Ibu, Lia dan para pelaku agrobisnis khususnya untuk suplier, trader dan buyer gaplek (tapioca chips). Kebutuhan gaplek dewasa ini sangat besar, baik untuk kebutuhan industry maupun makanan. Kita tau bahwa Indonesia termasuk penghasil ubi kayu (singkong) dengan quantity sangat besar dibandingkan negara manapun di dunia selain Thailand, Vietnam n beberapa negara lain. Banyaknya industry makanan, pakan ternak, ditambah bioethanol saat ini membuka peluang dan cara berpikir lebih luas para petani ubi kayu di negeri ini.
Petani komoditi ini di Lampung contohnya, saat ini mau untuk menunda hasil panen mereka sampai ada pembeli yang mau membeli singkong mereka sampai harga Rp. 900/Kg di tempat (belum termasuk upah buruh cabut). Ini menggembirakan, karena berarti nilai tawar (bargining position) para petani kita semakin baik dan di mata buyer (industri). Mungkin tulisan sedikit saya ini dapat menjadi bahan renungan para pelaku pasar khususnya komoditi gaplek di negeri ini. sebagai informasi bahwa dari bahan baku mentah singkong sebanyak 4Kg, idealnya akan menghasilkan 1Kg gaplek kering kwalitas sangat baik. Jadi, mohon dipikirkan kembali berapa harga dasar gaplek saat ini. Wallahu 'alam.. Salam hangat, Arifin A ========> ********** <======== BURSA JUAL-BELI AGROMANIA Jaminan Kepastian & Keamanan Bertransaksi Isi Formulir di: http://tiny.cc/bursa SMS INFO: 0813-9832-9632 ========> ********** <======== --- In [email protected], Lia Wahyu <lia_w...@...> wrote: > > Saya di Magetan..Harga terima pembeli 1300/kg.Pembayaran tunai.

