sapi bakalan impor yang beratnya lebih dari 350 kilogram. Koordinator Asosiasi Produsen Daging dan Feedlot Indonesia Dayan Antoni menyatakan tidak sepakat dengan kebijakan itu. Alasannya, meskipun ada sapi yang beratnya lebih dari 350 kilogram yang diimpor, pengusaha tetap harus melakukan penggemukan. Pasar ritel modern lebih menyukai sapi dengan berat lebih dari 500 kilogram. Dengan demikian, upaya untuk memberikan nilai tambah tetap dilakukan. "Penggemukan pasti dilakukan sebab kalau langsung dijual rugi," kata Dayan. Menurut Ketua Umum Perhimpunan Peternak Sapi Kerbau Indonesia Teguh Boediyana, penggemukan sapi bakalan umumnya 2-3 bulan. Tiap hari penambahan berat badan sapi bakalan 1,5 kilogram dengan harga Rp 22.000 per kilogram sapi hidup. "Oleh karena itu, pengawasan seharusnya tidak sebatas pemasukan, tetapi juga saat pemotongan," ujarnya. (MAS) SUMBER: Kompas.com Kamis, 17 Desember 2009 | 06:54 WIB ----------------------------------------- Cara Mudah dan Cepat Bergabung di: AGROMANIA BUSINESS CLUB (ABC) ----------------------------------------- (1) Buka: http://tiny.cc/formulir (2) Isi data Anda dengan lengkap dan benar (3) Tekan tombol Submit Form. Tunggu sebentar (4) Klik Continue. Data Anda akan langsung masuk (5) Kirim SMS ke: 0 8 1 1 1 8 5 9 2 9 dengan isi "Daftar" ----------------------------------------- |a|g|r|o|m|a|n|i|a Online & Terpercaya Sejak 1 Agustus 2000

