Salam,

Ikan nila (Oreochromis niloticus) merupakan salah satu komoditas perikanan 
budidaya air tawar bernilai ekonomis penting di Indonesia.  Nila sangat  
digemari masyarakat sebagai ikan konsumsi dikarenakan rasa dagingnya yang khas 
dan dalam proses pembudidayaannya memiliki laju pertumbuhan dan 
perkembangbiakan yang cepat.  Oleh karena itu, ikan ini merupakan salah satu 
komoditas bernilai ekonomis yang menguntungkan dikalangan masyarakat (Khairuman 
dan Amri,2003).

Benih merupakan salah satu faktor pendukung budidaya ikan nila dan sampai saat 
ini, pemenuhannya masih menjadi kendala baik dari segi kualitas maupun 
kuantitas. Program Intensifikasi Budidaya Perikanan (INBUDKAN) yang 
diprogramkan oleh Direktorat Jenderal Budidaya, sebagai bentuk dukungan 
pemerintah terhadap usaha pembenihan ikan nila ternyata belum dapat memenuhi 
kebutuhan permintaan benih yang semakin meningkat.

Solusi permasalahan ini adalah mengajak semua masyarakat untuk mengusahakan 
pembenihan nila dengan mengajak investor untuk membuka usaha pembenihan ikan 
nila dalam skala besar (industri) (Widiyanti et al., 2002 ). Tahun 1994, 
pemerintah Indonesia memasukkan benih nila unggul yang dikenal dengan nama Nila 
GIFT (Genetic Improvement of Farmed Tilapia) dari Philipina.

Pengembangan demi keberhasilan usaha budidaya nila dipengaruhi sifat ikan itu 
sendiri yang pada ukuran tertentu akan memijah di tempat pembesaran/kolam. 
Kondisi ini meyebabkan pertumbuhan ikan menjadi lambat karena banyaknya 
populasi ikan yang hidup akibat pemijahan liar di kolam.

Pengembangan sistem sex reversal untuk mendapatkan benih yang seragam jenis 
kelaminnya dapat membantu pembudidaya ikan untuk mempercepat pertumbuhan ikan. 
Misal untuk jenis ikan nila, karena ikan jenis kelamin jantan, maka dengan 
adanya treatment khusus benih yang dihasilkan adalah jantan. Kendala yang 
dihadapi adalah mahalnya biaya obat-obatan yang diperlukan yaitu 17 alpha metil 
testosteron harganya bisa mencapai 4 – 8 juta per ampul. Kondisi ini dapat 
diatasi dengan memanfaatkan powder jantanisasi untuk mencegah pemijahan liar 
sehingga pertumbuhan ikan menjadi lebih cepat dan seragam.

1.2 Maksud dan Tujuan
Adapun maksud dan tujuan kami melakukan aplikasi tentang pemanfaatan powder 
jantanisasi pada pembesaran benih nila (Oreochromis niloticus) di kolam adalah 
untuk mengetahui pengaruh powder jantanisasi terhadap pertumbuhan dan pemijahan 
liar ikan nila.

1.3 Manfaat
Adapun manfaat yang penulis dapatkan dari hasil aplikasi tentang pemanfaatan 
powder jantanisasi untuk pembesaran benih nila (Oreochromis niloticus) di kolam 
adalah mempercepat pertumbuhan dan menekan pemijahan liar pada pembesaran ikan 
nila serta mampu mengaplikasikannya dalam kegiatan budidaya di masyarakat umum.


Informasi lebih lengkap silahkan hub. Wahyu
email : [email protected]

STOP PRESS!!
===============================================
**PELATIHAN LENGKAP BUDIDAYA DAN BISNIS SIDAT!**
===============================================
Tanggal 28-29 Maret 2010 Agromania akan mengadakan
pelatihan lengkap Budidaya dan Bisnis Ikan Sidat.
Pelatihan juga akan diisi dengan kunjungan ke pusat
budidaya ikan sidat. Pelatihan akan diisi para ahli
serta pelaku langsung budidaya dan bisnis ikan sidat
paling bonafide. Untuk menjamin kesediaan tempat,
segera daftar dari sekarang di http://tiny.cc/sidat
Dapatkan juga CD dan DVD Budidaya Ikan Sidat.
===============================================

Kirim email ke