Hallo Bung Azis Green Lover !
Saya ingin tanya apakah Anda sdh punya program penghijauan DAS Bengawan Solo ? 
Menurut saya DAS tsb sangat utama dihijaukan utk hindari banjir dimusim hujan 
dan kekurangan air dimusim kemarau. Pak Suharto berhasil bikin Gajah Mungkur 
dan bedol desa pindah ke luar Jawa mereka skg makmur, gampang naik haji,mudik 
dg mewah dsb. Skg harusnya diteruskan dg benahi DAS. Wkt saya lahir penduduk 
Jawa sebanyak 46 juta, sekarang  126 juta, kalo pertumbuhan penduduk 1 % tiap 
tahun, maka kita  harus pindahkan 1,25 juta/tahun (program transmigrasi 
nasional brp ?) kalo hal itu tidak dilakukan tentunya p.Jawa akan tenggelam, 
spt Jkt skg tiap tahun tanahnya turun 15 cm. Dg tingkatkan translokasi penduduk 
maka DAS akan mudah berubah jadi Green Lover, bahkan bengawan Solo akan  
berubah jadi transportasi air di Jawa. Saya iri hebatnya sungai Rhein skg ! 
Mengapa bisa begitu krn dibenahi oleh "manusianya". Inzaallah,  Wassalam /asn.


========> ********** <========
BURSA AGROSUKSES
Menjualkan dan Mencarikan Komoditi Agro
Isi Formulir di http://www.jualbelikomoditi.com/
SMS INFO: 0 8 1 1 1 8 5 9 2 9
========> ********** <========
GABUNG DI MILIS: http://bit.ly/bQX5lK



--------------------------------------------
Pada Ming, 1/9/13, Abdul Azis <[email protected]> menulis:

 Judul: [agromania] RI Ketergantungan Impor pangan, Sofjan Wanandi. lama-lama 
bisa gila kita
 Kepada: [email protected]
 Cc: [email protected]
 Tanggal: Minggu, 1 September, 2013, 7:14 AM








       Rista Rama Dhany : DetikFinance

 2013-08-27 : 16:49:13



 Ketergantungan Indonesia terhadap impor pangan saat ini
 dinilai sudah parah. Pengusaha menilai pemerintah harusnya
 punya perencanaan yang baik untuk meningkatkan produktivitas
 pangan dari dalam negeri.



 Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sofjan
 Wanandi mengatakan, bila produktivitas pangan Indonesia kuat
 dan bahkan bisa ekspor, maka pelemahan rupiah terhadap dolar
 tak bermasalah, malah akan menguntungkan karena akan
 meningkatkan ekspor.



 "Ya ini (pelemahan rupiah) kan karena pemerintah nggak
 punya perencanaan yang baik, punya rencana tapi nggak
 dilakukan, tidak pernah kasih bibit unggul yang baik, agar
 bisa petani kita tanam pada saat tidak tanam padi. Ya
 bagaimana kebutuhan kita tinggi, produksinya nggak cukup.
 Pemerintah tidak pernah serius. Akibatnya apa, impor inilah
 itulah, impor sapilah, tapi produksi dalam negerinya nggak
 ditingkatkan. Lama-lama impor ini bisa gila kita
 dibikin," tutur Sofjan ditemui di Hotel JS Luwansa,
 Kuningan, Jakarta, Selasa (27/8/2013).



 Pada kesempatan itu, Sofjan mengatakan, saat zaman Wakil
 Presiden Jusuf Kalla (JK), petani di wilayah Sulawesi bisa
 swasembada beras karena dibantu perbenihannya, serta
 pupuknya.



 "Lihat saja di Sulawesi, dibantu program kakao sekarang
 ekspor kakaonya meningkat di sana, kopinya juga. Bahkan
 pengusaha-pengusaha di Sulawesi sudah bilang sama saya,
 mereka justru berharap rupiah melemah terus bahkan samapai
 Rp 15.000 karena mereka akan ekspor, untung banyak
 mereka," jelas Sofjan.



 Abdul Azis A.

 Green Lover

 Let's save our planet by planting trees



 *****************************************************

 MANFAATKAN UNTUK BISNIS ANDA:

 Data Lengkap Terbaru: http://www.agrosukses.com

 Daftarkan Data Bisnis Anda:
 http://www.direktoriagrobisnis.com

 Daftarkan Penawaran Bisnis Anda:
 http://www.jualbelikomoditi.com

 Gabung Jadi Anggota Premium: http://www.agropremium.com

 Daftarkan Penawaran Kerjasama: http://bit.ly/HCxPN1

 Gabung di Milis Agromania: http://bit.ly/bQX5lK

 *****************************************************
























Kirim email ke