kami turut prihatin dgn masalah ini dan saran kami agar segera hub pihak 
terkait di jakarta baik depnaker maupun lsm lain yg konsern dgn masalah tki.

 

--- Pada Sel, 31/8/10, Kalula International <[email protected]> 
menulis:

Dari: Kalula International <[email protected]>
Judul: [agromania] Nasib TKI sumber devisa
Kepada: [email protected]
Tanggal: Selasa, 31 Agustus, 2010, 6:25 AM







 



  


    
      
      
      Saya ikut prihatin,



Ibu harus sangat aktif dan bertindak cepat

Bayar wartawan ibu kota agar bisa dimuat cerita Ibu ini

tulis surat ke Presiden, Mentri Tenaga Kerja, Pak Jumhur (lupa saya nama 

organisasinya), dan lainnya seperti Anis Hidayat (kalo gak salah ini namanya 

yang sering memperjuangkan nasib TKI)

harus aktif, Bu... kasian anak Ibu nanti bisa dapat hal yang tdk kita inginkan

Bagi yang punya jalur untuk cepat melindungi anak Ibu ini... tolong ya.. 

sarannya dan kalau bisa tindakannya lebih baik



Latifah



________________________________

From: Prahara Putra <[email protected]>

Sent: Friday, August 27, 2010 16:02:04

Subject: [agromania] OOT: Nasib TKI sumber devisa



  

Pada tanggal 9 maret 2010 lalu anak saya yang bernama Niken Dewi Roro Mendut

binti Sapto Raharjo kelahiran Jember dan berumur 37 th berangkat ke Riyadh

Arab Saudi untuk menjadi TKI. Keberangkatan anak saya ke Arab di fasilitasi

PT Tritama Megah Abadi, JL Batu Ampar III no 18A Condet Jaktim.

Sesampai di Arab Saudi anak saya ditempatkan pada majikan yang bernama

Abdull Aziz Al Sarary/Hail dengan Id Card bernomor 1030269508 dan no telp

0500554009, itu saya ketahui pada saat anak kami mengontak kami. Setelah itu

kurang lebih satu bulan kemudian anak saya kembali kontak ke saya

menggunakan no telp 0595735719 dan menyatakan bahwa dia dijual oleh majikan

Abdull Azis dan juga mengatakan bahwa dia mendapat siksaan dari majikan yang

pertama maupun yang kedua tersebut. Setelah itu tidak ada kontak lagi dari

anak saya. Pada saat itu sayapun hanya bisa berdoa agar anak saya tidak

mendapat siksaan lagi dan mendapat lindungan dari Allah Swt.



Kira-kira satu bulan kemudian anak saya kembali mengontak lagi dengan no

telp 0505167796. Tapi setiap kali saya telp balik ke no tersebut, saya tidak

dapat menghubungi anak saya. Namun pada hari Kamis tanggal 19 Agustus 2010

saya mendapat miscall dari nomor 966502069007 yang merupakan nomor Arab

Saudi, setelah saya kontak kembali orang yang miscall tersebut mengaku

bernama Rini TKI asal Cianjur Jabar.



Rini menceritakan pada satu kesempatan dia diajak oleh majikannya menemui

salah seorang kerabatnya. Pada saat menemui kerabat dari majikannya itu Rini

bertemu dengan anak saya dengan luka-luka parah pada sekujur tubuhnya, tanpa

diketahui oleh majikannya, anak saya memberikan kertas berisi nomor telepon

meminta tolong agar Rini bisa menghungi saya sebagai orang tua di

Probolinggo Jatim.



Karena alat komunikasi milik Rini ilegal kami tidak bisa kontak secara

leluasa. Pada satu kesempatan Rini sms kepada saya mengatakan bahwa saya

harus segera menghubungi PT, sponsor atau pihak yang terkait untuk segera

menolong anak saya, karena anak saya dipindah-pindah kerja dan mendapat

siksaan dari majikannya, "Ibu harus cepat menolong anak Ibu saya takut kalau

tidak cepat ditolong mbak Dewi mengalami sesuatu yang tidak diinginkan"

begitu sepenggal sms Rini.



Saya-pun bingung harus bagaimana, akhirnya saya kontak anak saya yang di

Surabaya untuk datang ke Disnaker Jatim. Tapi menurut anak saya yang di

Surabaya pihak Disnaker Jatim tidak mempunyai hubungan dengan pemerintah

Arab Saudi jadi harus



mengirimkan surat terlebih dahulu. Karena di Disnaker Jatim agak berbelit

saya mencoba telepon ke PT Tritama Megah Abadi yang memberangkatkan anak

saya, dan yang menerima Bapak Salim bagian pengaduan. Lalu saya ceritakan

persoalan tersebut dan meminta supaya PT Tritama segera memulangkan anak

saya. Namun jawaban Bapak Salim mengecewakan saya. Dia bilang bahwa kontrak

anak saya dua tahun dan tidak bisa pulang secepat itu, saya menjadi tambah

bingung harus mengadu pada siapa lagi, apa anak saya harus menunggu hingga

dua tahun mengalami siksaan demi siksaan, dan saya takut jika anak saya

harus jadi korban hingga meninggal dari kebiadaban majikannya di Arab Saudi.



Mana tanggung jawab pemerintah dalam menangani masalah ini, padahal para TKI

merupakan pejuang devisa bagi negeri kita, jangan hanya mereka diambil

madunya saja tapi jika ada masalah dibiarkan begitu saja. Mohon bantuannya

segera, Trimakasih



Ummiyati

JL Serma Abd Rahman gg Kusuma Bhakti no 13 Probolinggo Jatim

Kontak yang bisa dihubungi

M Rofiq:081332006760- 03160676969

Anik:085258672315



[Non-text portions of this message have been removed]



[Non-text portions of this message have been removed]





    
     

    
    


 



  







[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke