Rekan milis Yth..

Ijinkan saya sejenak bercerita tentang seorang teman di Jogja yang selama 
beberapa tahun terakhir aktif mendampingi beberapa paguyuban petani. di Jawa 
Tengah

Teman ini bernama Jati Kuswardono-saya biasa memanggil dengan Mas Jati-dan 
berdomisili di Jogjakarta.Mas Jati(dengan 3 rekan) bersama paguyuban petani 
yang dia dampingi membutuhkan dukungan dari pihak luar -dalam segala bentuknya- 
yang kira2 bisa meningkatkan taraf hidup petani yang dia dampingi baik dari 
segi ekonomi, kemampuan bersaing dalam pemasaran hasil tani, peningkatan 
kwalitas tanaman, dan terutama perubahan mindset/pola pikir petani di pedesaan.

Adapun Mas Jati sudah sejak lama bekerja untuk bidang itu melalui Bedog 
Education Centre yang berfokus pada pendidikan alternatif bagi orang yang 
kurang beruntung .

Mas Jati penerima Ashoka tahun 1996
http://webcache.googleusercontent.com/search?q=cache:TU0AliWfIj4J:www.ashoka.org/node/2700+jati+kuswardono+ashoka&cd=1&hl=id&ct=clnk&gl=id
http://indonesia.ashoka.org/indonesia.ashoka.org/fellows/fellows1996.html.
Juga penerima/binaan New Ventures Indonesia(World Resources Institute (WRI)

Untuk saat ini  dan ke depan Mas Jati dan 3 org rekannya berfokus dan bermitra 
dengan  Paguyuban petani Sumbing, Desa Sukamakmur kaliangkrik Magelang(200 
petani);Paguyuban petani Merbabu (300 petani)yaitudi Kab Magelang dan Semarang 
Jateng; lalu Paguyuban petani Sunggingan dan Glepan Sari Parakan Jateng 
masing-masing anggota sekitar 150-an petani.Dan paguyuban-paguyuban  itu 
tergabung dgn SPPQT (Serikat Paguyuban Patani Qaryah Tayibah ), yang 
beranggotakan 15 paguyuban petani di Jateng dan DIY

Inti program pendampingan yang dilakukan Mas jati adalah meng- up grade, 
kemampuan petani mulai dari pengetahuan kognitifnya, skill, perilaku dan 
mentalnya serta organisasi pendukungnya.

Sasaran kongkritnya supaya petani memilki kemampuan memproduksi sayur dan buah 
yg mampu memasuki pasar non tradisional , sambil memperbaiki lingkungan, tujuan 
akhirnya adalah meningkatnya kesejahteraan petani dan meningkatnya kualitas 
lingkungan alam.

Mas Jati sendiri berpendidikan formal dari Fakultas Ekonomi UGM lulusan tahun 
1992 dan juga alumni Kolose De Brito 1988, suami dari 1 isteri dan 3 anak

Selama ini hasil tani dari paguyuban tsb sdh di ekspot ke Singapore sebanyak 
500 kilo setiap 2 hari berupaya sayuran  Untuk tahap awal ini yg sudah berjalan 
french bean (buncis perancis) atas kerjasama dengan KBRI Singapore.

Rencana kedepan mau memperluas lahan, juga sudah menanam komoditi lain seperti 
bawang daun, dan salak mungkin kentang. Rencananya akan di export sama-sama 
lewat asosiasi exportir sayur dan buah Indonesia, sehingga bargainingnya 
diharapkan lebih kuat.

Adapun bantuan/dukungan yang diharapkan Mas Jati dan paguyuban-nya  untuk saat 
ini adalah dukungan pinjaman permodalan yaitu 30 juta untuk 1 komoditi utk masa 
produksi 1,5 bulan-dengan luas lahan3 hektar- dan juga bantuan berupa pemasaran 
hasil tani baik dalam maupun luar negeri.

untuk siapa saja yang berniat serius membantu paguyuban ini silahkan 
menghubungi langsung Mas Jati di no Hp:081392733519 dan alamat email: 
[email protected].

Saya pribadi sangat mereferensikan/merekomendasikan bhw paguyuban yg didampingi 
Mas jati cukup layak untuk di dukung, terutama karena saya mengenali Mas jati 
sbg seorang pekerja sosial yang berdedikasi sejak 1997-an.

Demikian yang bisa saya sampaikan,...
Atas bantuan dan perhatiannya saya mewakili Mas jati dan paguyubannya 
mengucapkan terima kasih...




siregar,erwin
0813649212xx


"Engkau tidak mungkin kudapati dengan mencari, karena bagiku Engkau adalah 
Rahmat..."   (Martin Buber)

========> ********** <========
JASA PERANTARA AGROMANIA
Menjualkan dan Mencarikan Komoditi Agro
Isi Formulir di http://tiny.cc/bursa
SMS INFO: 0 8 1 1 1 8 5 9 2 9
========> ********** <========
GABUNG DI MILIS: http://tiny.cc/milis

Kirim email ke