Kubis, juga bisa di pakai untuk awet muda. tapi pantangan bagi yg menderita 
sakit lambung.

===============> KERJASAMA <===============
Agromania dapat membantu memasarkan apapun
komoditi atau produk agrobisnis Anda dengan
sistem TITIP JUAL atau KOMISI. Silahkan isi
form kerjasama di: http://tiny.cc/bursa
SMS INFO: 0813-9832-9632
===============> KERJASAMA <===============
GABUNG DI MILIS: http://tiny.cc/milis


________________________________
From: HB Utomo <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Thu, March 4, 2010 12:48:29 PM
Subject: [agromania] [Herbal] Mengapa Kubis Dapat Mencegah Kanker?


Di Amerika, 1 dari 5 kematian disebabkan oleh kanker. Berdasarkan data
dari American Cancer Society, kematian akibat kanker pada wanita
didominasi oleh kanker payudara sebanyak 19 persen, kanker paru 16
persen, serta kanker kolon dan rektum 15 persen.

Sementara itu, pada pria kanker yang dominan sebagai penyebab kematian
adalah kanker paru (34 persen), kanker kolon dan rektum (12 persen), dan
prostat (10 persen).

Diet kaya lemak pada studi epidemiologis menunjukkan adanya kaitan erat
dengan munculnya kanker usus ataupun kanker payudara. Kandungan lemak
yang rendah dan konsumsi serat yang tinggi seperti pada pola makan
vegetarian diketahui menyebabkan rendahnya insiden kanker.

Hormon tertentu mungkin ikut bertanggung jawab pada munculnya tumor.
Hormon ini pengeluarannya dipicu oleh konsumsi lemak yang tinggi.
Sebagai contoh hormon prolactin (serum) yang merangsang pertumbuhan
tumor ternyata semakin meningkat apabila diet kita kaya akan lemak.

Makanan mengandung zat zat penyebab (promoters) dan pencegah
(inhibitors) kanker sekaligus. Sejauh mana tercapai keseimbangan antara
dua komponen tersebut akan sangat menentukan apakah kita akan berisiko
terkena kanker atau tidak.

Alkohol mungkin berperan sebagai penyebab kanker melalui berbagai jalur.
Pertama, alkohol secara langsung dapat merupakan racun bagi sel tubuh.
Kedua, alkohol dapat menjadi wahana untuk ditumpangi kokarsinogen.
Ketiga, alkohol menyebabkan gangguan sistem kekebalan tubuh. Alkohol
sebagai penyebab langsung munculnya kanker masih diragukan bukti
ilmiahnya. Namun, tampaknya tak diragukan lagi bahwa alkohol dapat
menjadi promoter terjadinya tumorigenesis.

Penyebab langsung kanker tampaknya tetap sulit untuk dideteksi. Hal ini
mengingat kemunculan kanker yang memerlukan waktu relatif lama setelah
pola makan tertentu diterapkan. Namun, dengan adanya bukti-bukti
epidemiologis yang mengaitkan kebiasaan makan (food habits) suatu
kelompok masyarakat dengan insiden kanker, dapat ditarik pelajaran
tentang perlunya memerhatikan asupan gizi yang berasal dari pangan
alami, dan dikonsumsi secukupnya sesuai kebutuhan tubuh.

Semua kubis-kubisan tergolong dalam kelompok crucifera, kelompok ini
dikenal karena kandungan sulforaphane dan indoles-nya yang berkhasiat
sebagai antikanker. Riset tentang indoles membuktikan kemampuannya
mendeaktivasi metabolit estrogen yang menyebabkan tumor, terutama pada
sel-sel payudara. Pada saat yang sama indoles meningkatkan senyawa
tertentu yang bersifat protektif terhadap kanker.

Selain menekan pertumbuhan sel tumor, indoles juga dapat mengurangi
proses metastasis sel kanker. Metastasis adalah pergerakan sel-sel
kanker ke bagian tubuh yang lain sehingga terjadi penyebaran sel tumor.

Sementara itu, sulforaphane berperan meningkatkan peran enzim yang
bertanggung jawab dalam detoksifikasi. Dengan semakin optimalnya
detoksifikasi, substansi karsinogenik penyebab kanker bisa lebih cepat
disingkirkan. Selain itu, studi tentang sulforaphane dan efeknya
terhadap tumor pada tikus menunjukkan bahwa sulforaphane menyebabkan
tumor berkembang lebih lambat dan beratnya lebih kecil. Sulforaphane
dapat menyebabkan apoptosis (bunuh diri sel kanker) pada sel-sel
leukemia dan melanoma.

Banyak orang telah tahu manfaat mengonsumsi pangan nabati, seperti
sayuran dan buah yang kaya phytonutrients (gizi nabati). Phytonutrients
mampu mencegah kanker karena berfungsi sebagai antioksidan—sehingga
dapat mencegah berbagai kerusakan sel tubuh akibat serangan radikal
bebas.

Suatu studi di Fred Hutchinson Cancer Research Center di Seattle, AS,
yang melibatkan sampel manusia lebih dari 1.000 orang mengungkapkan,
mereka yang rajin makan sayuran dapat mengurangi risiko kanker kolon
sebesar 35 persen, sedangkan yang mengonsumsi kubis-kubisan dapat
menekan risiko kanker 44 persen. Sementara studi di Belanda dengan
sampel lebih dari 100.000 orang hasilnya relatif sama, yaitu konsumsi
sayuran bisa mengurangi risiko kanker kolon 25 persen, kubis-kubisan
bisa mengurangi risiko sampai 49 persen. Hal ini menegaskan bahwa peran
kubis-kubisan sebagai sayuran antikanker dapat diandalkan.

Kubis-kubisan dapat mengurangi risiko kanker paru sampai 30 persen pada
kelompok bukan perokok. Pada kelompok perokok, lebih baik lagi, yaitu
menekan risiko kanker paru sampai 69 persen. Jadi, ini dapat menjadi
kabar baik bagi perokok, kalau memang tidak bisa berhenti merokok jangan
lupa selalu mengonsumsi kubis-kubisan sebagai sayur teman nasi.

Sampai saat ini belum diketahui obat kanker dan penyebabnya pun cukup
beragam. Sering kali deteksi kanker amat terlambat sehingga pertolongan
menjadi semakin sulit. Oleh karena itu, upaya preventif harus lebih
diutamakan untuk mengatasi kanker. Di sinilah gizi memainkan peranan
penting untuk menawarkan proses pencegahan sehingga penyakit yang
mematikan itu dapat dihindari.

Mengonsumsi kubis-kubisan mungkin tidak menjadi garansi bahwa Anda akan
terbebas dari penyakit kanker. Namun, paling tidak risiko untuk
terserang penyakit tersebut menjadi lebih kecil karena unsur nutrisi dan
substansi lainnya di dalam kubis-kubisan telah terbukti berkhasiat bagi
kesehatan.

Membiasakan diri mengonsumsi kubis-kubisan 3-5 serving seminggu adalah
sangat dianjurkan. Satu serving setara dengan 1 cup. Memilih
kubis-kubisan yang ditanam secara organik jelas akan membawa manfaat
lebih besar karena sayuran organik mengandung phytonutrients lebih
tinggi. Di Indonesia, sayuran organik kini dapat dijumpai di
swalayan-swalayan tertentu. Hanya saja harganya masih relatif lebih
mahal dan ketersediaannya belum begitu luas.

Sumber : Kompas.com

============ ===> KERJASAMA <=========== ====
Agromania dapat membantu memasarkan apapun
komoditi atau produk agrobisnis Anda dengan
sistem TITIP JUAL atau KOMISI. Silahkan isi
form kerjasama di: http://tiny. cc/bursa
SMS INFO: 0813-9832-9632
============ ===> KERJASAMA <=========== ====
GABUNG DI MILIS: http://tiny. cc/milis






[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke