Sekarang ini ada anggapan di kalangan petani singkong dan masyarakat :
1) bahwa singkong pahit (kandungan HCN tinggi?) tidak bisa diolah jadi bahan 
pangan (tepung), takut hasilnya (tepung) berasa pahit dan masih beracun
Anggapan tsb ternyata salah, karena secara teori ada banyak cara prosesing 
singkong yang bisa menurunkan kadar HCN secara nyata, salah satunya dengan 
proses fermentasi melalui prosesing tepung mocal/mocaf
2) bahwa pembuatan tepung mocal harus menngunakan bahan tambahan ?(starter 
bakteri, enzim, bioaktivator, gamping/kapur, dll bahan tambahan), kalau tidak 
pakai bahan tambahan bukan proses fermentasi mocal.
Anggapan tersebut juga salah, karena ada banyak metoda tanpa penggunaan bahan 
tambahan, proses fermentasi mocal tetap bisa berjalan baik, bahkan bisa lebih 
optimal dan hasilnya lebih baik kalau cara/metodanya benar/tepat dan
 dilakukan dengan benar. Jadi yang diperlukan oleh pengolah singkong menjadi 
tepung mocal adalah memahami teori tentang proses fermentasi pada prosesing 
mocal, sehingga bisa memilih metoda mana yang bisa/akan digunakan menyesuaikan 
kondisi keuangan, latar belakang pendidikan/pemahaman teknologi, lingkungan dan 
bahan baku yang ada disekitar. Kalau anggaran cekak, pemahaman teknologi 
pas-pasan, varietas singkong pahit, lingkungan sulit air, apakah tidak bisa 
mengolah tepung mocal? Bisa saja... asal tahu ilmu dan caranya!!!

Adi Sampurno
BKPA-USM
Semarang

****************************************
SEGALANYA TENTANG IKAN SIDAT
Ebook, Video, Foto, Slide, Info Terbaru
Download Gratis di: http://tiny.cc/sidat
SMS INFO: 0 8 1 1 1 8 5 9 2 9 (SMS Only)
****************************************
GABUNG DI MILIS: http://tiny.cc/milis

Kirim email ke